25.8 C
Jember
Thursday, 1 June 2023

Antisipasi Alih Fungsi, Pemkab Kunci Lahan Pertanian

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, Radar Jember – Mandiri pangan menjadi cita-cita Pemkab Jember yang perlahan mulai diwujudkan. Dimulai dengan perencanaan pembangunan pabrik pupuk organik hingga yang paling baru akan memastikan lahan pertanian di Jember tidak diutak-atik untuk hal lain.

BACA JUGA : Lakukan Gibah, Pahala Terancam Hilang

Jember memiliki luas lahan pertanian lebih dari 86 ribu hektare. Potensi itulah yang dilihat Bupati Jember Hendy Siswanto sebagai peluang untuk menjadikan Kota Tembakau sebagai daerah mandiri pangan. Lebih-lebih bisa melakukan swasembada pangan. Agar bisa berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan secara nasional. Setidaknya, memenuhi kebutuhan di daerah sekitar Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Seiring kemajuan zaman yang sangat dinamis, tidak tertutup kemungkinan lahan pertanian sewaktu-waktu beralih fungsi menjadi area perumahan atau fungsi lainnya yang bukan berhubungan dengan aktivitas pertanian. Hal itu yang telah diantisipasi oleh Bupati Hendy sebelumnya.

Dia mengungkapkan, Pemkab Jember sudah melayangkan surat kepada Menteri Pertanian RI untuk melakukan langkah preventif pada lahan-lahan pertanian di Jember. “Kami sudah mengirimkan surat kepada Menteri Pertanian untuk mengunci lahan di Jember agar tetap menjadi lahan pertanian,” terangnya saat menyampaikan sambutan dalam penandatanganan kerja sama dengan Balai Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) di Pendapa Wahyawibawagraha, Rabu (8/3) lalu.

- Advertisement -

JEMBER LOR, Radar Jember – Mandiri pangan menjadi cita-cita Pemkab Jember yang perlahan mulai diwujudkan. Dimulai dengan perencanaan pembangunan pabrik pupuk organik hingga yang paling baru akan memastikan lahan pertanian di Jember tidak diutak-atik untuk hal lain.

BACA JUGA : Lakukan Gibah, Pahala Terancam Hilang

Jember memiliki luas lahan pertanian lebih dari 86 ribu hektare. Potensi itulah yang dilihat Bupati Jember Hendy Siswanto sebagai peluang untuk menjadikan Kota Tembakau sebagai daerah mandiri pangan. Lebih-lebih bisa melakukan swasembada pangan. Agar bisa berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan secara nasional. Setidaknya, memenuhi kebutuhan di daerah sekitar Jember.

Seiring kemajuan zaman yang sangat dinamis, tidak tertutup kemungkinan lahan pertanian sewaktu-waktu beralih fungsi menjadi area perumahan atau fungsi lainnya yang bukan berhubungan dengan aktivitas pertanian. Hal itu yang telah diantisipasi oleh Bupati Hendy sebelumnya.

Dia mengungkapkan, Pemkab Jember sudah melayangkan surat kepada Menteri Pertanian RI untuk melakukan langkah preventif pada lahan-lahan pertanian di Jember. “Kami sudah mengirimkan surat kepada Menteri Pertanian untuk mengunci lahan di Jember agar tetap menjadi lahan pertanian,” terangnya saat menyampaikan sambutan dalam penandatanganan kerja sama dengan Balai Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) di Pendapa Wahyawibawagraha, Rabu (8/3) lalu.

JEMBER LOR, Radar Jember – Mandiri pangan menjadi cita-cita Pemkab Jember yang perlahan mulai diwujudkan. Dimulai dengan perencanaan pembangunan pabrik pupuk organik hingga yang paling baru akan memastikan lahan pertanian di Jember tidak diutak-atik untuk hal lain.

BACA JUGA : Lakukan Gibah, Pahala Terancam Hilang

Jember memiliki luas lahan pertanian lebih dari 86 ribu hektare. Potensi itulah yang dilihat Bupati Jember Hendy Siswanto sebagai peluang untuk menjadikan Kota Tembakau sebagai daerah mandiri pangan. Lebih-lebih bisa melakukan swasembada pangan. Agar bisa berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan secara nasional. Setidaknya, memenuhi kebutuhan di daerah sekitar Jember.

Seiring kemajuan zaman yang sangat dinamis, tidak tertutup kemungkinan lahan pertanian sewaktu-waktu beralih fungsi menjadi area perumahan atau fungsi lainnya yang bukan berhubungan dengan aktivitas pertanian. Hal itu yang telah diantisipasi oleh Bupati Hendy sebelumnya.

Dia mengungkapkan, Pemkab Jember sudah melayangkan surat kepada Menteri Pertanian RI untuk melakukan langkah preventif pada lahan-lahan pertanian di Jember. “Kami sudah mengirimkan surat kepada Menteri Pertanian untuk mengunci lahan di Jember agar tetap menjadi lahan pertanian,” terangnya saat menyampaikan sambutan dalam penandatanganan kerja sama dengan Balai Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) di Pendapa Wahyawibawagraha, Rabu (8/3) lalu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca