alexametrics
25.2 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Cara Kabupaten Jember Transparan kepada Publik Diapresiasi

Bupati Hendy Resmikan Aplikasi Pengelolaan Informasi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Bertepatan dengan peringatan Hari Hak untuk Tahu Sedunia, Bupati Jember Hendy Siswanto meresmikan aplikasi baru dari Pemerintah Kabupaten Jember. Yakni aplikasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), kemarin (28/9).

Langkah ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Peraturan Komisi Informasi Pusat Nomor 1 Tahun 2010 tentang Standar Pelayanan Informasi Publik, dan Peraturan Bupati Jember Nomor 60 Tahun 2021 tentang Pedoman Pengelolaan Informasi dan Komunikasi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember. Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember Bobby Arie Sandy menjelaskan bahwa masyarakat memiliki hak dan kebebasan dalam mengakses informasi publik.

Hari Hak untuk Tahu Sedunia, menurut Bobby, merupakan salah satu momentum yang baik bagi pemerintah untuk membuka diri dan menjalankan kewajiban guna memberikan informasi kepada publik. “Bagi masyarakat, peringatan itu menjadi kesempatan baik untuk mengetahui informasi dan badan publik,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Melalui keterbukaan informasi dalam setiap aspek penyelenggaraan negara, dia menerangkan bahwa hal tersebut bakal membantu mendorong partisipasi masyarakat dalam hal pembangunan. Dengan begitu, juga mampu mendorong kepercayaan publik.

Karena itu, pihaknya berupaya memberikan informasi yang cukup dan kemudahan akses kepada masyarakat terhadap perkembangan informasi dan kebutuhan data. “Dengan begitu, mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” tegasnya.

Dengan meluncurkan aplikasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Bobby mengungkapkan bahwa masyarakat Jember nantinya bisa mengakses informasi mengenai APBD serta kegiatan OPD. Baik yang sekarang berlangsung maupun yang akan datang. Selain itu, pihaknya juga telah melaksanakan pelatihan sejumlah perangkat PPID di setiap OPD, kecamatan, hingga kelurahan/desa guna memaksimalkan pelaksanaan keterbukaan informasi publik di setiap sektor dengan menggunakan PPID itu.

- Advertisement -

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Bertepatan dengan peringatan Hari Hak untuk Tahu Sedunia, Bupati Jember Hendy Siswanto meresmikan aplikasi baru dari Pemerintah Kabupaten Jember. Yakni aplikasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), kemarin (28/9).

Langkah ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Peraturan Komisi Informasi Pusat Nomor 1 Tahun 2010 tentang Standar Pelayanan Informasi Publik, dan Peraturan Bupati Jember Nomor 60 Tahun 2021 tentang Pedoman Pengelolaan Informasi dan Komunikasi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember. Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember Bobby Arie Sandy menjelaskan bahwa masyarakat memiliki hak dan kebebasan dalam mengakses informasi publik.

Hari Hak untuk Tahu Sedunia, menurut Bobby, merupakan salah satu momentum yang baik bagi pemerintah untuk membuka diri dan menjalankan kewajiban guna memberikan informasi kepada publik. “Bagi masyarakat, peringatan itu menjadi kesempatan baik untuk mengetahui informasi dan badan publik,” ujarnya.

Melalui keterbukaan informasi dalam setiap aspek penyelenggaraan negara, dia menerangkan bahwa hal tersebut bakal membantu mendorong partisipasi masyarakat dalam hal pembangunan. Dengan begitu, juga mampu mendorong kepercayaan publik.

Karena itu, pihaknya berupaya memberikan informasi yang cukup dan kemudahan akses kepada masyarakat terhadap perkembangan informasi dan kebutuhan data. “Dengan begitu, mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” tegasnya.

Dengan meluncurkan aplikasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Bobby mengungkapkan bahwa masyarakat Jember nantinya bisa mengakses informasi mengenai APBD serta kegiatan OPD. Baik yang sekarang berlangsung maupun yang akan datang. Selain itu, pihaknya juga telah melaksanakan pelatihan sejumlah perangkat PPID di setiap OPD, kecamatan, hingga kelurahan/desa guna memaksimalkan pelaksanaan keterbukaan informasi publik di setiap sektor dengan menggunakan PPID itu.

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Bertepatan dengan peringatan Hari Hak untuk Tahu Sedunia, Bupati Jember Hendy Siswanto meresmikan aplikasi baru dari Pemerintah Kabupaten Jember. Yakni aplikasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), kemarin (28/9).

Langkah ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Peraturan Komisi Informasi Pusat Nomor 1 Tahun 2010 tentang Standar Pelayanan Informasi Publik, dan Peraturan Bupati Jember Nomor 60 Tahun 2021 tentang Pedoman Pengelolaan Informasi dan Komunikasi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember. Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember Bobby Arie Sandy menjelaskan bahwa masyarakat memiliki hak dan kebebasan dalam mengakses informasi publik.

Hari Hak untuk Tahu Sedunia, menurut Bobby, merupakan salah satu momentum yang baik bagi pemerintah untuk membuka diri dan menjalankan kewajiban guna memberikan informasi kepada publik. “Bagi masyarakat, peringatan itu menjadi kesempatan baik untuk mengetahui informasi dan badan publik,” ujarnya.

Melalui keterbukaan informasi dalam setiap aspek penyelenggaraan negara, dia menerangkan bahwa hal tersebut bakal membantu mendorong partisipasi masyarakat dalam hal pembangunan. Dengan begitu, juga mampu mendorong kepercayaan publik.

Karena itu, pihaknya berupaya memberikan informasi yang cukup dan kemudahan akses kepada masyarakat terhadap perkembangan informasi dan kebutuhan data. “Dengan begitu, mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” tegasnya.

Dengan meluncurkan aplikasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Bobby mengungkapkan bahwa masyarakat Jember nantinya bisa mengakses informasi mengenai APBD serta kegiatan OPD. Baik yang sekarang berlangsung maupun yang akan datang. Selain itu, pihaknya juga telah melaksanakan pelatihan sejumlah perangkat PPID di setiap OPD, kecamatan, hingga kelurahan/desa guna memaksimalkan pelaksanaan keterbukaan informasi publik di setiap sektor dengan menggunakan PPID itu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/