alexametrics
22.6 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Wujudkan Hilirisasi Manufaktur

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER KIDUL, Radar Jember – Mengembangkan produk dari semua sisi potensi yang dimiliki akan menjadi nilai tambah untuk produk yang dijual oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) maupun industri kecil dan menengah (IKM). Bupati Jember Hendy Siswanto mengajak pelaku usaha untuk mewujudkan usaha manufaktur yang mengemas bahan baku menjadi barang jadi.

BACA JUGA : Kejar Target Proyek Multiyears, Kontraktor Lelet Bakal Diputus Kontrak

Bupati Hendy mengatakan, para pelaku IKM harus bertransformasi. Mengubah wujud produk yang biasanya dipasarkan dalam barang mentah atau berupa bahan bakunya saja menjadi barang jadi, sehingga lebih bernilai jual tinggi. “Mewujudkan manufaktur dari hulu ke hilir,” ucapnya dalam sambutan peresmian bimtek untuk IKM, kemarin (26/7), di Hotel Aston Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pengolahan barang dari hulu berarti mengolah bahan baku menjadi barang setengah jadi, hingga menjadi barang jadi. Membuat produk turunan yang lebih beragam, tambah dia, harus dilakukan untuk memaksimalkan peluang. “Tidak ada usaha yang bisa menghasilkan sesuatu dengan instan atau cepat. Memerlukan proses dan usaha kuat,” terang Bupati Hendy saat memberikan pengarahan dan motivasi kepada pelaku IKM.

Hendy menambahkan, jika IKM memiliki produk rotan atau bambu, maka yang dilakukan adalah mengolahnya menjadi barang siap pakai. Bisa menjadi perabotan rumah tangga maupun furnitur. Tak hanya itu, dia meminta agar juga memperhatikan tentang perizinannya.

- Advertisement -

JEMBER KIDUL, Radar Jember – Mengembangkan produk dari semua sisi potensi yang dimiliki akan menjadi nilai tambah untuk produk yang dijual oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) maupun industri kecil dan menengah (IKM). Bupati Jember Hendy Siswanto mengajak pelaku usaha untuk mewujudkan usaha manufaktur yang mengemas bahan baku menjadi barang jadi.

BACA JUGA : Kejar Target Proyek Multiyears, Kontraktor Lelet Bakal Diputus Kontrak

Bupati Hendy mengatakan, para pelaku IKM harus bertransformasi. Mengubah wujud produk yang biasanya dipasarkan dalam barang mentah atau berupa bahan bakunya saja menjadi barang jadi, sehingga lebih bernilai jual tinggi. “Mewujudkan manufaktur dari hulu ke hilir,” ucapnya dalam sambutan peresmian bimtek untuk IKM, kemarin (26/7), di Hotel Aston Jember.

Pengolahan barang dari hulu berarti mengolah bahan baku menjadi barang setengah jadi, hingga menjadi barang jadi. Membuat produk turunan yang lebih beragam, tambah dia, harus dilakukan untuk memaksimalkan peluang. “Tidak ada usaha yang bisa menghasilkan sesuatu dengan instan atau cepat. Memerlukan proses dan usaha kuat,” terang Bupati Hendy saat memberikan pengarahan dan motivasi kepada pelaku IKM.

Hendy menambahkan, jika IKM memiliki produk rotan atau bambu, maka yang dilakukan adalah mengolahnya menjadi barang siap pakai. Bisa menjadi perabotan rumah tangga maupun furnitur. Tak hanya itu, dia meminta agar juga memperhatikan tentang perizinannya.

JEMBER KIDUL, Radar Jember – Mengembangkan produk dari semua sisi potensi yang dimiliki akan menjadi nilai tambah untuk produk yang dijual oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) maupun industri kecil dan menengah (IKM). Bupati Jember Hendy Siswanto mengajak pelaku usaha untuk mewujudkan usaha manufaktur yang mengemas bahan baku menjadi barang jadi.

BACA JUGA : Kejar Target Proyek Multiyears, Kontraktor Lelet Bakal Diputus Kontrak

Bupati Hendy mengatakan, para pelaku IKM harus bertransformasi. Mengubah wujud produk yang biasanya dipasarkan dalam barang mentah atau berupa bahan bakunya saja menjadi barang jadi, sehingga lebih bernilai jual tinggi. “Mewujudkan manufaktur dari hulu ke hilir,” ucapnya dalam sambutan peresmian bimtek untuk IKM, kemarin (26/7), di Hotel Aston Jember.

Pengolahan barang dari hulu berarti mengolah bahan baku menjadi barang setengah jadi, hingga menjadi barang jadi. Membuat produk turunan yang lebih beragam, tambah dia, harus dilakukan untuk memaksimalkan peluang. “Tidak ada usaha yang bisa menghasilkan sesuatu dengan instan atau cepat. Memerlukan proses dan usaha kuat,” terang Bupati Hendy saat memberikan pengarahan dan motivasi kepada pelaku IKM.

Hendy menambahkan, jika IKM memiliki produk rotan atau bambu, maka yang dilakukan adalah mengolahnya menjadi barang siap pakai. Bisa menjadi perabotan rumah tangga maupun furnitur. Tak hanya itu, dia meminta agar juga memperhatikan tentang perizinannya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/