alexametrics
30.3 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Amanah yang Membawa Berkah

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penetapan Bupati Jember Hendy Siswanto sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Jatim dinilai akan banyak memberikan keuntungan bagi Jember. Jika sebelumnya dewan mengungkap akan lebih mudah menjalin kerja sama dengan daerah lain, kali ini pakar komunikasi politik Universitas Jember, Muhammad Iqbal, juga menilai sama. Bakal ada keuntungan bagi Kota Pesantren ini.

Menurut Iqbal, penetapan Bupati Jember sebagai Korwil Apkasi Jatim oleh Mendagri sebagai sebuah amanah sekaligus berkah. Yaitu adanya tanggung jawab yang besar. Tetapi, ada banyak hal yang dapat dilakukan dengan mengemban amanah tersebut.

Sebagai amanah, hal itu menjadi kepercayaan pemerintah pusat maupun sesama kepala daerah di wilayah Jatim. “Tentu kepercayaan ini perlu dirawat dan dikelola secara baik dengan performa yang optimal,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dengan mengemban amanah sebagai Korwil Apkasi, menurut Iqbal, tantangan Bupati Jember bertambah. Bupati Hendy kini juga dituntut untuk mewujudkan keberhasilan misi program Nawa Bhakti Satya Pemprov Jawa Timur. “Sembilan pengabdian tulus dan penuh keikhlasan bersama-sama untuk membangun Jawa Timur yang sejahtera dan penuh kemuliaan,” tutur Iqbal.

Mantan aktivis 98 itu menambahkan, selain mendapat amanah, di baliknya juga ada berkah. Di mana, Korwil Apkasi Jatim merupakan posisi strategis dengan ruang gerak tidak hanya di Jember, melainkan di Jawa Timur dan nasional. “Ini membuat Bupati Hendy punya peluang emas untuk mewujudkan spirit sinergi, kolaborasi, dan akselerasi dengan spektrum yang lebih luas lagi. Tidak terbatas untuk mengembangkan potensi yang ada di Jember saja,” ulasnya.

Berkah yang bisa dirasakan yaitu, dengan menjadi Korwil Apkasi, maka bisa menjadi obat, mengingat kondisi Jember sebelumnya dinilai unik. Sarat dinamikanya membuat potensi besar Jember belum bisa digarap maksimal. Mulai dari soal kerumitan KSOTK, ketiadaan Perda APBD, disharmoni di sana-sini, dan banyak lagi. “Dengan menjadi Korwil Apkasi Jatim, berarti pemerintahan pusat dan provinsi justru membuktikan ada kepercayaan dan keyakinan penuh kepada Jember,” bebernya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penetapan Bupati Jember Hendy Siswanto sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Jatim dinilai akan banyak memberikan keuntungan bagi Jember. Jika sebelumnya dewan mengungkap akan lebih mudah menjalin kerja sama dengan daerah lain, kali ini pakar komunikasi politik Universitas Jember, Muhammad Iqbal, juga menilai sama. Bakal ada keuntungan bagi Kota Pesantren ini.

Menurut Iqbal, penetapan Bupati Jember sebagai Korwil Apkasi Jatim oleh Mendagri sebagai sebuah amanah sekaligus berkah. Yaitu adanya tanggung jawab yang besar. Tetapi, ada banyak hal yang dapat dilakukan dengan mengemban amanah tersebut.

Sebagai amanah, hal itu menjadi kepercayaan pemerintah pusat maupun sesama kepala daerah di wilayah Jatim. “Tentu kepercayaan ini perlu dirawat dan dikelola secara baik dengan performa yang optimal,” ucapnya.

Dengan mengemban amanah sebagai Korwil Apkasi, menurut Iqbal, tantangan Bupati Jember bertambah. Bupati Hendy kini juga dituntut untuk mewujudkan keberhasilan misi program Nawa Bhakti Satya Pemprov Jawa Timur. “Sembilan pengabdian tulus dan penuh keikhlasan bersama-sama untuk membangun Jawa Timur yang sejahtera dan penuh kemuliaan,” tutur Iqbal.

