alexametrics
24.6 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Rencana Perbaikan Masih Abu-Abu

Mobile_AP_Rectangle 1

 JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hingga kini, pemerintah belum punya perencanaan matang soal perbaikan venue Porprov yang anggarannya telah digedok Rp 5 miliar. Ini bisa dilihat dari perubahan status mes Persid yang awalnya masuk dalam daftar perbaikan venue, tapi akhirnya dikeluarkan. Di sisi lain, perincian kebutuhan anggaran juga belum siap. Sebab, pemerintah baru akan melakukan survei yang rencananya dilakukan pekan ini.

Kepala Bidang Jasa Konstruksi Penataan Bangunan Perumahan dan Pengembangan Kawasan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Jember Adrian S Sapnadi mengatakan, pihaknya telah diberi mandat untuk melangsungkan perbaikan sarana dan prasarana olahraga. Nantinya, venue itu bakal digunakan untuk Porprov 2022 mendatang.

Menurut dia, setidaknya ada beberapa venue yang bakal diperbaiki dengan menggunakan anggaran sebesar Rp 5 miliar. Di antaranya adalah Jember Sport Garden (JSG), Stadion Notohadinegoro, kolam renang Kebon Agung, GOR Kaliwates, Lapangan Tenis Kaliwates, dan GOR Argopuro.

Mobile_AP_Rectangle 2

Rabu (19/5), Jawa Pos Radar Jember mendatangi Kantor DPU Cipta Karya Jember di Jalan Srikoyo, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang. Kala itu, Adrian menjelaskan, salah satu bangunan yang juga masuk dalam perencanaan adalah mes Persid. “Mungkin, akan digunakan untuk tempat penginapan para atlet juga,” jelasnya.

Ditanya terkait perincian rencana pembangunan per venue, dia menuturkan, hingga hari itu pihaknya masih belum tahu. “Kami belum bertemu dengan Dispora. Jadi, belum bisa menerangkan apa-apa yang diperbaiki dan dianggarkan berapa. Insyaallah minggu ini bakal ketemu dan membahas terkait dengan perbaikan venue,” lanjutnya.

Jawa Pos Radar Jember kembali menghubungi Adrian, Jumat (22/5). Dia mengaku, pihaknya sudah menetapkan beberapa venue yang bakal diperbaiki sama dengan yang disebutkan sebelumnya. Hanya, mes Persid yang awalnya masuk dalam daftar perbaikan, kini sudah tidak lagi. “Mes Persid tidak masuk dalam pertimbangan karena bukan venue,” terangnya.

Meski begitu, tidak tertutup kemungkinan jika di kemudian hari bakal digunakan, bergantung survei yang bakal dilakukan Minggu depan. Bagaimana dengan perincian anggaran per venue? Dia menyatakan, masih belum bisa menjelaskan. “Rencananya, bersama pihak Dispora, kami bakal melakukan survei pekan depan (pekan ini, Red),” terangnya.

- Advertisement -

 JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hingga kini, pemerintah belum punya perencanaan matang soal perbaikan venue Porprov yang anggarannya telah digedok Rp 5 miliar. Ini bisa dilihat dari perubahan status mes Persid yang awalnya masuk dalam daftar perbaikan venue, tapi akhirnya dikeluarkan. Di sisi lain, perincian kebutuhan anggaran juga belum siap. Sebab, pemerintah baru akan melakukan survei yang rencananya dilakukan pekan ini.

Kepala Bidang Jasa Konstruksi Penataan Bangunan Perumahan dan Pengembangan Kawasan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Jember Adrian S Sapnadi mengatakan, pihaknya telah diberi mandat untuk melangsungkan perbaikan sarana dan prasarana olahraga. Nantinya, venue itu bakal digunakan untuk Porprov 2022 mendatang.

Menurut dia, setidaknya ada beberapa venue yang bakal diperbaiki dengan menggunakan anggaran sebesar Rp 5 miliar. Di antaranya adalah Jember Sport Garden (JSG), Stadion Notohadinegoro, kolam renang Kebon Agung, GOR Kaliwates, Lapangan Tenis Kaliwates, dan GOR Argopuro.

