alexametrics
26.4 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

PR Venue Tersisa Lintasan Atletik

Dewan Ingatkan Pekerjaan Tidak Dimodel Bandung Bondowoso

Mobile_AP_Rectangle 1

AJUNG, Radar Jember – Pembukaan Porprov Jatim VII di Jember sudah di depan mata. Namun demikian, ada pekerjaan yang belum kunjung rampung hingga kemarin. Terutama pengerjaan venue lintasan atletik yang berlokasi di Stadion Jember Sport Garden (JSG), Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung.

BACA JUGA : Sempat Kontak Keluarga Sebelum Hilang di Bromo

Pantauan Jawa Pos Radar Jember menunjukkan, ada banyak orang yang melakukan pekerjaan di JSG, kemarin. Mulai dari set panggung, pemasangan tiang-tiang besi, mengatrol sound system, pemasangan bendera, dan perbaikan tribun VVIP. Ada pula pemasangan tenda-tenda di luar arena stadion kebanggaan warga Jember itu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ketua Supporting Kegiatan Porprov Adi Kurniawan menyampaikan, panitia sengaja melakukan set tempat dan panggung untuk memastikan persiapan bisa dimatangkan sebelum opening Porprov dilaksanakan pada 25 Juni mendatang. Menurutnya, persiapan penataan tempat sudah berlangsung beberapa hari terakhir. Pihaknya memastikan seluruhnya akan tuntas pada gelaran gladi kotor dan gladi bersih besok. “Semua kami upayakan bertahap dan semua kami jalankan. Jadi, progres tiap hari selalu kami upayakan lebih matang,” kata Adi kala ditemui, kemarin.

Di sela-sela persiapan Panitia Porprov tersebut, juga terlihat di lokasi yang sama pengerjaan venue lintasan atletik. Ada belasan pekerja yang terlihat sibuk saat DPRD Jember bersama Dinas Cipta Karya dan Dispora melihat langsung pekerjaan rekanan. Seperti pengecatan garis lintasan, pengukuran, pembersihan, dan beberapa pekerjaan yang disebut-sebut sudah masuk tahap finalisasi.

Menurut Kepala Dinas Cipta Karya Jember Rahman Anda, pengerjaan lintasan atletik di JSG sudah memasuki tahap akhir. Pada venue yang digelontor dengan nilai kontrak Rp 3,8 miliar itu, pihaknya mengaku sudah meminta agar dilakukan percepatan. Kendati diketahui kontrak kerjanya baru habis bertepatan dengan tanggal opening ceremony Porprov, yakni pada 25 Juni 2022. “Lintasan atletik sudah hampir selesai, tinggal pengecatannya saja. Kami targetkan satu–dua hari ini selesai,” kata Rahman.

Dia menguraikan, beberapa venue di Jember untuk Porprov tahun ini digelontor dengan total anggaran sekitar Rp 10 miliar. Mulai dari venue GOR Kaliwates, Lapangan Tenis Kaliwates, GOR Argopuro, Stadion Notohadinegoro, Kolam Renang Kebonagung, dan venue lintasan atletik di JSG.

Alokasi terbesar dari venue itu masuk ke pekerjaan lintasan atletik senilai Rp 3,8 miliar. Namun demikian, dari beberapa pekerjaan perbaikan venue Porprov yang telah finis, ada sejumlah bagian venue yang belum terkaver paket pekerjaan. Seperti pada venue Kolam Renang Kebonagung.

Ketika DPRD melawat ke venue yang berlokasi di Kelurahan Kebonagung itu, terdapat sejumlah pekerjaan yang mencolok, namun tidak masuk paket renovasi. Yaitu pada lantai dasar atau keramik kolam terlihat ada titik kerusakan, namun tak diganti.

Rahman menepis, Kolam Renang Kebonagung sebenarnya sudah siap. Kalibrasi ukuran diakuinya juga telah beres. Namun, masih menyisakan satu pekerjaan lagi yang terhitung di luar kontrak rekanan. “Venue Kebonagung sudah selesai. Hanya tinggal pemasangan alat pemecah rekor. Itu dari provinsi nanti,” imbuh alumnus Fakultas Teknik ITS Surabaya itu.

