alexametrics
25.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Pertanian Tetap Menjadi Tulang Punggung

Mobile_AP_Rectangle 1

RADAR JEMBER.ID  – Sektor pertanian memberikan kontribusi besar bagi pendapatan negara serta menampung banyak tenaga kerja. Untuk itulah, pertanian tetap menjadi tulang punggung pembangunan Indonesia di era Revolusi Industri 4.0. Namun, perlu  pemanfaatan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) secara maksimal.

Seperti penggunaan Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), Autonomous Robotic, sampai Big Data Analytics. Kemampuan sumber daya manusia (SDM) di bidang pertanian juga perlu ditingkatkan. Mengingat, pekerjaan bersifat repetitif bakal hilang di masa depan.

Hal itu disampaikan oleh Subandi, Kepala Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan, Bappenas RI, dalam kegiatan The International Conference on Agricultural and Life Sciences (ICALS) 2019 di Gedung Soetardjo Unej, kemarin (31/7).

Mobile_AP_Rectangle 2

Kegiatan itu digelar oleh  Fakultas Pertanian Unej, bekerja sama dengan Islamic Development Bank, Pusat Unggulan Tanaman Industri (PU BioTIn) Universitas Jember, serta Pascasarjana Universitas Jember.

“Hasil studi FAO untuk mencukupi kebutuhan pangan dunia di tahun 2050, produktivitas pertanian harus meningkat menjadi 70 persen,” kata Subandi.

- Advertisement -

RADAR JEMBER.ID  – Sektor pertanian memberikan kontribusi besar bagi pendapatan negara serta menampung banyak tenaga kerja. Untuk itulah, pertanian tetap menjadi tulang punggung pembangunan Indonesia di era Revolusi Industri 4.0. Namun, perlu  pemanfaatan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) secara maksimal.

Seperti penggunaan Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), Autonomous Robotic, sampai Big Data Analytics. Kemampuan sumber daya manusia (SDM) di bidang pertanian juga perlu ditingkatkan. Mengingat, pekerjaan bersifat repetitif bakal hilang di masa depan.

Hal itu disampaikan oleh Subandi, Kepala Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan, Bappenas RI, dalam kegiatan The International Conference on Agricultural and Life Sciences (ICALS) 2019 di Gedung Soetardjo Unej, kemarin (31/7).

Kegiatan itu digelar oleh  Fakultas Pertanian Unej, bekerja sama dengan Islamic Development Bank, Pusat Unggulan Tanaman Industri (PU BioTIn) Universitas Jember, serta Pascasarjana Universitas Jember.

“Hasil studi FAO untuk mencukupi kebutuhan pangan dunia di tahun 2050, produktivitas pertanian harus meningkat menjadi 70 persen,” kata Subandi.

RADAR JEMBER.ID  – Sektor pertanian memberikan kontribusi besar bagi pendapatan negara serta menampung banyak tenaga kerja. Untuk itulah, pertanian tetap menjadi tulang punggung pembangunan Indonesia di era Revolusi Industri 4.0. Namun, perlu  pemanfaatan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) secara maksimal.

Seperti penggunaan Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), Autonomous Robotic, sampai Big Data Analytics. Kemampuan sumber daya manusia (SDM) di bidang pertanian juga perlu ditingkatkan. Mengingat, pekerjaan bersifat repetitif bakal hilang di masa depan.

Hal itu disampaikan oleh Subandi, Kepala Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan, Bappenas RI, dalam kegiatan The International Conference on Agricultural and Life Sciences (ICALS) 2019 di Gedung Soetardjo Unej, kemarin (31/7).

Kegiatan itu digelar oleh  Fakultas Pertanian Unej, bekerja sama dengan Islamic Development Bank, Pusat Unggulan Tanaman Industri (PU BioTIn) Universitas Jember, serta Pascasarjana Universitas Jember.

“Hasil studi FAO untuk mencukupi kebutuhan pangan dunia di tahun 2050, produktivitas pertanian harus meningkat menjadi 70 persen,” kata Subandi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/