alexametrics
24.8 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Jabatan Dirut PDP Kahyangan Diperpanjang

Pelantikan Plt Tak Lagi Dianggap

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pelantikan Arif Wicaksono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perusahaan Daerah Perkebunan (Dirut PDP) Kahyangan sekitar dua pekan lalu menjadi sia-sia. Bagaimana tidak, perusahaan dengan ribuan tenaga kerja itu kembali dipimpin oleh Hariyanto.

Jabatan Hariyanto diperpanjang melalui surat keputusan bupati tertanggal 23 Februari 2021. Surat yang diteken Plh Bupati Jember Hadi Sulistyo tersebut secara detail menuangkan dasar-dasar perpanjangan Hariyanto. Mulai dari peraturan perundang-undangan, peraturan pemerintah, dan peraturan menteri yang berkaitan dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Tak hanya itu, dalam uraian surat keputusan tersebut, Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2012 tentang PDP Kahyangan juga dicantumkan. Bahkan, Perbup Nomor 15 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengangkatan Direksi PDP Kahyangan juga menjadi salah satu dasar perpanjangan jabatan Hariyanto.

Mobile_AP_Rectangle 2

Melalui berbagai pertimbangan tersebut, adanya SK Plt Dirut PDP Kahyangan yang pernah diberikan kepada Arif Wicaksono sama sekali tak dianggap. Artinya, SK yang diterbitkan sebelum Hadi menjabat Plh bupati benar-benar muspro alias sia-sia karena dinilai cacat prosedur dan tidak sesuai dengan peraturan yang ada. Termasuk, tidak sesuai dengan perbup mengenai tata cara pengangkatan direksi.

Dalam suratnya, Hadi menyebut, surat keputusan perpanjangan direktur utama PDP Kahyangan juga memperhatikan surat Dewan Pengawas PDP Kahyangan tertanggal 29 Januari 2021 tentang usulan perpanjangan direksi. Selain itu, juga memperhatikan surat karyawan PDP Kahyangan tertanggal 19 Februari yang mendesak dilakukannya perpanjangan direksi karena jabatan direksi kosong per 1 Februari lalu.

Plh Bupati Hadi pun memutuskan perpanjangan jabatan Hariyanto sebagai Direktur Utama PDP Kahyangan. Dalam surat tersebut, Hariyanto diharuskan menjalankan tugas secara terbatas. “Menjalankan kegiatan operasional perusahaan, menyelesaikan laporan pengurusan tugas akhir masa jabatan, termasuk laporan keuangan yang telah diaudit oleh kantor akuntan publik,” demikian sepenggal kalimat dalam surat Plh Bupati Hadi.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pelantikan Arif Wicaksono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perusahaan Daerah Perkebunan (Dirut PDP) Kahyangan sekitar dua pekan lalu menjadi sia-sia. Bagaimana tidak, perusahaan dengan ribuan tenaga kerja itu kembali dipimpin oleh Hariyanto.

Jabatan Hariyanto diperpanjang melalui surat keputusan bupati tertanggal 23 Februari 2021. Surat yang diteken Plh Bupati Jember Hadi Sulistyo tersebut secara detail menuangkan dasar-dasar perpanjangan Hariyanto. Mulai dari peraturan perundang-undangan, peraturan pemerintah, dan peraturan menteri yang berkaitan dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Tak hanya itu, dalam uraian surat keputusan tersebut, Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2012 tentang PDP Kahyangan juga dicantumkan. Bahkan, Perbup Nomor 15 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengangkatan Direksi PDP Kahyangan juga menjadi salah satu dasar perpanjangan jabatan Hariyanto.

Melalui berbagai pertimbangan tersebut, adanya SK Plt Dirut PDP Kahyangan yang pernah diberikan kepada Arif Wicaksono sama sekali tak dianggap. Artinya, SK yang diterbitkan sebelum Hadi menjabat Plh bupati benar-benar muspro alias sia-sia karena dinilai cacat prosedur dan tidak sesuai dengan peraturan yang ada. Termasuk, tidak sesuai dengan perbup mengenai tata cara pengangkatan direksi.

Dalam suratnya, Hadi menyebut, surat keputusan perpanjangan direktur utama PDP Kahyangan juga memperhatikan surat Dewan Pengawas PDP Kahyangan tertanggal 29 Januari 2021 tentang usulan perpanjangan direksi. Selain itu, juga memperhatikan surat karyawan PDP Kahyangan tertanggal 19 Februari yang mendesak dilakukannya perpanjangan direksi karena jabatan direksi kosong per 1 Februari lalu.

Plh Bupati Hadi pun memutuskan perpanjangan jabatan Hariyanto sebagai Direktur Utama PDP Kahyangan. Dalam surat tersebut, Hariyanto diharuskan menjalankan tugas secara terbatas. “Menjalankan kegiatan operasional perusahaan, menyelesaikan laporan pengurusan tugas akhir masa jabatan, termasuk laporan keuangan yang telah diaudit oleh kantor akuntan publik,” demikian sepenggal kalimat dalam surat Plh Bupati Hadi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pelantikan Arif Wicaksono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perusahaan Daerah Perkebunan (Dirut PDP) Kahyangan sekitar dua pekan lalu menjadi sia-sia. Bagaimana tidak, perusahaan dengan ribuan tenaga kerja itu kembali dipimpin oleh Hariyanto.

Jabatan Hariyanto diperpanjang melalui surat keputusan bupati tertanggal 23 Februari 2021. Surat yang diteken Plh Bupati Jember Hadi Sulistyo tersebut secara detail menuangkan dasar-dasar perpanjangan Hariyanto. Mulai dari peraturan perundang-undangan, peraturan pemerintah, dan peraturan menteri yang berkaitan dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Tak hanya itu, dalam uraian surat keputusan tersebut, Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2012 tentang PDP Kahyangan juga dicantumkan. Bahkan, Perbup Nomor 15 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengangkatan Direksi PDP Kahyangan juga menjadi salah satu dasar perpanjangan jabatan Hariyanto.

Melalui berbagai pertimbangan tersebut, adanya SK Plt Dirut PDP Kahyangan yang pernah diberikan kepada Arif Wicaksono sama sekali tak dianggap. Artinya, SK yang diterbitkan sebelum Hadi menjabat Plh bupati benar-benar muspro alias sia-sia karena dinilai cacat prosedur dan tidak sesuai dengan peraturan yang ada. Termasuk, tidak sesuai dengan perbup mengenai tata cara pengangkatan direksi.

Dalam suratnya, Hadi menyebut, surat keputusan perpanjangan direktur utama PDP Kahyangan juga memperhatikan surat Dewan Pengawas PDP Kahyangan tertanggal 29 Januari 2021 tentang usulan perpanjangan direksi. Selain itu, juga memperhatikan surat karyawan PDP Kahyangan tertanggal 19 Februari yang mendesak dilakukannya perpanjangan direksi karena jabatan direksi kosong per 1 Februari lalu.

Plh Bupati Hadi pun memutuskan perpanjangan jabatan Hariyanto sebagai Direktur Utama PDP Kahyangan. Dalam surat tersebut, Hariyanto diharuskan menjalankan tugas secara terbatas. “Menjalankan kegiatan operasional perusahaan, menyelesaikan laporan pengurusan tugas akhir masa jabatan, termasuk laporan keuangan yang telah diaudit oleh kantor akuntan publik,” demikian sepenggal kalimat dalam surat Plh Bupati Hadi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/