alexametrics
27.3 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Demo! Minta Kasus Proyek PL Wastafel Rp 85 Miliar Dibayarkan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBERLOR, Radar Jember – Pandemi bukan halangan bagi masyarakat untuk menyuarakan aspirasinya. Di mana, ratusan orang (22/2) menuntut agar dana proyek penunjukan langsung (PL) terkait wastafel dibayarkan.

Aksi warga dilakukan di depan Pendapa Wahyawibawagraha, di Jalan Wijaya Kusuma Pagah Jemberlor, Kecamatan Patrang. Mereka yang turun, bukan saja pemilik perusahaan, namun ada sejumlah pekerja yang ikut pada perusahaan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Salah seorang peserta, Fathur Rosi dari PT Dinamika Nugraha Group, mengaku menuntut dana proyek wastafel yang sampai sekarang ini belum dibayarkan. Menurut dia, pemerintah beralasan takut menyalahi aturan yang ada sehingga pemerintah belum mencairkan dana untuk proyek PL di era Bupati Faida. ”Bagi kami itu tidak masuk akal, karena sudah dua tahun kami menunggu, kita sudah lelah membayar bunga bank,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jember, Selasa (22/2).

Disampaikan, pihaknya tidak ingin anarkis. Mereka ingin ditemui oleh bupati Jember. “Segeralah bayar apa yang menjadi hak-hak kami,” tegasnya.

- Advertisement -

JEMBERLOR, Radar Jember – Pandemi bukan halangan bagi masyarakat untuk menyuarakan aspirasinya. Di mana, ratusan orang (22/2) menuntut agar dana proyek penunjukan langsung (PL) terkait wastafel dibayarkan.

Aksi warga dilakukan di depan Pendapa Wahyawibawagraha, di Jalan Wijaya Kusuma Pagah Jemberlor, Kecamatan Patrang. Mereka yang turun, bukan saja pemilik perusahaan, namun ada sejumlah pekerja yang ikut pada perusahaan.

Salah seorang peserta, Fathur Rosi dari PT Dinamika Nugraha Group, mengaku menuntut dana proyek wastafel yang sampai sekarang ini belum dibayarkan. Menurut dia, pemerintah beralasan takut menyalahi aturan yang ada sehingga pemerintah belum mencairkan dana untuk proyek PL di era Bupati Faida. ”Bagi kami itu tidak masuk akal, karena sudah dua tahun kami menunggu, kita sudah lelah membayar bunga bank,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jember, Selasa (22/2).

Disampaikan, pihaknya tidak ingin anarkis. Mereka ingin ditemui oleh bupati Jember. “Segeralah bayar apa yang menjadi hak-hak kami,” tegasnya.

JEMBERLOR, Radar Jember – Pandemi bukan halangan bagi masyarakat untuk menyuarakan aspirasinya. Di mana, ratusan orang (22/2) menuntut agar dana proyek penunjukan langsung (PL) terkait wastafel dibayarkan.

Aksi warga dilakukan di depan Pendapa Wahyawibawagraha, di Jalan Wijaya Kusuma Pagah Jemberlor, Kecamatan Patrang. Mereka yang turun, bukan saja pemilik perusahaan, namun ada sejumlah pekerja yang ikut pada perusahaan.

Salah seorang peserta, Fathur Rosi dari PT Dinamika Nugraha Group, mengaku menuntut dana proyek wastafel yang sampai sekarang ini belum dibayarkan. Menurut dia, pemerintah beralasan takut menyalahi aturan yang ada sehingga pemerintah belum mencairkan dana untuk proyek PL di era Bupati Faida. ”Bagi kami itu tidak masuk akal, karena sudah dua tahun kami menunggu, kita sudah lelah membayar bunga bank,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jember, Selasa (22/2).

Disampaikan, pihaknya tidak ingin anarkis. Mereka ingin ditemui oleh bupati Jember. “Segeralah bayar apa yang menjadi hak-hak kami,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/