23.2 C
Jember
Monday, 30 January 2023

Buka Job Fair, Tekan Angka Pengangguran

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIWATES, Radar Jember – Angka kemiskinan di Jember berbanding lurus dengan maraknya pengangguran. Untuk menekan itu, Pemkab Jember berupaya untuk memberikan jalan. Salah satunya menjadi fasilitator dalam mengadakan bursa kerja dengan menggandeng perusahaan-perusahaan.

BACA JUGA : Laptop Mahasiswa Diambil Maling Usai Bersihkan Rumah

Pembukaan bursa kerja atau job fair yang digagas oleh Pemkab melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Jember, kemarin (24/11), di Balai Serba Guna (BSG) adalah bentuk strategisnya. Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman menuturkan bahwa hal tersebut adalah komitmen Pemkab Jember dengan instansi-instansi, baik swasta, sektor pendidikan, maupun penyedia layanan jasa untuk bisa menyerap tenaga kerja Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dengan adanya job fair, menurutnya, akan lebih efisien dalam memberikan kesempatan kerja. Sebab, ada ruang dua arah antara pembuka lowongan kerja dengan pencari kerja. “Secara terpadu bisa menekan angka pengangguran di Jember,” ungkap Gus Firjaun seusai membuka job fair 2022.

Terbukanya pasar kerja secara transparan kepada publik, khususnya pencari kerja, juga dinilai menguntungkan. Artinya, adanya akses informasi yang lebih detail mengenai jenis dan posisi kerja bisa memberi kemudahan.

Sebanyak 36 perusahaan yang menjadi peserta job fair. Baik dalam maupun luar negeri. Dari perusahaan-perusahaan tersebut, ada 3.078 lowongan kerja yang dibuka. “Ada pula yang menyediakan formasi khusus untuk disabilitas,” ulasnya.

Banyaknya variasi lowongan kerja diharapkan bisa menjaring lebih banyak lagi angkatan kerja di Jember. Selain itu, dia juga berharap agar pola rekrutmen yang dilakukan perusahaan-perusahaan lebih terbuka. “Mari tingkatkan kualitas pekerja dan perluasan kesempatan kerja,” ajak Gus Firjaun. (sil/c2/dwi)

 

- Advertisement -

KALIWATES, Radar Jember – Angka kemiskinan di Jember berbanding lurus dengan maraknya pengangguran. Untuk menekan itu, Pemkab Jember berupaya untuk memberikan jalan. Salah satunya menjadi fasilitator dalam mengadakan bursa kerja dengan menggandeng perusahaan-perusahaan.

BACA JUGA : Laptop Mahasiswa Diambil Maling Usai Bersihkan Rumah

Pembukaan bursa kerja atau job fair yang digagas oleh Pemkab melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Jember, kemarin (24/11), di Balai Serba Guna (BSG) adalah bentuk strategisnya. Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman menuturkan bahwa hal tersebut adalah komitmen Pemkab Jember dengan instansi-instansi, baik swasta, sektor pendidikan, maupun penyedia layanan jasa untuk bisa menyerap tenaga kerja Jember.

Dengan adanya job fair, menurutnya, akan lebih efisien dalam memberikan kesempatan kerja. Sebab, ada ruang dua arah antara pembuka lowongan kerja dengan pencari kerja. “Secara terpadu bisa menekan angka pengangguran di Jember,” ungkap Gus Firjaun seusai membuka job fair 2022.

Terbukanya pasar kerja secara transparan kepada publik, khususnya pencari kerja, juga dinilai menguntungkan. Artinya, adanya akses informasi yang lebih detail mengenai jenis dan posisi kerja bisa memberi kemudahan.

Sebanyak 36 perusahaan yang menjadi peserta job fair. Baik dalam maupun luar negeri. Dari perusahaan-perusahaan tersebut, ada 3.078 lowongan kerja yang dibuka. “Ada pula yang menyediakan formasi khusus untuk disabilitas,” ulasnya.

Banyaknya variasi lowongan kerja diharapkan bisa menjaring lebih banyak lagi angkatan kerja di Jember. Selain itu, dia juga berharap agar pola rekrutmen yang dilakukan perusahaan-perusahaan lebih terbuka. “Mari tingkatkan kualitas pekerja dan perluasan kesempatan kerja,” ajak Gus Firjaun. (sil/c2/dwi)

 

KALIWATES, Radar Jember – Angka kemiskinan di Jember berbanding lurus dengan maraknya pengangguran. Untuk menekan itu, Pemkab Jember berupaya untuk memberikan jalan. Salah satunya menjadi fasilitator dalam mengadakan bursa kerja dengan menggandeng perusahaan-perusahaan.

BACA JUGA : Laptop Mahasiswa Diambil Maling Usai Bersihkan Rumah

Pembukaan bursa kerja atau job fair yang digagas oleh Pemkab melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Jember, kemarin (24/11), di Balai Serba Guna (BSG) adalah bentuk strategisnya. Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman menuturkan bahwa hal tersebut adalah komitmen Pemkab Jember dengan instansi-instansi, baik swasta, sektor pendidikan, maupun penyedia layanan jasa untuk bisa menyerap tenaga kerja Jember.

Dengan adanya job fair, menurutnya, akan lebih efisien dalam memberikan kesempatan kerja. Sebab, ada ruang dua arah antara pembuka lowongan kerja dengan pencari kerja. “Secara terpadu bisa menekan angka pengangguran di Jember,” ungkap Gus Firjaun seusai membuka job fair 2022.

Terbukanya pasar kerja secara transparan kepada publik, khususnya pencari kerja, juga dinilai menguntungkan. Artinya, adanya akses informasi yang lebih detail mengenai jenis dan posisi kerja bisa memberi kemudahan.

Sebanyak 36 perusahaan yang menjadi peserta job fair. Baik dalam maupun luar negeri. Dari perusahaan-perusahaan tersebut, ada 3.078 lowongan kerja yang dibuka. “Ada pula yang menyediakan formasi khusus untuk disabilitas,” ulasnya.

Banyaknya variasi lowongan kerja diharapkan bisa menjaring lebih banyak lagi angkatan kerja di Jember. Selain itu, dia juga berharap agar pola rekrutmen yang dilakukan perusahaan-perusahaan lebih terbuka. “Mari tingkatkan kualitas pekerja dan perluasan kesempatan kerja,” ajak Gus Firjaun. (sil/c2/dwi)

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca