alexametrics
30.1 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Bertekad Kembangkan Seni Budaya Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Setahap demi setahap, namun harus cepat. Begitu yang disampaikan Bupati Jember Hendy Siswanto saat memberikan sambutan dalam webinar Musik Patrol Jember di Rembangan, Dusun Darungan, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, kemarin (22/6) pagi. Tujuannya untuk membangkitkan kembali potensi di Kabupaten Jember.

Dia berharap, minimal sebulan ada dua event pada periode pemerintahannya. Sebab, langkah ini menjadi bentuk menekan angka kemiskinan di Jember. “Kami hadir supaya masyarakat Jember ini sejahtera. Tidak boleh ada kemiskinan,” ungkapnya.

Dalam hal ini, musik patrol yang merupakan produk asli Jember menjadi sorotan. Bahkan, Hendy menegaskan bahwa musik patrol sebenarnya memiliki esensi pada kehidupan. Yakni team work alias kerja sama. Seperti diketahui, musik patrol terdiri atas enam kentongan yang berbeda ukuran. “Nah, kalau hanya dibunyikan satu, nggak akan ada rasa dan sama seperti kentongan biasa,” ungkap Hendy. Namun, jika dimainkan bersama-sama, dapat menciptakan bunyi yang istimewa.

Mobile_AP_Rectangle 2

Artinya, lanjut dia, kalau bekerja sendirian tanpa berkolaborasi, jangan harap bisa sukses. Bagian apa pun dan di posisi apa pun. “Sama halnya dengan Jember, yang bakal bisa bangkit jika kita bekerja sama seperti kentongan dalam musik patrol ini,” harapnya.

Selain itu, dia mengimbau masyarakat Jember supaya mencintai kearifan lokal. Jangan membayangkan bagaimana hebatnya Jember tanpa mencintai kearifan lokal. Dia menerangkan bahwa 2,6 juta penduduk Jember merupakan potensi yang melimpah untuk saling menghadirkan hingga menjadi kolaborasi yang baik.

Terlebih, pihaknya membuat program satu desa satu lagu dan satu desa satu tarian. “Seperti kita ketahui, kita memiliki 226 desa dan 22 kelurahan. Bikin lagu dan tarian, nanti akan kami beri hadiah,” ungkapnya.

Nantinya, siapa pun yang bakal berkunjung ke desa/kelurahan bakal disajikan tarian dan lagu khas masing-masing. Dengan begitu, dapat mengembangkan wisata desa/kelurahan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Setahap demi setahap, namun harus cepat. Begitu yang disampaikan Bupati Jember Hendy Siswanto saat memberikan sambutan dalam webinar Musik Patrol Jember di Rembangan, Dusun Darungan, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, kemarin (22/6) pagi. Tujuannya untuk membangkitkan kembali potensi di Kabupaten Jember.

Dia berharap, minimal sebulan ada dua event pada periode pemerintahannya. Sebab, langkah ini menjadi bentuk menekan angka kemiskinan di Jember. “Kami hadir supaya masyarakat Jember ini sejahtera. Tidak boleh ada kemiskinan,” ungkapnya.

Dalam hal ini, musik patrol yang merupakan produk asli Jember menjadi sorotan. Bahkan, Hendy menegaskan bahwa musik patrol sebenarnya memiliki esensi pada kehidupan. Yakni team work alias kerja sama. Seperti diketahui, musik patrol terdiri atas enam kentongan yang berbeda ukuran. “Nah, kalau hanya dibunyikan satu, nggak akan ada rasa dan sama seperti kentongan biasa,” ungkap Hendy. Namun, jika dimainkan bersama-sama, dapat menciptakan bunyi yang istimewa.

Artinya, lanjut dia, kalau bekerja sendirian tanpa berkolaborasi, jangan harap bisa sukses. Bagian apa pun dan di posisi apa pun. “Sama halnya dengan Jember, yang bakal bisa bangkit jika kita bekerja sama seperti kentongan dalam musik patrol ini,” harapnya.

Selain itu, dia mengimbau masyarakat Jember supaya mencintai kearifan lokal. Jangan membayangkan bagaimana hebatnya Jember tanpa mencintai kearifan lokal. Dia menerangkan bahwa 2,6 juta penduduk Jember merupakan potensi yang melimpah untuk saling menghadirkan hingga menjadi kolaborasi yang baik.

Terlebih, pihaknya membuat program satu desa satu lagu dan satu desa satu tarian. “Seperti kita ketahui, kita memiliki 226 desa dan 22 kelurahan. Bikin lagu dan tarian, nanti akan kami beri hadiah,” ungkapnya.

Nantinya, siapa pun yang bakal berkunjung ke desa/kelurahan bakal disajikan tarian dan lagu khas masing-masing. Dengan begitu, dapat mengembangkan wisata desa/kelurahan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Setahap demi setahap, namun harus cepat. Begitu yang disampaikan Bupati Jember Hendy Siswanto saat memberikan sambutan dalam webinar Musik Patrol Jember di Rembangan, Dusun Darungan, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, kemarin (22/6) pagi. Tujuannya untuk membangkitkan kembali potensi di Kabupaten Jember.

Dia berharap, minimal sebulan ada dua event pada periode pemerintahannya. Sebab, langkah ini menjadi bentuk menekan angka kemiskinan di Jember. “Kami hadir supaya masyarakat Jember ini sejahtera. Tidak boleh ada kemiskinan,” ungkapnya.

Dalam hal ini, musik patrol yang merupakan produk asli Jember menjadi sorotan. Bahkan, Hendy menegaskan bahwa musik patrol sebenarnya memiliki esensi pada kehidupan. Yakni team work alias kerja sama. Seperti diketahui, musik patrol terdiri atas enam kentongan yang berbeda ukuran. “Nah, kalau hanya dibunyikan satu, nggak akan ada rasa dan sama seperti kentongan biasa,” ungkap Hendy. Namun, jika dimainkan bersama-sama, dapat menciptakan bunyi yang istimewa.

Artinya, lanjut dia, kalau bekerja sendirian tanpa berkolaborasi, jangan harap bisa sukses. Bagian apa pun dan di posisi apa pun. “Sama halnya dengan Jember, yang bakal bisa bangkit jika kita bekerja sama seperti kentongan dalam musik patrol ini,” harapnya.

Selain itu, dia mengimbau masyarakat Jember supaya mencintai kearifan lokal. Jangan membayangkan bagaimana hebatnya Jember tanpa mencintai kearifan lokal. Dia menerangkan bahwa 2,6 juta penduduk Jember merupakan potensi yang melimpah untuk saling menghadirkan hingga menjadi kolaborasi yang baik.

Terlebih, pihaknya membuat program satu desa satu lagu dan satu desa satu tarian. “Seperti kita ketahui, kita memiliki 226 desa dan 22 kelurahan. Bikin lagu dan tarian, nanti akan kami beri hadiah,” ungkapnya.

Nantinya, siapa pun yang bakal berkunjung ke desa/kelurahan bakal disajikan tarian dan lagu khas masing-masing. Dengan begitu, dapat mengembangkan wisata desa/kelurahan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/