alexametrics
23.1 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Pemkab Jember Lakukan Apel Pengamanan Larangan Mudik 2021

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemerintah pusat resmi melarang pelaksanaan mudik Lebaran 2021 atau 1442 Hijriah. Dalam mematuhi larangan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melakukan apel kesiapan pengamanan larangan mudik bersama bupati dan wakil bupati Jember, Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kemudian juga diikuti oleh Polres Jember, Kodim 0824 Jember, dan Satpol PP.

Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, Pemkab Jember harus mengikuti kebijakan dari pemerintah pusat mengenai adanya larangan mudik lebaran tahun 2021. Apalagi, beberapa hari ini, Provinsi Jawa Timur termasuk Kabupaten Jember mengalami kenaikan angka penularan Covid-19.

“Makanya kita mengimbau kepada warga, bahwa dengan tidak mudik pun, tidak mengurangi keberkahan serta kesucian Ramadan dan Idul Fitri,” jelasnya usai pelaksanaan apel tersebut, Senin (26/4).

Mobile_AP_Rectangle 2

Hendy melanjutkan, larangan ini bukan hanya sekadar peringatan, namun juga diikuti aksi-aksi pengamanan. Seperti adanya pos pencegatan di batas kabupaten, pengawasan serta pemeriksaan secara ketat.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemerintah pusat resmi melarang pelaksanaan mudik Lebaran 2021 atau 1442 Hijriah. Dalam mematuhi larangan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melakukan apel kesiapan pengamanan larangan mudik bersama bupati dan wakil bupati Jember, Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kemudian juga diikuti oleh Polres Jember, Kodim 0824 Jember, dan Satpol PP.

Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, Pemkab Jember harus mengikuti kebijakan dari pemerintah pusat mengenai adanya larangan mudik lebaran tahun 2021. Apalagi, beberapa hari ini, Provinsi Jawa Timur termasuk Kabupaten Jember mengalami kenaikan angka penularan Covid-19.

“Makanya kita mengimbau kepada warga, bahwa dengan tidak mudik pun, tidak mengurangi keberkahan serta kesucian Ramadan dan Idul Fitri,” jelasnya usai pelaksanaan apel tersebut, Senin (26/4).

Hendy melanjutkan, larangan ini bukan hanya sekadar peringatan, namun juga diikuti aksi-aksi pengamanan. Seperti adanya pos pencegatan di batas kabupaten, pengawasan serta pemeriksaan secara ketat.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemerintah pusat resmi melarang pelaksanaan mudik Lebaran 2021 atau 1442 Hijriah. Dalam mematuhi larangan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melakukan apel kesiapan pengamanan larangan mudik bersama bupati dan wakil bupati Jember, Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kemudian juga diikuti oleh Polres Jember, Kodim 0824 Jember, dan Satpol PP.

Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, Pemkab Jember harus mengikuti kebijakan dari pemerintah pusat mengenai adanya larangan mudik lebaran tahun 2021. Apalagi, beberapa hari ini, Provinsi Jawa Timur termasuk Kabupaten Jember mengalami kenaikan angka penularan Covid-19.

“Makanya kita mengimbau kepada warga, bahwa dengan tidak mudik pun, tidak mengurangi keberkahan serta kesucian Ramadan dan Idul Fitri,” jelasnya usai pelaksanaan apel tersebut, Senin (26/4).

Hendy melanjutkan, larangan ini bukan hanya sekadar peringatan, namun juga diikuti aksi-aksi pengamanan. Seperti adanya pos pencegatan di batas kabupaten, pengawasan serta pemeriksaan secara ketat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/