alexametrics
24.4 C
Jember
Sunday, 3 July 2022

Begini Ruang Isoter Kecamatan

Mobile_AP_Rectangle 1

MUMBULSARI, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya menekan kasus Covid-19. Termasuk dalam hal mengurangi angka kematian. Salah satunya dengan membuat fasilitas isolasi terpusat di beberapa titik, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun desa.

Guna memaksimalkan hal itu, mewakili Bupati Jember Hendy Siswanto, Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin dan Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin SIK MH meninjau beberapa titik. Di antaranya Kecamatan Mumbulsari, Tempurejo, Jenggawah, dan Kecamatan Ambulu.

Dalam hal tersebut, pihaknya sudah menyiapkan kurang lebih 781 tempat tidur di Kabupaten Jember. Jadi, jika ada warga yang terpapar, bisa langsung menjalani perawatan di fasilitas isoter. “Kami melihat langsung bagaimana kesiapan pelaksanaan isoter itu,” ujar La Ode.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pihaknya berharap tak ada lagi masyarakat yang isoman dan bisa masuk ke fasilitas isoter. Jika ada yang bergejala sedang dan berat, langsung ke rumah sakit. Tujuannya agar penanganan Covid-19 bisa terlaksana dengan baik dan menurunkan angka kematian akibat korona.

Untuk di beberapa desa, dia menyatakan bahwa pihaknya selalu mengimbau masyarakat agar menjaga prokes. “Apabila dia OTG atau gejala ringan, bisa langsung ke isolasi terpusat di kecamatan,” paparnya. Nantinya, langsung dicek oleh pihak puskesmas, kecamatan, beserta perangkat desa masing-masing. Termasuk perkembangan fasilitas isoman.

Contohnya di Mumbulsari. Di tiap desa, lanjutnya, ada dua tempat tidur. Sehingga dalam tujuh desa ada 14 tempat tidur. “Ini juga bagus. Ke depan mungkin setiap desa bisa menyediakan 10 tempat tidur sesuai arahan Bupati Jember,” tegasnya.

- Advertisement -

MUMBULSARI, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya menekan kasus Covid-19. Termasuk dalam hal mengurangi angka kematian. Salah satunya dengan membuat fasilitas isolasi terpusat di beberapa titik, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun desa.

Guna memaksimalkan hal itu, mewakili Bupati Jember Hendy Siswanto, Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin dan Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin SIK MH meninjau beberapa titik. Di antaranya Kecamatan Mumbulsari, Tempurejo, Jenggawah, dan Kecamatan Ambulu.

Dalam hal tersebut, pihaknya sudah menyiapkan kurang lebih 781 tempat tidur di Kabupaten Jember. Jadi, jika ada warga yang terpapar, bisa langsung menjalani perawatan di fasilitas isoter. “Kami melihat langsung bagaimana kesiapan pelaksanaan isoter itu,” ujar La Ode.

Pihaknya berharap tak ada lagi masyarakat yang isoman dan bisa masuk ke fasilitas isoter. Jika ada yang bergejala sedang dan berat, langsung ke rumah sakit. Tujuannya agar penanganan Covid-19 bisa terlaksana dengan baik dan menurunkan angka kematian akibat korona.

Untuk di beberapa desa, dia menyatakan bahwa pihaknya selalu mengimbau masyarakat agar menjaga prokes. “Apabila dia OTG atau gejala ringan, bisa langsung ke isolasi terpusat di kecamatan,” paparnya. Nantinya, langsung dicek oleh pihak puskesmas, kecamatan, beserta perangkat desa masing-masing. Termasuk perkembangan fasilitas isoman.

Contohnya di Mumbulsari. Di tiap desa, lanjutnya, ada dua tempat tidur. Sehingga dalam tujuh desa ada 14 tempat tidur. “Ini juga bagus. Ke depan mungkin setiap desa bisa menyediakan 10 tempat tidur sesuai arahan Bupati Jember,” tegasnya.

MUMBULSARI, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya menekan kasus Covid-19. Termasuk dalam hal mengurangi angka kematian. Salah satunya dengan membuat fasilitas isolasi terpusat di beberapa titik, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun desa.

Guna memaksimalkan hal itu, mewakili Bupati Jember Hendy Siswanto, Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin dan Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin SIK MH meninjau beberapa titik. Di antaranya Kecamatan Mumbulsari, Tempurejo, Jenggawah, dan Kecamatan Ambulu.

Dalam hal tersebut, pihaknya sudah menyiapkan kurang lebih 781 tempat tidur di Kabupaten Jember. Jadi, jika ada warga yang terpapar, bisa langsung menjalani perawatan di fasilitas isoter. “Kami melihat langsung bagaimana kesiapan pelaksanaan isoter itu,” ujar La Ode.

Pihaknya berharap tak ada lagi masyarakat yang isoman dan bisa masuk ke fasilitas isoter. Jika ada yang bergejala sedang dan berat, langsung ke rumah sakit. Tujuannya agar penanganan Covid-19 bisa terlaksana dengan baik dan menurunkan angka kematian akibat korona.

Untuk di beberapa desa, dia menyatakan bahwa pihaknya selalu mengimbau masyarakat agar menjaga prokes. “Apabila dia OTG atau gejala ringan, bisa langsung ke isolasi terpusat di kecamatan,” paparnya. Nantinya, langsung dicek oleh pihak puskesmas, kecamatan, beserta perangkat desa masing-masing. Termasuk perkembangan fasilitas isoman.

Contohnya di Mumbulsari. Di tiap desa, lanjutnya, ada dua tempat tidur. Sehingga dalam tujuh desa ada 14 tempat tidur. “Ini juga bagus. Ke depan mungkin setiap desa bisa menyediakan 10 tempat tidur sesuai arahan Bupati Jember,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/