alexametrics
22.4 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Kerja Tidak Beres, Blacklist Selamanya!

Demi Suksesnya Proyek Venue Porprov Jatim VII

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Sidak yang sempat dilakukan DPRD Jember terhadap sejumlah venue Porprov Jatim VII rupanya masih berlanjut. Pascasidak itu, kemarin, DPRD memanggil semua rekanan yang menggarap proyek pekerjaan agar seluruh venue selesai tepat waktu.

BACA JUGA : Warga Kesal Hadang Rombongan Knalpot Brong

Terlebih, untuk venue lintasan atletik di JSG, ketika disidak pekan lalu, progresnya baru 17 persen. Muncul kekhawatiran, mengingat lokasi itu nantinya akan menjadi lokasi grand opening Porprov. “Jadwal Porprov tidak akan mundur. Sampai lintasan atletik ini nanti tidak selesai ketika akan dilakukan opening, akan membuat malu untuk Jember selaku tuan rumah,” geram Hamim, anggota Komisi A DPRD Jember, ketika RDP di gedung parlemen, kemarin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hamim menilai, Dinas Cipta Karya Jember harus intens melakukan pengawasan terhadap kerja rekanan. Lebih-lebih pada lintasan atletik di JSG. Sebab, apabila hasilnya tidak maksimal, atau paling parah belum selesai, hal itu dinilai sama halnya dengan mencoreng wajah Jember di mata ratusan atlet dari berbagai daerah. “Ketika kami turun saat sidak itu, memang hasilnya baru sekian persen. Padahal waktu mepet. Jadi, wajar ada kekhawatiran itu kemudian muncul,” gerutu Sunardi, anggota Komisi A DPRD Jember.

Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni mendesak Dinas Cipta Karya memberikan sanksi kepada rekanan jika tidak mampu menyelesaikan proyek venue Porprov sebagaimana kontrak. “Karena ini beda dengan pekerjaan lainnya. Kalau pekerjaan lain, mungkin ada perpanjangan. Tetapi, kalau Porprov event yang dilaksanakan secara kontinu, punya masyarakat Jawa Timur, dan itu tanggalnya sudah disepakati,”  bebernya.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Sidak yang sempat dilakukan DPRD Jember terhadap sejumlah venue Porprov Jatim VII rupanya masih berlanjut. Pascasidak itu, kemarin, DPRD memanggil semua rekanan yang menggarap proyek pekerjaan agar seluruh venue selesai tepat waktu.

BACA JUGA : Warga Kesal Hadang Rombongan Knalpot Brong

Terlebih, untuk venue lintasan atletik di JSG, ketika disidak pekan lalu, progresnya baru 17 persen. Muncul kekhawatiran, mengingat lokasi itu nantinya akan menjadi lokasi grand opening Porprov. “Jadwal Porprov tidak akan mundur. Sampai lintasan atletik ini nanti tidak selesai ketika akan dilakukan opening, akan membuat malu untuk Jember selaku tuan rumah,” geram Hamim, anggota Komisi A DPRD Jember, ketika RDP di gedung parlemen, kemarin.

Hamim menilai, Dinas Cipta Karya Jember harus intens melakukan pengawasan terhadap kerja rekanan. Lebih-lebih pada lintasan atletik di JSG. Sebab, apabila hasilnya tidak maksimal, atau paling parah belum selesai, hal itu dinilai sama halnya dengan mencoreng wajah Jember di mata ratusan atlet dari berbagai daerah. “Ketika kami turun saat sidak itu, memang hasilnya baru sekian persen. Padahal waktu mepet. Jadi, wajar ada kekhawatiran itu kemudian muncul,” gerutu Sunardi, anggota Komisi A DPRD Jember.

Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni mendesak Dinas Cipta Karya memberikan sanksi kepada rekanan jika tidak mampu menyelesaikan proyek venue Porprov sebagaimana kontrak. “Karena ini beda dengan pekerjaan lainnya. Kalau pekerjaan lain, mungkin ada perpanjangan. Tetapi, kalau Porprov event yang dilaksanakan secara kontinu, punya masyarakat Jawa Timur, dan itu tanggalnya sudah disepakati,”  bebernya.

SUMBERSARI, Radar Jember – Sidak yang sempat dilakukan DPRD Jember terhadap sejumlah venue Porprov Jatim VII rupanya masih berlanjut. Pascasidak itu, kemarin, DPRD memanggil semua rekanan yang menggarap proyek pekerjaan agar seluruh venue selesai tepat waktu.

BACA JUGA : Warga Kesal Hadang Rombongan Knalpot Brong

Terlebih, untuk venue lintasan atletik di JSG, ketika disidak pekan lalu, progresnya baru 17 persen. Muncul kekhawatiran, mengingat lokasi itu nantinya akan menjadi lokasi grand opening Porprov. “Jadwal Porprov tidak akan mundur. Sampai lintasan atletik ini nanti tidak selesai ketika akan dilakukan opening, akan membuat malu untuk Jember selaku tuan rumah,” geram Hamim, anggota Komisi A DPRD Jember, ketika RDP di gedung parlemen, kemarin.

Hamim menilai, Dinas Cipta Karya Jember harus intens melakukan pengawasan terhadap kerja rekanan. Lebih-lebih pada lintasan atletik di JSG. Sebab, apabila hasilnya tidak maksimal, atau paling parah belum selesai, hal itu dinilai sama halnya dengan mencoreng wajah Jember di mata ratusan atlet dari berbagai daerah. “Ketika kami turun saat sidak itu, memang hasilnya baru sekian persen. Padahal waktu mepet. Jadi, wajar ada kekhawatiran itu kemudian muncul,” gerutu Sunardi, anggota Komisi A DPRD Jember.

Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni mendesak Dinas Cipta Karya memberikan sanksi kepada rekanan jika tidak mampu menyelesaikan proyek venue Porprov sebagaimana kontrak. “Karena ini beda dengan pekerjaan lainnya. Kalau pekerjaan lain, mungkin ada perpanjangan. Tetapi, kalau Porprov event yang dilaksanakan secara kontinu, punya masyarakat Jawa Timur, dan itu tanggalnya sudah disepakati,”  bebernya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/