alexametrics
22.8 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Jember Siap Jalankan APBD

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tindak lanjut 15 rekomendasi Gubernur Khofifah Indar Parawansa tuntas dirapatkan eksekutif-legislatif, Senin (26/4) malam. Draf Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Raperda APBD) Jember tahun 2021 itu pun langsung dilayangkan kembali ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kemarin (27/4).

Pj Sekretaris Daerah Pemkab Jember Mirfano kepada Jawa Pos Radar Jember mengungkapkan, pengiriman draf APBD itu guna mendapatkan nomor registrasi. Di antara 15 rekomendasi, Jawa Pos Radar Jember mencatat setidaknya terdapat empat hal krusial yang disorot gubernur. Pertama adalah urusan pemulihan di bidang ekonomi. Kedua adalah dana bantuan kepada partai politik. Ketiga yakni penanganan wabah korona di desa-desa, dan keempat berkaitan dengan museum, taman budaya, serta dana layanan administrasi kependudukan.

Dalam hal pemulihan ekonomi dalam rekomendasi, disebut hanya Rp 59,8 miliar atau sekitar 0,01 persen dari total belanja daerah yang diproyeksikan mencapai Rp 4,4 triliun lebih. Rekomendasi ini ditindaklanjuti dengan jawaban yang cukup jelas.

Mobile_AP_Rectangle 2

Disebutkan, pendanaan untuk mendukung program pemulihan bidang ekonomi dalam Raperda APBD 2021 telah dialokasikan anggaran dari DTU. “Untuk mendukung program pemulihan bidang ekonomi daerah dianggarkan sebesar Rp 853.455.391.597 atau 48 persen,” demikian tindak lanjut yang dilayangkan kepada gubernur.

Rekomendasi kedua yakni mengenai kenaikan dana bantuan untuk partai politik (banpol). Gubernur yang meminta agar kenaikan bantuan dipertimbangkan setelah urusan wajib dan layanan dasar diselesaikan. Hasil tindak lanjutnya yakni banpol tetap naik seribu rupiah dari besaran banpol tahun lalu yang hanya Rp 1.500 per suara.

“Kami akan segera menindaklanjuti dengan mengajukan permohonan kenaikan besaran nilai keuangan parpol TA 2021 kepada gubernur. Sesuai kesepakatan pada KUA PPAS 2021 tentang besaran nilai bantuan keuangan parpol yang mendapatkan kursi di DPRD per suara sah direncanakan sebesar Rp 2.500,” tulis Bupati Jember Hendy Siswanto dalam draf tindak lanjut rekomendasi gubernur.

Mengenai rekomendasi agar dana desa (DD) dipakai minimal delapan persen untuk penanganan korona, juga ditindaklanjuti. Pun demikian dengan bantuan langsung tunai (BLT), juga menjadi program utama tahun 2021. Proses penganggaran dalam hal ini seluruhnya diambil dalam musyawarah desa.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tindak lanjut 15 rekomendasi Gubernur Khofifah Indar Parawansa tuntas dirapatkan eksekutif-legislatif, Senin (26/4) malam. Draf Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Raperda APBD) Jember tahun 2021 itu pun langsung dilayangkan kembali ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kemarin (27/4).

Pj Sekretaris Daerah Pemkab Jember Mirfano kepada Jawa Pos Radar Jember mengungkapkan, pengiriman draf APBD itu guna mendapatkan nomor registrasi. Di antara 15 rekomendasi, Jawa Pos Radar Jember mencatat setidaknya terdapat empat hal krusial yang disorot gubernur. Pertama adalah urusan pemulihan di bidang ekonomi. Kedua adalah dana bantuan kepada partai politik. Ketiga yakni penanganan wabah korona di desa-desa, dan keempat berkaitan dengan museum, taman budaya, serta dana layanan administrasi kependudukan.

Dalam hal pemulihan ekonomi dalam rekomendasi, disebut hanya Rp 59,8 miliar atau sekitar 0,01 persen dari total belanja daerah yang diproyeksikan mencapai Rp 4,4 triliun lebih. Rekomendasi ini ditindaklanjuti dengan jawaban yang cukup jelas.

