alexametrics
24.4 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Raperda Sampah dan Lingkungan Masih Mengambang

Baru Akan Dirembuk Bersama Pakar dan Akademisi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sampah menjadi permasalahan yang cukup pelik hingga saat kini. Meski berbagai larangan telah terpampang, tapi belum ada tindakan yang tegas dari pemerintah daerah. Alhasil, banyak orang yang membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai, yang berakibat pada tercemarnya sungai-sungai di Kabupaten Jember.

Sementara itu, jika ditekuni dengan benar, pengelolaan sampah memiliki maksud dan tujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan. Lalu, bagaimana langkah-langkah Pemerintah Jember di bawah kepemimpinan Hendy-Firjaun?

Melalui WhatsApp grup Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember, salah seorang petugas menginfokan bahwa bakal diadakan rapat koordinasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang melingkupi Raperda Sampah, Raperda RT RW, dan Raperda Pasar, kemarin (25/3). Dalam hal ini, raperda terkait dengan penanganan sampah menjadi yang paling menarik. Mengingat Jember belum pernah memiliki dan atau membuat perda terkait dengan sampah itu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sekretaris Daerah (Sekda) Jember Mirfano menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan diskusi terkait perda apa yang bakal dipakai. “Belum ada rancangannya, masih brainstorming. Mau pakai Perda Sampah atau Perda Lingkungan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Eko Heru Sunarso mengungkapkan hal serupa. Menurut dia, pihaknya tidak bisa langsung ujug-ujug membuat peraturan itu. “Perlu membuat kajian-kajian lebih dulu,” papar mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemasdes) Jember tersebut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sampah menjadi permasalahan yang cukup pelik hingga saat kini. Meski berbagai larangan telah terpampang, tapi belum ada tindakan yang tegas dari pemerintah daerah. Alhasil, banyak orang yang membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai, yang berakibat pada tercemarnya sungai-sungai di Kabupaten Jember.

Sementara itu, jika ditekuni dengan benar, pengelolaan sampah memiliki maksud dan tujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan. Lalu, bagaimana langkah-langkah Pemerintah Jember di bawah kepemimpinan Hendy-Firjaun?

Melalui WhatsApp grup Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember, salah seorang petugas menginfokan bahwa bakal diadakan rapat koordinasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang melingkupi Raperda Sampah, Raperda RT RW, dan Raperda Pasar, kemarin (25/3). Dalam hal ini, raperda terkait dengan penanganan sampah menjadi yang paling menarik. Mengingat Jember belum pernah memiliki dan atau membuat perda terkait dengan sampah itu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jember Mirfano menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan diskusi terkait perda apa yang bakal dipakai. “Belum ada rancangannya, masih brainstorming. Mau pakai Perda Sampah atau Perda Lingkungan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Eko Heru Sunarso mengungkapkan hal serupa. Menurut dia, pihaknya tidak bisa langsung ujug-ujug membuat peraturan itu. “Perlu membuat kajian-kajian lebih dulu,” papar mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemasdes) Jember tersebut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sampah menjadi permasalahan yang cukup pelik hingga saat kini. Meski berbagai larangan telah terpampang, tapi belum ada tindakan yang tegas dari pemerintah daerah. Alhasil, banyak orang yang membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai, yang berakibat pada tercemarnya sungai-sungai di Kabupaten Jember.

Sementara itu, jika ditekuni dengan benar, pengelolaan sampah memiliki maksud dan tujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan. Lalu, bagaimana langkah-langkah Pemerintah Jember di bawah kepemimpinan Hendy-Firjaun?

Melalui WhatsApp grup Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember, salah seorang petugas menginfokan bahwa bakal diadakan rapat koordinasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang melingkupi Raperda Sampah, Raperda RT RW, dan Raperda Pasar, kemarin (25/3). Dalam hal ini, raperda terkait dengan penanganan sampah menjadi yang paling menarik. Mengingat Jember belum pernah memiliki dan atau membuat perda terkait dengan sampah itu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jember Mirfano menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan diskusi terkait perda apa yang bakal dipakai. “Belum ada rancangannya, masih brainstorming. Mau pakai Perda Sampah atau Perda Lingkungan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Eko Heru Sunarso mengungkapkan hal serupa. Menurut dia, pihaknya tidak bisa langsung ujug-ujug membuat peraturan itu. “Perlu membuat kajian-kajian lebih dulu,” papar mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemasdes) Jember tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/