Rabu (19/5), Jawa Pos Radar Jember mendatangi Kantor DPU Cipta Karya Jember di Jalan Srikoyo, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang. Kala itu, Adrian menjelaskan, salah satu bangunan yang juga masuk dalam perencanaan adalah mes Persid. “Mungkin, akan digunakan untuk tempat penginapan para atlet juga,” jelasnya.

Ditanya terkait perincian rencana pembangunan per venue, dia menuturkan, hingga hari itu pihaknya masih belum tahu. “Kami belum bertemu dengan Dispora. Jadi, belum bisa menerangkan apa-apa yang diperbaiki dan dianggarkan berapa. Insyaallah minggu ini bakal ketemu dan membahas terkait dengan perbaikan venue,” lanjutnya.

Jawa Pos Radar Jember kembali menghubungi Adrian, Jumat (22/5). Dia mengaku, pihaknya sudah menetapkan beberapa venue yang bakal diperbaiki sama dengan yang disebutkan sebelumnya. Hanya, mes Persid yang awalnya masuk dalam daftar perbaikan, kini sudah tidak lagi. “Mes Persid tidak masuk dalam pertimbangan karena bukan venue,” terangnya.

Meski begitu, tidak tertutup kemungkinan jika di kemudian hari bakal digunakan, bergantung survei yang bakal dilakukan Minggu depan. Bagaimana dengan perincian anggaran per venue? Dia menyatakan, masih belum bisa menjelaskan. “Rencananya, bersama pihak Dispora, kami bakal melakukan survei pekan depan (pekan ini, Red),” terangnya.

 JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hingga kini, pemerintah belum punya perencanaan matang soal perbaikan venue Porprov yang anggarannya telah digedok Rp 5 miliar. Ini bisa dilihat dari perubahan status mes Persid yang awalnya masuk dalam daftar perbaikan venue, tapi akhirnya dikeluarkan. Di sisi lain, perincian kebutuhan anggaran juga belum siap. Sebab, pemerintah baru akan melakukan survei yang rencananya dilakukan pekan ini.

Kepala Bidang Jasa Konstruksi Penataan Bangunan Perumahan dan Pengembangan Kawasan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Jember Adrian S Sapnadi mengatakan, pihaknya telah diberi mandat untuk melangsungkan perbaikan sarana dan prasarana olahraga. Nantinya, venue itu bakal digunakan untuk Porprov 2022 mendatang.

Menurut dia, setidaknya ada beberapa venue yang bakal diperbaiki dengan menggunakan anggaran sebesar Rp 5 miliar. Di antaranya adalah Jember Sport Garden (JSG), Stadion Notohadinegoro, kolam renang Kebon Agung, GOR Kaliwates, Lapangan Tenis Kaliwates, dan GOR Argopuro.

Rabu (19/5), Jawa Pos Radar Jember mendatangi Kantor DPU Cipta Karya Jember di Jalan Srikoyo, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang. Kala itu, Adrian menjelaskan, salah satu bangunan yang juga masuk dalam perencanaan adalah mes Persid. “Mungkin, akan digunakan untuk tempat penginapan para atlet juga,” jelasnya.

Ditanya terkait perincian rencana pembangunan per venue, dia menuturkan, hingga hari itu pihaknya masih belum tahu. “Kami belum bertemu dengan Dispora. Jadi, belum bisa menerangkan apa-apa yang diperbaiki dan dianggarkan berapa. Insyaallah minggu ini bakal ketemu dan membahas terkait dengan perbaikan venue,” lanjutnya.

Jawa Pos Radar Jember kembali menghubungi Adrian, Jumat (22/5). Dia mengaku, pihaknya sudah menetapkan beberapa venue yang bakal diperbaiki sama dengan yang disebutkan sebelumnya. Hanya, mes Persid yang awalnya masuk dalam daftar perbaikan, kini sudah tidak lagi. “Mes Persid tidak masuk dalam pertimbangan karena bukan venue,” terangnya.

Meski begitu, tidak tertutup kemungkinan jika di kemudian hari bakal digunakan, bergantung survei yang bakal dilakukan Minggu depan. Bagaimana dengan perincian anggaran per venue? Dia menyatakan, masih belum bisa menjelaskan. “Rencananya, bersama pihak Dispora, kami bakal melakukan survei pekan depan (pekan ini, Red),” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/