23.7 C
Jember
Saturday, 4 February 2023

Bupati Dorong Instansi Beri Perlindungan Ketenagakerjaan

Mobile_AP_Rectangle 1

KEBONSARI, Radar Jember – Penghargaan jaminan sosial ketenagakerjaan, yaitu Paritrana Award 2022, yang diberikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kepada Bupati Jember Hendy Siswanto pada bulan Oktober lalu, membuat Pemkab Jember terus memberikan pelayanan yang terbaik untuk melindungi warganya lewat BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek. Bupati Hendy terus mendorong seluruh instansi melindungi tenaga kerjanya di BPJamsostek.

BACA JUGA : Perampok Satroni Toko Emas di Jantung Kota Jember, Logam Mulia 2 Kg Amblas

Hal tersebut dilontarkan oleh Bupati Hendy saat menghadiri kegiatan ramah-tamah bersama Pemkab Jember, perbankan, hingga PT Pos Indonesia, kemarin (23/11), di Kantor BPJamsostek. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Hendy juga memberikan santunan Jaminan Kematian (JKM) secara simbolis kepada tujuh penerima. Di antaranya empat ahli waris RT/RW dan tiga ahli waris KUR Bank Mandiri. Masing-masing memperoleh santunan sebesar Rp 42 juta.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bupati Hendy mengatakan, keberadaan BPJamsostek sangat penting. Sebab, jaminan tersebut tidak hanya bermanfaat bagi individu peserta, namun juga keluarganya. “Pada tahun 2023 mendatang, kami akan konsen agar keikutsertaan para mitra instansi lain dapat ditingkatkan, mengingat pentingnya manfaat dari BPJamsostek,” terangnya.

Hendy juga siap untuk membantu dan mendukung program dari BPJamsostek. Bupati berharap, baik masyarakat Jember, para instansi, maupun stakeholder, aktif menjadi peserta jaminan ketenagakerjaan dari pemerintah tersebut.

- Advertisement -

KEBONSARI, Radar Jember – Penghargaan jaminan sosial ketenagakerjaan, yaitu Paritrana Award 2022, yang diberikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kepada Bupati Jember Hendy Siswanto pada bulan Oktober lalu, membuat Pemkab Jember terus memberikan pelayanan yang terbaik untuk melindungi warganya lewat BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek. Bupati Hendy terus mendorong seluruh instansi melindungi tenaga kerjanya di BPJamsostek.

BACA JUGA : Perampok Satroni Toko Emas di Jantung Kota Jember, Logam Mulia 2 Kg Amblas

Hal tersebut dilontarkan oleh Bupati Hendy saat menghadiri kegiatan ramah-tamah bersama Pemkab Jember, perbankan, hingga PT Pos Indonesia, kemarin (23/11), di Kantor BPJamsostek. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Hendy juga memberikan santunan Jaminan Kematian (JKM) secara simbolis kepada tujuh penerima. Di antaranya empat ahli waris RT/RW dan tiga ahli waris KUR Bank Mandiri. Masing-masing memperoleh santunan sebesar Rp 42 juta.

Bupati Hendy mengatakan, keberadaan BPJamsostek sangat penting. Sebab, jaminan tersebut tidak hanya bermanfaat bagi individu peserta, namun juga keluarganya. “Pada tahun 2023 mendatang, kami akan konsen agar keikutsertaan para mitra instansi lain dapat ditingkatkan, mengingat pentingnya manfaat dari BPJamsostek,” terangnya.

Hendy juga siap untuk membantu dan mendukung program dari BPJamsostek. Bupati berharap, baik masyarakat Jember, para instansi, maupun stakeholder, aktif menjadi peserta jaminan ketenagakerjaan dari pemerintah tersebut.

KEBONSARI, Radar Jember – Penghargaan jaminan sosial ketenagakerjaan, yaitu Paritrana Award 2022, yang diberikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kepada Bupati Jember Hendy Siswanto pada bulan Oktober lalu, membuat Pemkab Jember terus memberikan pelayanan yang terbaik untuk melindungi warganya lewat BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek. Bupati Hendy terus mendorong seluruh instansi melindungi tenaga kerjanya di BPJamsostek.

BACA JUGA : Perampok Satroni Toko Emas di Jantung Kota Jember, Logam Mulia 2 Kg Amblas

Hal tersebut dilontarkan oleh Bupati Hendy saat menghadiri kegiatan ramah-tamah bersama Pemkab Jember, perbankan, hingga PT Pos Indonesia, kemarin (23/11), di Kantor BPJamsostek. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Hendy juga memberikan santunan Jaminan Kematian (JKM) secara simbolis kepada tujuh penerima. Di antaranya empat ahli waris RT/RW dan tiga ahli waris KUR Bank Mandiri. Masing-masing memperoleh santunan sebesar Rp 42 juta.

Bupati Hendy mengatakan, keberadaan BPJamsostek sangat penting. Sebab, jaminan tersebut tidak hanya bermanfaat bagi individu peserta, namun juga keluarganya. “Pada tahun 2023 mendatang, kami akan konsen agar keikutsertaan para mitra instansi lain dapat ditingkatkan, mengingat pentingnya manfaat dari BPJamsostek,” terangnya.

Hendy juga siap untuk membantu dan mendukung program dari BPJamsostek. Bupati berharap, baik masyarakat Jember, para instansi, maupun stakeholder, aktif menjadi peserta jaminan ketenagakerjaan dari pemerintah tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca