alexametrics
22.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Realisasikan Satu Data Jember dengan Desa Cantik

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hingga saat ini, wacana pengadaan Satu Data Jember masih belum terealisasi. Padahal, hal itu bisa memudahkan pemerintah Kabupaten Jember dalam memaksimalkan upaya-upaya pengembangan pemerintahan. Salah satunya terkait dengan pembangunan. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Sebab, segala data yang sudah terekam dapat memudahkan proses-proses selanjutnya.

Guna memaksimalkan kelancaran pengadaan satu data Jember, Pemkab Jember bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Jember mulai melakukan kolaborasi. Paling anyar yakni mengadakan program Pembinaan Statistik Sektoral Desa Cinta Statistik (Desa Cantik).

Hal itu diungkapkan dalam pertemuan Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman beserta BPS Jember terkait persiapan pelaksanaan Satu Data Indonesia di Kantor Bupati Jember, belum lama ini. Hendy menerangkan bahwa program tersebut merupakan salah satu inovasi yang dilakukan BPS dengan tujuan mempercepat pelaksanaan reformasi birokrasi di seluruh kementerian atau lembaga di Indonesia. “Setidaknya, ada satu Desa Cantik per kecamatan,” tuturnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala BPS Jember Arif Joko Sutejo menyatakan bahwa pihaknya akan fokus untuk mengerjakan program Desa Cantik di setiap kecamatan di Kabupaten Jember. Dia mengaku, pihaknya akan turun ke desa untuk melakukan pembinaan. Tujuannya, agar produk atau output data statistik di desa menjadi lebih berkualitas.

Arif menambahkan bahwa program itu merupakan bentuk tanggung jawab BPS dalam melakukan pembinaan statistik sektoral sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Program ini sejalan dengan semangat Satu Data Indonesia dalam mewujudkan keterpaduan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan. Menurut dia, terdapat 100 Desa Cantik yang diolah BPS se-Indonesia.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hingga saat ini, wacana pengadaan Satu Data Jember masih belum terealisasi. Padahal, hal itu bisa memudahkan pemerintah Kabupaten Jember dalam memaksimalkan upaya-upaya pengembangan pemerintahan. Salah satunya terkait dengan pembangunan. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Sebab, segala data yang sudah terekam dapat memudahkan proses-proses selanjutnya.

Guna memaksimalkan kelancaran pengadaan satu data Jember, Pemkab Jember bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Jember mulai melakukan kolaborasi. Paling anyar yakni mengadakan program Pembinaan Statistik Sektoral Desa Cinta Statistik (Desa Cantik).

Hal itu diungkapkan dalam pertemuan Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman beserta BPS Jember terkait persiapan pelaksanaan Satu Data Indonesia di Kantor Bupati Jember, belum lama ini. Hendy menerangkan bahwa program tersebut merupakan salah satu inovasi yang dilakukan BPS dengan tujuan mempercepat pelaksanaan reformasi birokrasi di seluruh kementerian atau lembaga di Indonesia. “Setidaknya, ada satu Desa Cantik per kecamatan,” tuturnya.

Kepala BPS Jember Arif Joko Sutejo menyatakan bahwa pihaknya akan fokus untuk mengerjakan program Desa Cantik di setiap kecamatan di Kabupaten Jember. Dia mengaku, pihaknya akan turun ke desa untuk melakukan pembinaan. Tujuannya, agar produk atau output data statistik di desa menjadi lebih berkualitas.

Arif menambahkan bahwa program itu merupakan bentuk tanggung jawab BPS dalam melakukan pembinaan statistik sektoral sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Program ini sejalan dengan semangat Satu Data Indonesia dalam mewujudkan keterpaduan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan. Menurut dia, terdapat 100 Desa Cantik yang diolah BPS se-Indonesia.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hingga saat ini, wacana pengadaan Satu Data Jember masih belum terealisasi. Padahal, hal itu bisa memudahkan pemerintah Kabupaten Jember dalam memaksimalkan upaya-upaya pengembangan pemerintahan. Salah satunya terkait dengan pembangunan. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Sebab, segala data yang sudah terekam dapat memudahkan proses-proses selanjutnya.

Guna memaksimalkan kelancaran pengadaan satu data Jember, Pemkab Jember bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Jember mulai melakukan kolaborasi. Paling anyar yakni mengadakan program Pembinaan Statistik Sektoral Desa Cinta Statistik (Desa Cantik).

Hal itu diungkapkan dalam pertemuan Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman beserta BPS Jember terkait persiapan pelaksanaan Satu Data Indonesia di Kantor Bupati Jember, belum lama ini. Hendy menerangkan bahwa program tersebut merupakan salah satu inovasi yang dilakukan BPS dengan tujuan mempercepat pelaksanaan reformasi birokrasi di seluruh kementerian atau lembaga di Indonesia. “Setidaknya, ada satu Desa Cantik per kecamatan,” tuturnya.

Kepala BPS Jember Arif Joko Sutejo menyatakan bahwa pihaknya akan fokus untuk mengerjakan program Desa Cantik di setiap kecamatan di Kabupaten Jember. Dia mengaku, pihaknya akan turun ke desa untuk melakukan pembinaan. Tujuannya, agar produk atau output data statistik di desa menjadi lebih berkualitas.

Arif menambahkan bahwa program itu merupakan bentuk tanggung jawab BPS dalam melakukan pembinaan statistik sektoral sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Program ini sejalan dengan semangat Satu Data Indonesia dalam mewujudkan keterpaduan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan. Menurut dia, terdapat 100 Desa Cantik yang diolah BPS se-Indonesia.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/