- Advertisement -

AJUNG, Radar Jember – Pembukaan Porprov Jatim VII di Jember sudah di depan mata. Namun demikian, ada pekerjaan yang belum kunjung rampung hingga kemarin. Terutama pengerjaan venue lintasan atletik yang berlokasi di Stadion Jember Sport Garden (JSG), Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung.

BACA JUGA : Sempat Kontak Keluarga Sebelum Hilang di Bromo

Pantauan Jawa Pos Radar Jember menunjukkan, ada banyak orang yang melakukan pekerjaan di JSG, kemarin. Mulai dari set panggung, pemasangan tiang-tiang besi, mengatrol sound system, pemasangan bendera, dan perbaikan tribun VVIP. Ada pula pemasangan tenda-tenda di luar arena stadion kebanggaan warga Jember itu.

Ketua Supporting Kegiatan Porprov Adi Kurniawan menyampaikan, panitia sengaja melakukan set tempat dan panggung untuk memastikan persiapan bisa dimatangkan sebelum opening Porprov dilaksanakan pada 25 Juni mendatang. Menurutnya, persiapan penataan tempat sudah berlangsung beberapa hari terakhir. Pihaknya memastikan seluruhnya akan tuntas pada gelaran gladi kotor dan gladi bersih besok. “Semua kami upayakan bertahap dan semua kami jalankan. Jadi, progres tiap hari selalu kami upayakan lebih matang,” kata Adi kala ditemui, kemarin.

Di sela-sela persiapan Panitia Porprov tersebut, juga terlihat di lokasi yang sama pengerjaan venue lintasan atletik. Ada belasan pekerja yang terlihat sibuk saat DPRD Jember bersama Dinas Cipta Karya dan Dispora melihat langsung pekerjaan rekanan. Seperti pengecatan garis lintasan, pengukuran, pembersihan, dan beberapa pekerjaan yang disebut-sebut sudah masuk tahap finalisasi.

Menurut Kepala Dinas Cipta Karya Jember Rahman Anda, pengerjaan lintasan atletik di JSG sudah memasuki tahap akhir. Pada venue yang digelontor dengan nilai kontrak Rp 3,8 miliar itu, pihaknya mengaku sudah meminta agar dilakukan percepatan. Kendati diketahui kontrak kerjanya baru habis bertepatan dengan tanggal opening ceremony Porprov, yakni pada 25 Juni 2022. “Lintasan atletik sudah hampir selesai, tinggal pengecatannya saja. Kami targetkan satu–dua hari ini selesai,” kata Rahman.

Dia menguraikan, beberapa venue di Jember untuk Porprov tahun ini digelontor dengan total anggaran sekitar Rp 10 miliar. Mulai dari venue GOR Kaliwates, Lapangan Tenis Kaliwates, GOR Argopuro, Stadion Notohadinegoro, Kolam Renang Kebonagung, dan venue lintasan atletik di JSG.

Alokasi terbesar dari venue itu masuk ke pekerjaan lintasan atletik senilai Rp 3,8 miliar. Namun demikian, dari beberapa pekerjaan perbaikan venue Porprov yang telah finis, ada sejumlah bagian venue yang belum terkaver paket pekerjaan. Seperti pada venue Kolam Renang Kebonagung.

Ketika DPRD melawat ke venue yang berlokasi di Kelurahan Kebonagung itu, terdapat sejumlah pekerjaan yang mencolok, namun tidak masuk paket renovasi. Yaitu pada lantai dasar atau keramik kolam terlihat ada titik kerusakan, namun tak diganti.

Rahman menepis, Kolam Renang Kebonagung sebenarnya sudah siap. Kalibrasi ukuran diakuinya juga telah beres. Namun, masih menyisakan satu pekerjaan lagi yang terhitung di luar kontrak rekanan. “Venue Kebonagung sudah selesai. Hanya tinggal pemasangan alat pemecah rekor. Itu dari provinsi nanti,” imbuh alumnus Fakultas Teknik ITS Surabaya itu.

