alexametrics
30.1 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Rekrutmen PPPK Prioritaskan Guru Senior

Plt Kepala BKPSDM Pemkab Jember.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – JUMLAH pendaftar rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada formasi guru mencapai 4.401 orang. Sedangkan kuota yang disediakan sebanyak 3.671 posisi. Kuota itu tidak jauh berbeda dengan jumlah yang diusulkan sebelumnya yang mencapai 3.774 guru.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Jember Sukowinarno menyebut, kuota PPPK guru sudah menjawab kebutuhan tenaga pendidik di Jember. “Walau tidak terpenuhi semua, tapi selisihnya cuma sedikit,” kata Sukowinarno, belum lama ini.

Selanjutnya, pendaftar guru PPPK Jember tak hanya dari sekolah negeri. Dari sekolah swasta juga cukup banyak. Mereka antusias untuk mendaftar sebagai pegawai pemerintah Jember. Rata-rata mereka yang telah mengikuti pendidikan profesi guru (PPG) atau yang telah menerima sertifikat pendidik (serdik). Karena itu, nantinya akan terjadi persaingan antara guru sekolah negeri dengan swasta di Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Mantan sekretaris Dinas Pendidikan Jember ini menilai, persaingan yang akan terjadi tidak terlalu ketat. Sebab, antara kuota dengan jumlah pendaftar tidak terpaut jauh. Sehingga guru honorer kategori dua (K2) tidak perlu merasa khawatir berlebihan. Apalagi, untuk guru honorer K2 akan ada skala prioritas. “Artinya, nanti yang diutamakan yang usianya tua. Ada afirmasi juga. Saya optimistis guru-guru senior akan masuk,” ucapnya.

Namun, Sukowinarno mengaku tidak mengetahui skema ujian untuk jalur afirmasi tersebut. Sebab, rekrutmen PPPK ini langsung dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Tak hanya itu, dia juga tidak mengetahui pelaksanaan dan prasyarat khusus yang harus dipersiapkan oleh pendaftar. “Skema afirmasinya bagaimana, ini masih belum tahu, belum jelas. Karena langsung dari Kemendikbud,” terangnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – JUMLAH pendaftar rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada formasi guru mencapai 4.401 orang. Sedangkan kuota yang disediakan sebanyak 3.671 posisi. Kuota itu tidak jauh berbeda dengan jumlah yang diusulkan sebelumnya yang mencapai 3.774 guru.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Jember Sukowinarno menyebut, kuota PPPK guru sudah menjawab kebutuhan tenaga pendidik di Jember. “Walau tidak terpenuhi semua, tapi selisihnya cuma sedikit,” kata Sukowinarno, belum lama ini.

Selanjutnya, pendaftar guru PPPK Jember tak hanya dari sekolah negeri. Dari sekolah swasta juga cukup banyak. Mereka antusias untuk mendaftar sebagai pegawai pemerintah Jember. Rata-rata mereka yang telah mengikuti pendidikan profesi guru (PPG) atau yang telah menerima sertifikat pendidik (serdik). Karena itu, nantinya akan terjadi persaingan antara guru sekolah negeri dengan swasta di Jember.

Mantan sekretaris Dinas Pendidikan Jember ini menilai, persaingan yang akan terjadi tidak terlalu ketat. Sebab, antara kuota dengan jumlah pendaftar tidak terpaut jauh. Sehingga guru honorer kategori dua (K2) tidak perlu merasa khawatir berlebihan. Apalagi, untuk guru honorer K2 akan ada skala prioritas. “Artinya, nanti yang diutamakan yang usianya tua. Ada afirmasi juga. Saya optimistis guru-guru senior akan masuk,” ucapnya.

Namun, Sukowinarno mengaku tidak mengetahui skema ujian untuk jalur afirmasi tersebut. Sebab, rekrutmen PPPK ini langsung dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Tak hanya itu, dia juga tidak mengetahui pelaksanaan dan prasyarat khusus yang harus dipersiapkan oleh pendaftar. “Skema afirmasinya bagaimana, ini masih belum tahu, belum jelas. Karena langsung dari Kemendikbud,” terangnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – JUMLAH pendaftar rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada formasi guru mencapai 4.401 orang. Sedangkan kuota yang disediakan sebanyak 3.671 posisi. Kuota itu tidak jauh berbeda dengan jumlah yang diusulkan sebelumnya yang mencapai 3.774 guru.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Jember Sukowinarno menyebut, kuota PPPK guru sudah menjawab kebutuhan tenaga pendidik di Jember. “Walau tidak terpenuhi semua, tapi selisihnya cuma sedikit,” kata Sukowinarno, belum lama ini.

Selanjutnya, pendaftar guru PPPK Jember tak hanya dari sekolah negeri. Dari sekolah swasta juga cukup banyak. Mereka antusias untuk mendaftar sebagai pegawai pemerintah Jember. Rata-rata mereka yang telah mengikuti pendidikan profesi guru (PPG) atau yang telah menerima sertifikat pendidik (serdik). Karena itu, nantinya akan terjadi persaingan antara guru sekolah negeri dengan swasta di Jember.

Mantan sekretaris Dinas Pendidikan Jember ini menilai, persaingan yang akan terjadi tidak terlalu ketat. Sebab, antara kuota dengan jumlah pendaftar tidak terpaut jauh. Sehingga guru honorer kategori dua (K2) tidak perlu merasa khawatir berlebihan. Apalagi, untuk guru honorer K2 akan ada skala prioritas. “Artinya, nanti yang diutamakan yang usianya tua. Ada afirmasi juga. Saya optimistis guru-guru senior akan masuk,” ucapnya.

Namun, Sukowinarno mengaku tidak mengetahui skema ujian untuk jalur afirmasi tersebut. Sebab, rekrutmen PPPK ini langsung dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Tak hanya itu, dia juga tidak mengetahui pelaksanaan dan prasyarat khusus yang harus dipersiapkan oleh pendaftar. “Skema afirmasinya bagaimana, ini masih belum tahu, belum jelas. Karena langsung dari Kemendikbud,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/