alexametrics
23 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Urus Adminduk Bebas Biaya

Bupati Minta Warga Lapor jika Ada Pungli

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto meminta masyarakat untuk melapor ke petugas berwajib jika mendapati pungutan liar (pungli) dalam proses pengurusan administrasi kependudukan (adminduk). Hal ini dia sampaikan kala meresmikan pemakaian mesin anjungan dukcapil mandiri (ADM).

Selama ini, lanjut dia, pengurusan adminduk di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember tetap gratis. Bila ada oknum di dinas tersebut melakukan pungli, warga diharapkan berani melaporkan ke polisi.

“Tidak usah lapor ke bupati untuk konfirmasi ketika ada pungli di Dispendukcapil, langsung ke polisi. Semua pengurusan adminduk di dinas gratis. Ini untuk mewujudkan pemerintahan bersih tanpa pungli,” terang Hendy.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dalam kesempatan tersebut, Hendy merasa bangga karena Kabupaten Jember memiliki anjungan tersebut. Perlu diketahui, keberadaan anjungan itu merupakan buah prestasi dari Kementerian Dalam Negeri Direktorat Jenderal Dukcapil, karena pelayanan dinas itu dari tahun ke tahun semakin membaik.

Hal itu dibenarkan oleh Plt Kepala Dispendukcapil Kabupaten Jember Isnaini Dwi Susanti. Menurut dia, mesin anjungan pembuatan dokumen kependudukan itu diharapkan lebih memudahkan warga Jember untuk mendapatkan pelayanan kependudukan. Sebab, mereka bisa langsung memproses sendiri di mesin tersebut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto meminta masyarakat untuk melapor ke petugas berwajib jika mendapati pungutan liar (pungli) dalam proses pengurusan administrasi kependudukan (adminduk). Hal ini dia sampaikan kala meresmikan pemakaian mesin anjungan dukcapil mandiri (ADM).

Selama ini, lanjut dia, pengurusan adminduk di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember tetap gratis. Bila ada oknum di dinas tersebut melakukan pungli, warga diharapkan berani melaporkan ke polisi.

“Tidak usah lapor ke bupati untuk konfirmasi ketika ada pungli di Dispendukcapil, langsung ke polisi. Semua pengurusan adminduk di dinas gratis. Ini untuk mewujudkan pemerintahan bersih tanpa pungli,” terang Hendy.

Dalam kesempatan tersebut, Hendy merasa bangga karena Kabupaten Jember memiliki anjungan tersebut. Perlu diketahui, keberadaan anjungan itu merupakan buah prestasi dari Kementerian Dalam Negeri Direktorat Jenderal Dukcapil, karena pelayanan dinas itu dari tahun ke tahun semakin membaik.

Hal itu dibenarkan oleh Plt Kepala Dispendukcapil Kabupaten Jember Isnaini Dwi Susanti. Menurut dia, mesin anjungan pembuatan dokumen kependudukan itu diharapkan lebih memudahkan warga Jember untuk mendapatkan pelayanan kependudukan. Sebab, mereka bisa langsung memproses sendiri di mesin tersebut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto meminta masyarakat untuk melapor ke petugas berwajib jika mendapati pungutan liar (pungli) dalam proses pengurusan administrasi kependudukan (adminduk). Hal ini dia sampaikan kala meresmikan pemakaian mesin anjungan dukcapil mandiri (ADM).

Selama ini, lanjut dia, pengurusan adminduk di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember tetap gratis. Bila ada oknum di dinas tersebut melakukan pungli, warga diharapkan berani melaporkan ke polisi.

“Tidak usah lapor ke bupati untuk konfirmasi ketika ada pungli di Dispendukcapil, langsung ke polisi. Semua pengurusan adminduk di dinas gratis. Ini untuk mewujudkan pemerintahan bersih tanpa pungli,” terang Hendy.

Dalam kesempatan tersebut, Hendy merasa bangga karena Kabupaten Jember memiliki anjungan tersebut. Perlu diketahui, keberadaan anjungan itu merupakan buah prestasi dari Kementerian Dalam Negeri Direktorat Jenderal Dukcapil, karena pelayanan dinas itu dari tahun ke tahun semakin membaik.

Hal itu dibenarkan oleh Plt Kepala Dispendukcapil Kabupaten Jember Isnaini Dwi Susanti. Menurut dia, mesin anjungan pembuatan dokumen kependudukan itu diharapkan lebih memudahkan warga Jember untuk mendapatkan pelayanan kependudukan. Sebab, mereka bisa langsung memproses sendiri di mesin tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/