alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Begini Ruang Isoter Kecamatan

Mobile_AP_Rectangle 1

Jika ada yang positif Covid-19 dengan gejala ringan atau OTG, isoter desa bisa dimanfaatkan. Menurut dia, itu lebih baik. Dengan begitu, kepala desa, RT, dan RW bisa lebih optimal dalam melaksanakan isoter.

Untuk kelayakan, dia mengharuskan tempat tidur sudah siap, ada kamar mandi, ada kesiapan tabung oksigen. “Di Mumbulsari ini cukup bagus. Kami cek dan minta ke camat maupun kades untuk membenahi dan menambah tempat tidur,” imbuh La Ode. Sebab, tidak ada yang tahu peningkatan di kemudian hari seperti apa. Karena itu, butuh lebih banyak untuk mengantisipasi.

Selain itu, terkait dengan pelaksanaan tracing, dia mengharapkan tiga pilar bisa bekerja dengan baik. Para babinsa dan bhabinkamtibmas harus melaksanakan tracing 1:15. Artinya, jika ada satu yang positif, harus melaksanakan tracing ke 15 orang. Baik di lingkungan rumah, keluarga, teman dekat, atau teman kantor. “Harapannya, dengan pelaksanaan tracing yang optimal tersebut, kita akan mendapatkan data fakta yang tepat dan dimasukkan ke aplikasi Si Lacak,” pungkasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Reporter : Isnein Purnomo

Fotografer : Isnein Purnomo

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

Jika ada yang positif Covid-19 dengan gejala ringan atau OTG, isoter desa bisa dimanfaatkan. Menurut dia, itu lebih baik. Dengan begitu, kepala desa, RT, dan RW bisa lebih optimal dalam melaksanakan isoter.

Untuk kelayakan, dia mengharuskan tempat tidur sudah siap, ada kamar mandi, ada kesiapan tabung oksigen. “Di Mumbulsari ini cukup bagus. Kami cek dan minta ke camat maupun kades untuk membenahi dan menambah tempat tidur,” imbuh La Ode. Sebab, tidak ada yang tahu peningkatan di kemudian hari seperti apa. Karena itu, butuh lebih banyak untuk mengantisipasi.

Selain itu, terkait dengan pelaksanaan tracing, dia mengharapkan tiga pilar bisa bekerja dengan baik. Para babinsa dan bhabinkamtibmas harus melaksanakan tracing 1:15. Artinya, jika ada satu yang positif, harus melaksanakan tracing ke 15 orang. Baik di lingkungan rumah, keluarga, teman dekat, atau teman kantor. “Harapannya, dengan pelaksanaan tracing yang optimal tersebut, kita akan mendapatkan data fakta yang tepat dan dimasukkan ke aplikasi Si Lacak,” pungkasnya.

Reporter : Isnein Purnomo

Fotografer : Isnein Purnomo

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti

Jika ada yang positif Covid-19 dengan gejala ringan atau OTG, isoter desa bisa dimanfaatkan. Menurut dia, itu lebih baik. Dengan begitu, kepala desa, RT, dan RW bisa lebih optimal dalam melaksanakan isoter.

Untuk kelayakan, dia mengharuskan tempat tidur sudah siap, ada kamar mandi, ada kesiapan tabung oksigen. “Di Mumbulsari ini cukup bagus. Kami cek dan minta ke camat maupun kades untuk membenahi dan menambah tempat tidur,” imbuh La Ode. Sebab, tidak ada yang tahu peningkatan di kemudian hari seperti apa. Karena itu, butuh lebih banyak untuk mengantisipasi.

Selain itu, terkait dengan pelaksanaan tracing, dia mengharapkan tiga pilar bisa bekerja dengan baik. Para babinsa dan bhabinkamtibmas harus melaksanakan tracing 1:15. Artinya, jika ada satu yang positif, harus melaksanakan tracing ke 15 orang. Baik di lingkungan rumah, keluarga, teman dekat, atau teman kantor. “Harapannya, dengan pelaksanaan tracing yang optimal tersebut, kita akan mendapatkan data fakta yang tepat dan dimasukkan ke aplikasi Si Lacak,” pungkasnya.

Reporter : Isnein Purnomo

Fotografer : Isnein Purnomo

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/