GTT SDN Suci 04 Panti Nganggur Pasca Sekolah Ditutup

HARI TERAKHIR: Sejumlah guru dan siswa berfoto bersama sebelum sekolah mereka resmi ditutup oleh pemerintah.

RADARJEMBER.ID – Sejumlah Guru Tidak Tetap (GTT) di SDN Suci 04, Kecamatan Panti, sempat menganggur pasca sekolah itu resmi ditutup oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, beberapa pekan kemarin. Bahkan hingga kini, masih ada guru yang masih belum mendapat pekerjaan.

IKLAN

“Sebelum dan sesudah sekolah dinyatakan ditutup, saya sempat nganggur. Kurang lebih enam bulan,” ujar Diana Pramita, salah seorang mantan guru SDN Suci 04 Panti. Keputusan menganggur itu bukanlah sebuah pilihan. Karena sejatinya, dirinya tetap ingin mengabdikan diri di lembaga pendidikan.

Namun, lamanya waktu menanggur membuat Diana bosa. Setelah itu, dia berusaha merintis usaha di rumah karena selama menganggur tak ada aktivitas yang bisa menghasilkan. Dia pun mencoba peruntungan lain dengan membuka konter di depan rumahnya.

Kondisi itu ternyata tidak hanya dialami oleh Diana. Sejumlah guru lainnya, juga mengalami nasib serupa pasca tidak mengajar di sekolah itu. Selain tak dapat sekolah baru, mereka juga tak memiliki bisni mapan untuk menopang kebutuhan hidup keluarganya. “Saya tidak mengajar lagi semenjak sekolah itu ditutup,” tutur Murlianah, salah seorang guru yang tinggal di sekitar sekolah.

Guru yang mulai memasuki usia lanjut itu, kini sudah berhenti mengajar karena sekolah tempatnya mengabdi sebelumnya tak mendapatkan murid. Lokasi yang berada di pelosok kawasan kebun, membuat sekolah itu tak diminati oleh wali murid. Padahal, secara fisik gedung sekolah baru dibangun oleh pemerintah daerah.

Meski sebenarnya, dirinya masih berkeinginan melanjutkan profesinya sebagai pendidik. “Yaapa lagi. Sekolahnya sudah nutup. Ada sekolah lain, tapi jauh turun ke bawah,” pungkasnya.

Reporter : Maulana

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Sholih