AJUNG, Radar Jember – Pembukaan Porprov Jatim VII di Jember sudah di depan mata. Namun demikian, ada pekerjaan yang belum kunjung rampung hingga kemarin. Terutama pengerjaan venue lintasan atletik yang berlokasi di Stadion Jember Sport Garden (JSG), Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung.

BACA JUGA : Sempat Kontak Keluarga Sebelum Hilang di Bromo

Pantauan Jawa Pos Radar Jember menunjukkan, ada banyak orang yang melakukan pekerjaan di JSG, kemarin. Mulai dari set panggung, pemasangan tiang-tiang besi, mengatrol sound system, pemasangan bendera, dan perbaikan tribun VVIP. Ada pula pemasangan tenda-tenda di luar arena stadion kebanggaan warga Jember itu.

Ketua Supporting Kegiatan Porprov Adi Kurniawan menyampaikan, panitia sengaja melakukan set tempat dan panggung untuk memastikan persiapan bisa dimatangkan sebelum opening Porprov dilaksanakan pada 25 Juni mendatang. Menurutnya, persiapan penataan tempat sudah berlangsung beberapa hari terakhir. Pihaknya memastikan seluruhnya akan tuntas pada gelaran gladi kotor dan gladi bersih besok. “Semua kami upayakan bertahap dan semua kami jalankan. Jadi, progres tiap hari selalu kami upayakan lebih matang,” kata Adi kala ditemui, kemarin.

Di sela-sela persiapan Panitia Porprov tersebut, juga terlihat di lokasi yang sama pengerjaan venue lintasan atletik. Ada belasan pekerja yang terlihat sibuk saat DPRD Jember bersama Dinas Cipta Karya dan Dispora melihat langsung pekerjaan rekanan. Seperti pengecatan garis lintasan, pengukuran, pembersihan, dan beberapa pekerjaan yang disebut-sebut sudah masuk tahap finalisasi.

Menurut Kepala Dinas Cipta Karya Jember Rahman Anda, pengerjaan lintasan atletik di JSG sudah memasuki tahap akhir. Pada venue yang digelontor dengan nilai kontrak Rp 3,8 miliar itu, pihaknya mengaku sudah meminta agar dilakukan percepatan. Kendati diketahui kontrak kerjanya baru habis bertepatan dengan tanggal opening ceremony Porprov, yakni pada 25 Juni 2022. “Lintasan atletik sudah hampir selesai, tinggal pengecatannya saja. Kami targetkan satu–dua hari ini selesai,” kata Rahman.

Dia menguraikan, beberapa venue di Jember untuk Porprov tahun ini digelontor dengan total anggaran sekitar Rp 10 miliar. Mulai dari venue GOR Kaliwates, Lapangan Tenis Kaliwates, GOR Argopuro, Stadion Notohadinegoro, Kolam Renang Kebonagung, dan venue lintasan atletik di JSG.

Alokasi terbesar dari venue itu masuk ke pekerjaan lintasan atletik senilai Rp 3,8 miliar. Namun demikian, dari beberapa pekerjaan perbaikan venue Porprov yang telah finis, ada sejumlah bagian venue yang belum terkaver paket pekerjaan. Seperti pada venue Kolam Renang Kebonagung.

Ketika DPRD melawat ke venue yang berlokasi di Kelurahan Kebonagung itu, terdapat sejumlah pekerjaan yang mencolok, namun tidak masuk paket renovasi. Yaitu pada lantai dasar atau keramik kolam terlihat ada titik kerusakan, namun tak diganti.

Rahman menepis, Kolam Renang Kebonagung sebenarnya sudah siap. Kalibrasi ukuran diakuinya juga telah beres. Namun, masih menyisakan satu pekerjaan lagi yang terhitung di luar kontrak rekanan. “Venue Kebonagung sudah selesai. Hanya tinggal pemasangan alat pemecah rekor. Itu dari provinsi nanti,” imbuh alumnus Fakultas Teknik ITS Surabaya itu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/