30.2 C
Jember
Friday, 2 December 2022

Libatkan Peran Ortu dalam Proses Belajar Anak

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIWATES, Radar Jember – Pendidikan merupakan salah satu hal penting dalam tumbuh kembang anak. Terutama pada tahapan pendidikan anak usia dini (PAUD) ataupun TK. Sebab, tahap tersebut merupakan tempat anak pertama kali mulai belajar di lembaga pendidikan formal. Karenanya, perlu keterlibatan orang tua untuk belajar bersama dengan anak.

BACA JUGA : Lebih Hati-hati, Obat Tradisional Bisa Berbahaya!

Kepala Taman Kanak-Kanak (TK) Siswa Rini II Irmina Sulastri mengungkapkan bahwa di lembaga sekolah formal yang merupakan pertama kali anak menginjakkan kaki untuk belajar tersebut, peran orang tua masih sangat diperlukan. “Karena dunia sekolah bagi mereka itu hal yang asing. Sehingga orang tua harus terus membimbing. Dan tidak sepenuhnya hanya menyerahkannya kepada para guru,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kemudian, jika mengacu kepada program sekolah ramah anak, salah satu aspek yang turut mendukung terwujudnya sekolah ramah anak adalah keterlibatan orang tua. Sebab, jika dibandingkan, waktu dengan orang tua lebih banyak daripada dengan guru di sekolah. Karena itu, menurut Irmina, sebisa mungkin orang tua meluangkan waktu untuk belajar bersama di rumah.

Di lain sisi, pihak sekolah juga dapat membuat program-program yang menuntut keterlibatan orang tua di sekolah. Seperti halnya yang ada di sekolahnya. Yakni program Orang Tua Bacakan Buku (Ortabaku). Program yang dilaksanakan setiap minggu sekali dan bergiliran tiap wali murid yang akan membacakan buku di kelas. “Tujuannya bahwa pendidikan tanggung jawab orang tua, keluarga, dan sekolah. Supaya dalam pemahaman anak istilahnya orang tua terlibat atau ikut mengajarkan dalam pendidikan anak. Dari sisi psikologis juga tidak memisahkan keluarga dengan sekolah,” ungkapnya.

- Advertisement -

KALIWATES, Radar Jember – Pendidikan merupakan salah satu hal penting dalam tumbuh kembang anak. Terutama pada tahapan pendidikan anak usia dini (PAUD) ataupun TK. Sebab, tahap tersebut merupakan tempat anak pertama kali mulai belajar di lembaga pendidikan formal. Karenanya, perlu keterlibatan orang tua untuk belajar bersama dengan anak.

BACA JUGA : Lebih Hati-hati, Obat Tradisional Bisa Berbahaya!

Kepala Taman Kanak-Kanak (TK) Siswa Rini II Irmina Sulastri mengungkapkan bahwa di lembaga sekolah formal yang merupakan pertama kali anak menginjakkan kaki untuk belajar tersebut, peran orang tua masih sangat diperlukan. “Karena dunia sekolah bagi mereka itu hal yang asing. Sehingga orang tua harus terus membimbing. Dan tidak sepenuhnya hanya menyerahkannya kepada para guru,” jelasnya.

Kemudian, jika mengacu kepada program sekolah ramah anak, salah satu aspek yang turut mendukung terwujudnya sekolah ramah anak adalah keterlibatan orang tua. Sebab, jika dibandingkan, waktu dengan orang tua lebih banyak daripada dengan guru di sekolah. Karena itu, menurut Irmina, sebisa mungkin orang tua meluangkan waktu untuk belajar bersama di rumah.

Di lain sisi, pihak sekolah juga dapat membuat program-program yang menuntut keterlibatan orang tua di sekolah. Seperti halnya yang ada di sekolahnya. Yakni program Orang Tua Bacakan Buku (Ortabaku). Program yang dilaksanakan setiap minggu sekali dan bergiliran tiap wali murid yang akan membacakan buku di kelas. “Tujuannya bahwa pendidikan tanggung jawab orang tua, keluarga, dan sekolah. Supaya dalam pemahaman anak istilahnya orang tua terlibat atau ikut mengajarkan dalam pendidikan anak. Dari sisi psikologis juga tidak memisahkan keluarga dengan sekolah,” ungkapnya.

KALIWATES, Radar Jember – Pendidikan merupakan salah satu hal penting dalam tumbuh kembang anak. Terutama pada tahapan pendidikan anak usia dini (PAUD) ataupun TK. Sebab, tahap tersebut merupakan tempat anak pertama kali mulai belajar di lembaga pendidikan formal. Karenanya, perlu keterlibatan orang tua untuk belajar bersama dengan anak.

BACA JUGA : Lebih Hati-hati, Obat Tradisional Bisa Berbahaya!

Kepala Taman Kanak-Kanak (TK) Siswa Rini II Irmina Sulastri mengungkapkan bahwa di lembaga sekolah formal yang merupakan pertama kali anak menginjakkan kaki untuk belajar tersebut, peran orang tua masih sangat diperlukan. “Karena dunia sekolah bagi mereka itu hal yang asing. Sehingga orang tua harus terus membimbing. Dan tidak sepenuhnya hanya menyerahkannya kepada para guru,” jelasnya.

Kemudian, jika mengacu kepada program sekolah ramah anak, salah satu aspek yang turut mendukung terwujudnya sekolah ramah anak adalah keterlibatan orang tua. Sebab, jika dibandingkan, waktu dengan orang tua lebih banyak daripada dengan guru di sekolah. Karena itu, menurut Irmina, sebisa mungkin orang tua meluangkan waktu untuk belajar bersama di rumah.

Di lain sisi, pihak sekolah juga dapat membuat program-program yang menuntut keterlibatan orang tua di sekolah. Seperti halnya yang ada di sekolahnya. Yakni program Orang Tua Bacakan Buku (Ortabaku). Program yang dilaksanakan setiap minggu sekali dan bergiliran tiap wali murid yang akan membacakan buku di kelas. “Tujuannya bahwa pendidikan tanggung jawab orang tua, keluarga, dan sekolah. Supaya dalam pemahaman anak istilahnya orang tua terlibat atau ikut mengajarkan dalam pendidikan anak. Dari sisi psikologis juga tidak memisahkan keluarga dengan sekolah,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/