Mantan aktivis 98 itu menambahkan, selain mendapat amanah, di baliknya juga ada berkah. Di mana, Korwil Apkasi Jatim merupakan posisi strategis dengan ruang gerak tidak hanya di Jember, melainkan di Jawa Timur dan nasional. “Ini membuat Bupati Hendy punya peluang emas untuk mewujudkan spirit sinergi, kolaborasi, dan akselerasi dengan spektrum yang lebih luas lagi. Tidak terbatas untuk mengembangkan potensi yang ada di Jember saja,” ulasnya.

Berkah yang bisa dirasakan yaitu, dengan menjadi Korwil Apkasi, maka bisa menjadi obat, mengingat kondisi Jember sebelumnya dinilai unik. Sarat dinamikanya membuat potensi besar Jember belum bisa digarap maksimal. Mulai dari soal kerumitan KSOTK, ketiadaan Perda APBD, disharmoni di sana-sini, dan banyak lagi. “Dengan menjadi Korwil Apkasi Jatim, berarti pemerintahan pusat dan provinsi justru membuktikan ada kepercayaan dan keyakinan penuh kepada Jember,” bebernya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penetapan Bupati Jember Hendy Siswanto sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Jatim dinilai akan banyak memberikan keuntungan bagi Jember. Jika sebelumnya dewan mengungkap akan lebih mudah menjalin kerja sama dengan daerah lain, kali ini pakar komunikasi politik Universitas Jember, Muhammad Iqbal, juga menilai sama. Bakal ada keuntungan bagi Kota Pesantren ini.

Menurut Iqbal, penetapan Bupati Jember sebagai Korwil Apkasi Jatim oleh Mendagri sebagai sebuah amanah sekaligus berkah. Yaitu adanya tanggung jawab yang besar. Tetapi, ada banyak hal yang dapat dilakukan dengan mengemban amanah tersebut.

Sebagai amanah, hal itu menjadi kepercayaan pemerintah pusat maupun sesama kepala daerah di wilayah Jatim. “Tentu kepercayaan ini perlu dirawat dan dikelola secara baik dengan performa yang optimal,” ucapnya.

Dengan mengemban amanah sebagai Korwil Apkasi, menurut Iqbal, tantangan Bupati Jember bertambah. Bupati Hendy kini juga dituntut untuk mewujudkan keberhasilan misi program Nawa Bhakti Satya Pemprov Jawa Timur. “Sembilan pengabdian tulus dan penuh keikhlasan bersama-sama untuk membangun Jawa Timur yang sejahtera dan penuh kemuliaan,” tutur Iqbal.

Mantan aktivis 98 itu menambahkan, selain mendapat amanah, di baliknya juga ada berkah. Di mana, Korwil Apkasi Jatim merupakan posisi strategis dengan ruang gerak tidak hanya di Jember, melainkan di Jawa Timur dan nasional. “Ini membuat Bupati Hendy punya peluang emas untuk mewujudkan spirit sinergi, kolaborasi, dan akselerasi dengan spektrum yang lebih luas lagi. Tidak terbatas untuk mengembangkan potensi yang ada di Jember saja,” ulasnya.

Berkah yang bisa dirasakan yaitu, dengan menjadi Korwil Apkasi, maka bisa menjadi obat, mengingat kondisi Jember sebelumnya dinilai unik. Sarat dinamikanya membuat potensi besar Jember belum bisa digarap maksimal. Mulai dari soal kerumitan KSOTK, ketiadaan Perda APBD, disharmoni di sana-sini, dan banyak lagi. “Dengan menjadi Korwil Apkasi Jatim, berarti pemerintahan pusat dan provinsi justru membuktikan ada kepercayaan dan keyakinan penuh kepada Jember,” bebernya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/