alexametrics
27.1 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Wajib Pantau Rekanan Lelet

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Tujuh rekanan penggarap megaproyek pengaspalan jalan yang kinerjanya dicap bak kura-kura, dinilai perlu disikapi serius. Pasalnya, hal itu berpotensi menghambat kinerja rekanan lainnya yang turut menggarap proyek dengan skema anggaran tahun jamak atau multiyears dengan total Rp 664 miliar ini.

BACA JUGA : Tim Malang di Sanksi, Ini Hasil Sementara Sepak Bola Porprov Jatim VII

Komisi C DPRD Jember sejatinya sudah mengingatkan sejak awal agar proyek aspal multiyears itu dikawal ketat. “Kami selalu sampaikan ke semua stakeholder, baik OPD maupun rekanan, agar serius pekerjaan ini. Karana proyek pengaspalan nilainya bukan main-main, yaitu Rp 600-an miliar,” kata Mufid, anggota Komisi C DPRD Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut dia, urusan jalan merupakan urusan kelangsungan hidup banyak masyarakat. Pemerintah daerah mesti cepat menuntaskan proyek tersebut. Tanpa ada embel-embel perpanjangan, kemoloran, apalagi sampai mendengar jalan baru sudah rusak atau berumur pendek.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Tujuh rekanan penggarap megaproyek pengaspalan jalan yang kinerjanya dicap bak kura-kura, dinilai perlu disikapi serius. Pasalnya, hal itu berpotensi menghambat kinerja rekanan lainnya yang turut menggarap proyek dengan skema anggaran tahun jamak atau multiyears dengan total Rp 664 miliar ini.

BACA JUGA : Tim Malang di Sanksi, Ini Hasil Sementara Sepak Bola Porprov Jatim VII

Komisi C DPRD Jember sejatinya sudah mengingatkan sejak awal agar proyek aspal multiyears itu dikawal ketat. “Kami selalu sampaikan ke semua stakeholder, baik OPD maupun rekanan, agar serius pekerjaan ini. Karana proyek pengaspalan nilainya bukan main-main, yaitu Rp 600-an miliar,” kata Mufid, anggota Komisi C DPRD Jember.

Menurut dia, urusan jalan merupakan urusan kelangsungan hidup banyak masyarakat. Pemerintah daerah mesti cepat menuntaskan proyek tersebut. Tanpa ada embel-embel perpanjangan, kemoloran, apalagi sampai mendengar jalan baru sudah rusak atau berumur pendek.

SUMBERSARI, Radar Jember – Tujuh rekanan penggarap megaproyek pengaspalan jalan yang kinerjanya dicap bak kura-kura, dinilai perlu disikapi serius. Pasalnya, hal itu berpotensi menghambat kinerja rekanan lainnya yang turut menggarap proyek dengan skema anggaran tahun jamak atau multiyears dengan total Rp 664 miliar ini.

BACA JUGA : Tim Malang di Sanksi, Ini Hasil Sementara Sepak Bola Porprov Jatim VII

Komisi C DPRD Jember sejatinya sudah mengingatkan sejak awal agar proyek aspal multiyears itu dikawal ketat. “Kami selalu sampaikan ke semua stakeholder, baik OPD maupun rekanan, agar serius pekerjaan ini. Karana proyek pengaspalan nilainya bukan main-main, yaitu Rp 600-an miliar,” kata Mufid, anggota Komisi C DPRD Jember.

Menurut dia, urusan jalan merupakan urusan kelangsungan hidup banyak masyarakat. Pemerintah daerah mesti cepat menuntaskan proyek tersebut. Tanpa ada embel-embel perpanjangan, kemoloran, apalagi sampai mendengar jalan baru sudah rusak atau berumur pendek.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/