Disebutkan, pendanaan untuk mendukung program pemulihan bidang ekonomi dalam Raperda APBD 2021 telah dialokasikan anggaran dari DTU. “Untuk mendukung program pemulihan bidang ekonomi daerah dianggarkan sebesar Rp 853.455.391.597 atau 48 persen,” demikian tindak lanjut yang dilayangkan kepada gubernur.

Rekomendasi kedua yakni mengenai kenaikan dana bantuan untuk partai politik (banpol). Gubernur yang meminta agar kenaikan bantuan dipertimbangkan setelah urusan wajib dan layanan dasar diselesaikan. Hasil tindak lanjutnya yakni banpol tetap naik seribu rupiah dari besaran banpol tahun lalu yang hanya Rp 1.500 per suara.

“Kami akan segera menindaklanjuti dengan mengajukan permohonan kenaikan besaran nilai keuangan parpol TA 2021 kepada gubernur. Sesuai kesepakatan pada KUA PPAS 2021 tentang besaran nilai bantuan keuangan parpol yang mendapatkan kursi di DPRD per suara sah direncanakan sebesar Rp 2.500,” tulis Bupati Jember Hendy Siswanto dalam draf tindak lanjut rekomendasi gubernur.

Mengenai rekomendasi agar dana desa (DD) dipakai minimal delapan persen untuk penanganan korona, juga ditindaklanjuti. Pun demikian dengan bantuan langsung tunai (BLT), juga menjadi program utama tahun 2021. Proses penganggaran dalam hal ini seluruhnya diambil dalam musyawarah desa.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tindak lanjut 15 rekomendasi Gubernur Khofifah Indar Parawansa tuntas dirapatkan eksekutif-legislatif, Senin (26/4) malam. Draf Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Raperda APBD) Jember tahun 2021 itu pun langsung dilayangkan kembali ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kemarin (27/4).

Pj Sekretaris Daerah Pemkab Jember Mirfano kepada Jawa Pos Radar Jember mengungkapkan, pengiriman draf APBD itu guna mendapatkan nomor registrasi. Di antara 15 rekomendasi, Jawa Pos Radar Jember mencatat setidaknya terdapat empat hal krusial yang disorot gubernur. Pertama adalah urusan pemulihan di bidang ekonomi. Kedua adalah dana bantuan kepada partai politik. Ketiga yakni penanganan wabah korona di desa-desa, dan keempat berkaitan dengan museum, taman budaya, serta dana layanan administrasi kependudukan.

Dalam hal pemulihan ekonomi dalam rekomendasi, disebut hanya Rp 59,8 miliar atau sekitar 0,01 persen dari total belanja daerah yang diproyeksikan mencapai Rp 4,4 triliun lebih. Rekomendasi ini ditindaklanjuti dengan jawaban yang cukup jelas.

Disebutkan, pendanaan untuk mendukung program pemulihan bidang ekonomi dalam Raperda APBD 2021 telah dialokasikan anggaran dari DTU. “Untuk mendukung program pemulihan bidang ekonomi daerah dianggarkan sebesar Rp 853.455.391.597 atau 48 persen,” demikian tindak lanjut yang dilayangkan kepada gubernur.

Rekomendasi kedua yakni mengenai kenaikan dana bantuan untuk partai politik (banpol). Gubernur yang meminta agar kenaikan bantuan dipertimbangkan setelah urusan wajib dan layanan dasar diselesaikan. Hasil tindak lanjutnya yakni banpol tetap naik seribu rupiah dari besaran banpol tahun lalu yang hanya Rp 1.500 per suara.

“Kami akan segera menindaklanjuti dengan mengajukan permohonan kenaikan besaran nilai keuangan parpol TA 2021 kepada gubernur. Sesuai kesepakatan pada KUA PPAS 2021 tentang besaran nilai bantuan keuangan parpol yang mendapatkan kursi di DPRD per suara sah direncanakan sebesar Rp 2.500,” tulis Bupati Jember Hendy Siswanto dalam draf tindak lanjut rekomendasi gubernur.

Mengenai rekomendasi agar dana desa (DD) dipakai minimal delapan persen untuk penanganan korona, juga ditindaklanjuti. Pun demikian dengan bantuan langsung tunai (BLT), juga menjadi program utama tahun 2021. Proses penganggaran dalam hal ini seluruhnya diambil dalam musyawarah desa.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/