alexametrics
23.6 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Doa Restu Orang Tua Kunci Sukses dalam Hidup

Mobile_AP_Rectangle 1

RADAR JEMBER.ID – Ada pesan menyentuh yang disampaikan oleh Hari Sugiharto, Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, kala memberikan kisah suksesnya meniti karir, di hadapan  wisudawan periode VI tahun akademik 2018/2019 Universitas Jember di Gedung Soetardjo, Sabtu kemarin (29/6). Menurut dia, doa restu orang tua adalah kunci sukses dalam hidup, termasuk dalam meniti karir.

Pasalnya, kata dia, perjalanan para lulusan setelah diwisuda bakal lebih berat dibandingkan saat menempuh pendidikan di Kampus Tegalboto. “Untuk menuju sukses, maka tiada kata lain selain berjuang, dan dibantu oleh doa restu orang tua,” tandasnya.

Alumnus Fakultas Hukum Unej yang pernah bercita-cita menjadi dosen ini lantas menceritakan perjuangannya selama meniti karir. Selepas lulus, dia berniat menjadi dosen, hakim, atau masuk ke TNI. Namun, orang tuanya mengarahkan jadi hakim. Dia juga pernah mencoba berpikir untuk berhenti sebagai hakim saat bertugas di Pengadilan Palangkaraya, menangani kasus bentrokan etnis antara suku Dayak dan suku Madura.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Tapi, alhamdulillah berkat doa restu dan dukungan orang tua, semua rintangan berhasil saya lalui,” tuturnya. Jika hari ini dia menjadi Ketua PTUN Jakarta, lanjutnya, juga pasti karena doa restu orang tua. Oleh karena itu, jika Anda masih memiliki orang tua, maka perbaiki hubungan dengan orang tua,” imbuh pria asli Trenggalek ini.

Kepada segenap juniornya, Hari Sugiharto memberikan resep lainnya agar sukses. Yakni, jadilah orang yang profesional dan berintegritas. Termasuk jika ingin jadi dosen, lanjut dia, maka harus melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Demikian pula, jika ingin jadi hakim, kata dia, maka harus menguasai ilmu hukum. Begitu seterusnya.

- Advertisement -

RADAR JEMBER.ID – Ada pesan menyentuh yang disampaikan oleh Hari Sugiharto, Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, kala memberikan kisah suksesnya meniti karir, di hadapan  wisudawan periode VI tahun akademik 2018/2019 Universitas Jember di Gedung Soetardjo, Sabtu kemarin (29/6). Menurut dia, doa restu orang tua adalah kunci sukses dalam hidup, termasuk dalam meniti karir.

Pasalnya, kata dia, perjalanan para lulusan setelah diwisuda bakal lebih berat dibandingkan saat menempuh pendidikan di Kampus Tegalboto. “Untuk menuju sukses, maka tiada kata lain selain berjuang, dan dibantu oleh doa restu orang tua,” tandasnya.

Alumnus Fakultas Hukum Unej yang pernah bercita-cita menjadi dosen ini lantas menceritakan perjuangannya selama meniti karir. Selepas lulus, dia berniat menjadi dosen, hakim, atau masuk ke TNI. Namun, orang tuanya mengarahkan jadi hakim. Dia juga pernah mencoba berpikir untuk berhenti sebagai hakim saat bertugas di Pengadilan Palangkaraya, menangani kasus bentrokan etnis antara suku Dayak dan suku Madura.

“Tapi, alhamdulillah berkat doa restu dan dukungan orang tua, semua rintangan berhasil saya lalui,” tuturnya. Jika hari ini dia menjadi Ketua PTUN Jakarta, lanjutnya, juga pasti karena doa restu orang tua. Oleh karena itu, jika Anda masih memiliki orang tua, maka perbaiki hubungan dengan orang tua,” imbuh pria asli Trenggalek ini.

Kepada segenap juniornya, Hari Sugiharto memberikan resep lainnya agar sukses. Yakni, jadilah orang yang profesional dan berintegritas. Termasuk jika ingin jadi dosen, lanjut dia, maka harus melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Demikian pula, jika ingin jadi hakim, kata dia, maka harus menguasai ilmu hukum. Begitu seterusnya.

RADAR JEMBER.ID – Ada pesan menyentuh yang disampaikan oleh Hari Sugiharto, Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, kala memberikan kisah suksesnya meniti karir, di hadapan  wisudawan periode VI tahun akademik 2018/2019 Universitas Jember di Gedung Soetardjo, Sabtu kemarin (29/6). Menurut dia, doa restu orang tua adalah kunci sukses dalam hidup, termasuk dalam meniti karir.

Pasalnya, kata dia, perjalanan para lulusan setelah diwisuda bakal lebih berat dibandingkan saat menempuh pendidikan di Kampus Tegalboto. “Untuk menuju sukses, maka tiada kata lain selain berjuang, dan dibantu oleh doa restu orang tua,” tandasnya.

Alumnus Fakultas Hukum Unej yang pernah bercita-cita menjadi dosen ini lantas menceritakan perjuangannya selama meniti karir. Selepas lulus, dia berniat menjadi dosen, hakim, atau masuk ke TNI. Namun, orang tuanya mengarahkan jadi hakim. Dia juga pernah mencoba berpikir untuk berhenti sebagai hakim saat bertugas di Pengadilan Palangkaraya, menangani kasus bentrokan etnis antara suku Dayak dan suku Madura.

“Tapi, alhamdulillah berkat doa restu dan dukungan orang tua, semua rintangan berhasil saya lalui,” tuturnya. Jika hari ini dia menjadi Ketua PTUN Jakarta, lanjutnya, juga pasti karena doa restu orang tua. Oleh karena itu, jika Anda masih memiliki orang tua, maka perbaiki hubungan dengan orang tua,” imbuh pria asli Trenggalek ini.

Kepada segenap juniornya, Hari Sugiharto memberikan resep lainnya agar sukses. Yakni, jadilah orang yang profesional dan berintegritas. Termasuk jika ingin jadi dosen, lanjut dia, maka harus melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Demikian pula, jika ingin jadi hakim, kata dia, maka harus menguasai ilmu hukum. Begitu seterusnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/