Layanan On the Spot Naik 300 %

OTS PONPES: Dispendukcapil lakukan perekaman KTP-el di Ponpes Nuris.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Layanan adminduk On the Spot (OTS) yang dilakukan Dis­pen­duk­capil semakin masif. Karena man­faatnya kian dirasakan oleh ma­syarakat. Apalagi, layanan OTS ini tidak hanya datang ke acara Car Free Day (CFD) yang dilakukan tiap Minggu di Alun-alun Jember, tapi juga ke desa-desa, sekolah, pon­dok pesantren (ponpes), lapas, dan panti asuhan. Tak hanya itu, dispendukcapil juga bersinergi dengan acara lain yang dis­e­leng­ga­rakan masyarakat, serta men­da­tangi langsung secara door to door ke rumah penyandang disa­bi­litas dan manula.

IKLAN

Petugas pelayanan OTS, membawa alat adminduk lengkap. Seperti si­dik jari dan pemindai mata ke ru­­mah warga. Layanan jemput bola ini adalah upaya yang dilakukan pe­merintah daerah untuk me­me­nu­hi hak kependudukan setiap warga. “Setiap warga negara itu pu­nya hak memiliki adminduk,” ucap Bupati Jember dr Faida MMR.

Faida menambahkan, bagi pe­nyan­dang disabilitas, lansia dan mereka yang tak bisa datang secara langsung ke kantor kecamatan atau ke tempat lain untuk mengurus adminduk, semisal karena sakit, maka petugas pelayanan OTS bakal men­datangi rumah-rumah untuk me­lakukan perekaman.

Menyelesaikan urusan adminduk itu memang butuh kerjasama dan sinergi. Sehingga, layanan OTS yang dilakukan pemerintah juga ber­sinergi dengan organisasi pe­rang­kat daerah (OPD) lainnya, mau­pun agenda yang digelar oleh ke­lompok masyarakat. Acara seperti fes­tival lansia, Hari Disabilitas Inter­nasional (HDI), festival HAM, dan acara lainya juga membuka pelayanan adminduk.

Kini, OTS juga mendatangi se­kolah, ponpes, panti asuhan, hingga la­pas. Sinergi itu membuahkan ha­sil. Jumlah layanan selama dua ta­hun tarkhir meningkat drastis, bah­kan mencapai 300%. Jika pada 2018 lalu tercatat ada 5.051 layanan, tahun ini meningkat menjadi 16.975 layanan (selengkapnya lihat grafis).

Kepala Dispendukcapil Jember, Isnaini Dwi Susanti menerangkan, dalam layanan adminduk ke rumah-rumah itu pihaknya juga bersinergi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Jember, unsur kecamatan dan lain­nya. “Ka­dang ada orang kecamatan, de­sa dan dinsos yang menghubungi kami dan membutuhkan pengu­rus­an ad­minduk untuk orang-orang yang akan menerima bantuan asu­ran­si kesehatan,” katanya.

Reporter : Dwi Siswanto

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Sholih