alexametrics
31.1 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Makin Melebar ke Persimpangan Jalan

Lapak PKL Mencapai Jalan Gatot Subroto

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di malam hari semakin meluas. Seperti PKL yang berjualan di sepanjang Jalan Diponegoro. Kini, lapak para pedagang itu bahkan melebihi persimpangan jalan. Tepatnya di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates.

Akibatnya, kendaraan dari arah Jalan Sultan Agung yang hendak menuju Jalan Gatot Subroto harus melintas perlahan, karena banyak pedagang yang menggelar barang dagangannya di bagian tengah jalan. Mayoritas didominasi penjual sayuran, daging, ikan, dan ayam. Kondisi ini membuat ruas jalan semakin sempit.

Terlebih lagi, lapak pedagang juga menutupi akses jalan menuju hotel yang berada tepat di persimpangan jalan. Hal ini menyebabkan para tamu dan wisatawan yang hendak memasuki area hotel menjadi kesulitan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Suryadi, warga Kecamatan Sumbersari yang kerap melewati jalan tersebut, mengaku sering dibuat kesal lantaran pedagang seenaknya membuka lapak dagangannya di tengah jalan. Meski hanya berlangsung di malam hari, namun tetap mengganggu pengguna jalan lainnya. Bahkan, para pedagang juga kerap berkendara melawan arus saat baru datang atau hendak pulang dari berdagang. “Harapannya bisa ditertibkan,” imbuhnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di malam hari semakin meluas. Seperti PKL yang berjualan di sepanjang Jalan Diponegoro. Kini, lapak para pedagang itu bahkan melebihi persimpangan jalan. Tepatnya di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates.

Akibatnya, kendaraan dari arah Jalan Sultan Agung yang hendak menuju Jalan Gatot Subroto harus melintas perlahan, karena banyak pedagang yang menggelar barang dagangannya di bagian tengah jalan. Mayoritas didominasi penjual sayuran, daging, ikan, dan ayam. Kondisi ini membuat ruas jalan semakin sempit.

Terlebih lagi, lapak pedagang juga menutupi akses jalan menuju hotel yang berada tepat di persimpangan jalan. Hal ini menyebabkan para tamu dan wisatawan yang hendak memasuki area hotel menjadi kesulitan.

Suryadi, warga Kecamatan Sumbersari yang kerap melewati jalan tersebut, mengaku sering dibuat kesal lantaran pedagang seenaknya membuka lapak dagangannya di tengah jalan. Meski hanya berlangsung di malam hari, namun tetap mengganggu pengguna jalan lainnya. Bahkan, para pedagang juga kerap berkendara melawan arus saat baru datang atau hendak pulang dari berdagang. “Harapannya bisa ditertibkan,” imbuhnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di malam hari semakin meluas. Seperti PKL yang berjualan di sepanjang Jalan Diponegoro. Kini, lapak para pedagang itu bahkan melebihi persimpangan jalan. Tepatnya di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates.

Akibatnya, kendaraan dari arah Jalan Sultan Agung yang hendak menuju Jalan Gatot Subroto harus melintas perlahan, karena banyak pedagang yang menggelar barang dagangannya di bagian tengah jalan. Mayoritas didominasi penjual sayuran, daging, ikan, dan ayam. Kondisi ini membuat ruas jalan semakin sempit.

Terlebih lagi, lapak pedagang juga menutupi akses jalan menuju hotel yang berada tepat di persimpangan jalan. Hal ini menyebabkan para tamu dan wisatawan yang hendak memasuki area hotel menjadi kesulitan.

Suryadi, warga Kecamatan Sumbersari yang kerap melewati jalan tersebut, mengaku sering dibuat kesal lantaran pedagang seenaknya membuka lapak dagangannya di tengah jalan. Meski hanya berlangsung di malam hari, namun tetap mengganggu pengguna jalan lainnya. Bahkan, para pedagang juga kerap berkendara melawan arus saat baru datang atau hendak pulang dari berdagang. “Harapannya bisa ditertibkan,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/