alexametrics
30.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Perkuat Tembakau Asli Jember

Undang Tamu Kemenlu hingga Duta Besar

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBERLOR, Radar Jember – Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) sudah mulai digelar kemarin (22/7). Even berskala dunia ini berlangsung selama lima hari sampai 26 Juli nanti. Konsep yang diusung sudah tak asing bagi warga Jember yaitu Jember Kota Tembakau.

BACA JUGA : Layanan Vaksin Booster Gratis Stasiun Gambir Sepi Peminat

JKCI digeber di beberapa tempat di Jember. Salah satunya di lahan tembakau petani. Inilah yang menjadikan agenda ini terkesan lebih menarik dan berbeda. Event dikemas sebagus mungkin, demi memberi kesan dan menambah ketertarikan tamu yang datang. Baik yang membeli produk maupun yang akan bekerja sama dan berinvestasi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bupati Jember Hendy Siswanto menyebutkan berbagai produk turunan dari tembakau akan menghiasi JKCI. Seperti cigar dan cerutu yang diproduksi oleh BIN Cigar sebagai penyelenggaraan event serta hasil produksi yang lainnya. “Harapannya semua ada multiplayer effect,” ucapnya dalam jumpa pers kemarin (22/7), di Pendapa Wahyawibawagraha.

Selain cerutu, tagline lain yang diangkat adalah Jember Fashion Carnaval (JFC), Kota Kopi, dan Kota Santri. Dikatakan, semua hal itu dikemas dan diikutsertakan di dalamnya. Sebagai bagian dari potensi yang dimiliki oleh Jember. Dengan begitu, ekonomi di Jember semakin tumbuh pasca pandemi ini.

Event ini rencananya dihadiri oleh berbagai duta besar negara-negara Eropa dan Amerika. Menurut bupati, JKCI menjadi sarana yang luar biasa dalam memperlihatkan potensi Jember secara langsung di mata dunia. Jalinan transaksi diharapkan terjadi dan Jember bisa melakukan ekspor cerutu ke berbagai negara yang hadir. “Kalau diekspor akan ada added value (nilai tambah, Red) tersendiri,” imbuh suami Ketua TP PKK Jember Kasih Fajarini tersebut.

- Advertisement -

JEMBERLOR, Radar Jember – Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) sudah mulai digelar kemarin (22/7). Even berskala dunia ini berlangsung selama lima hari sampai 26 Juli nanti. Konsep yang diusung sudah tak asing bagi warga Jember yaitu Jember Kota Tembakau.

BACA JUGA : Layanan Vaksin Booster Gratis Stasiun Gambir Sepi Peminat

JKCI digeber di beberapa tempat di Jember. Salah satunya di lahan tembakau petani. Inilah yang menjadikan agenda ini terkesan lebih menarik dan berbeda. Event dikemas sebagus mungkin, demi memberi kesan dan menambah ketertarikan tamu yang datang. Baik yang membeli produk maupun yang akan bekerja sama dan berinvestasi.

Bupati Jember Hendy Siswanto menyebutkan berbagai produk turunan dari tembakau akan menghiasi JKCI. Seperti cigar dan cerutu yang diproduksi oleh BIN Cigar sebagai penyelenggaraan event serta hasil produksi yang lainnya. “Harapannya semua ada multiplayer effect,” ucapnya dalam jumpa pers kemarin (22/7), di Pendapa Wahyawibawagraha.

Selain cerutu, tagline lain yang diangkat adalah Jember Fashion Carnaval (JFC), Kota Kopi, dan Kota Santri. Dikatakan, semua hal itu dikemas dan diikutsertakan di dalamnya. Sebagai bagian dari potensi yang dimiliki oleh Jember. Dengan begitu, ekonomi di Jember semakin tumbuh pasca pandemi ini.

Event ini rencananya dihadiri oleh berbagai duta besar negara-negara Eropa dan Amerika. Menurut bupati, JKCI menjadi sarana yang luar biasa dalam memperlihatkan potensi Jember secara langsung di mata dunia. Jalinan transaksi diharapkan terjadi dan Jember bisa melakukan ekspor cerutu ke berbagai negara yang hadir. “Kalau diekspor akan ada added value (nilai tambah, Red) tersendiri,” imbuh suami Ketua TP PKK Jember Kasih Fajarini tersebut.

JEMBERLOR, Radar Jember – Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) sudah mulai digelar kemarin (22/7). Even berskala dunia ini berlangsung selama lima hari sampai 26 Juli nanti. Konsep yang diusung sudah tak asing bagi warga Jember yaitu Jember Kota Tembakau.

BACA JUGA : Layanan Vaksin Booster Gratis Stasiun Gambir Sepi Peminat

JKCI digeber di beberapa tempat di Jember. Salah satunya di lahan tembakau petani. Inilah yang menjadikan agenda ini terkesan lebih menarik dan berbeda. Event dikemas sebagus mungkin, demi memberi kesan dan menambah ketertarikan tamu yang datang. Baik yang membeli produk maupun yang akan bekerja sama dan berinvestasi.

Bupati Jember Hendy Siswanto menyebutkan berbagai produk turunan dari tembakau akan menghiasi JKCI. Seperti cigar dan cerutu yang diproduksi oleh BIN Cigar sebagai penyelenggaraan event serta hasil produksi yang lainnya. “Harapannya semua ada multiplayer effect,” ucapnya dalam jumpa pers kemarin (22/7), di Pendapa Wahyawibawagraha.

Selain cerutu, tagline lain yang diangkat adalah Jember Fashion Carnaval (JFC), Kota Kopi, dan Kota Santri. Dikatakan, semua hal itu dikemas dan diikutsertakan di dalamnya. Sebagai bagian dari potensi yang dimiliki oleh Jember. Dengan begitu, ekonomi di Jember semakin tumbuh pasca pandemi ini.

Event ini rencananya dihadiri oleh berbagai duta besar negara-negara Eropa dan Amerika. Menurut bupati, JKCI menjadi sarana yang luar biasa dalam memperlihatkan potensi Jember secara langsung di mata dunia. Jalinan transaksi diharapkan terjadi dan Jember bisa melakukan ekspor cerutu ke berbagai negara yang hadir. “Kalau diekspor akan ada added value (nilai tambah, Red) tersendiri,” imbuh suami Ketua TP PKK Jember Kasih Fajarini tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/