alexametrics
24 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Diklaim Sangat Membantu Pemerintah

Mobile_AP_Rectangle 1

PPKM yang melibatkan RT/RW, menurutnya, lebih menyasar pada penyadaran masyarakat atas pentingnya mematuhi prokes. “Misalnya zona merah harus bagaimana, oranye dan kuning harus bagaimana. Itu PPKM lebih kepada sosialisasi prokes,” ulasnya.

Dinkes sendiri, menurut Alfi, hanya melakukan pembahasan prokes di tingkat kabupaten. Selanjutnya, dari satgas kabupaten diturunkan ke kecamatan dan desa. Keberadaan mereka langsung berada di bawah satgas desa. “Sejauh ini, PPKM sangat membantu. Karena mereka yang paham wilayah dan lingkungannya,” pungkasnya.

Dengan demikian, hal yang perlu dipahami bagi masyarakat, PPKM tersebut tidak otomatis akan melakukan penanganan dengan turun langsung menangani warga yang diduga terpapar korona. Sebab, keberadaan PPKM yang melibatkan RT/RW sebatas membantu sosialisasi penerapan prokes sesuai zona dan memberi informasi apabila ada yang terpapar. Termasuk menjadi penunjuk jalan apabila di lingkungan RT/RW ada yang terpapar atau perlu dilakukan tracing.

Mobile_AP_Rectangle 2

 

 

Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Grafis reza
Redaktur : Mahrus Sholih

- Advertisement -

PPKM yang melibatkan RT/RW, menurutnya, lebih menyasar pada penyadaran masyarakat atas pentingnya mematuhi prokes. “Misalnya zona merah harus bagaimana, oranye dan kuning harus bagaimana. Itu PPKM lebih kepada sosialisasi prokes,” ulasnya.

Dinkes sendiri, menurut Alfi, hanya melakukan pembahasan prokes di tingkat kabupaten. Selanjutnya, dari satgas kabupaten diturunkan ke kecamatan dan desa. Keberadaan mereka langsung berada di bawah satgas desa. “Sejauh ini, PPKM sangat membantu. Karena mereka yang paham wilayah dan lingkungannya,” pungkasnya.

Dengan demikian, hal yang perlu dipahami bagi masyarakat, PPKM tersebut tidak otomatis akan melakukan penanganan dengan turun langsung menangani warga yang diduga terpapar korona. Sebab, keberadaan PPKM yang melibatkan RT/RW sebatas membantu sosialisasi penerapan prokes sesuai zona dan memberi informasi apabila ada yang terpapar. Termasuk menjadi penunjuk jalan apabila di lingkungan RT/RW ada yang terpapar atau perlu dilakukan tracing.

 

 

Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Grafis reza
Redaktur : Mahrus Sholih

PPKM yang melibatkan RT/RW, menurutnya, lebih menyasar pada penyadaran masyarakat atas pentingnya mematuhi prokes. “Misalnya zona merah harus bagaimana, oranye dan kuning harus bagaimana. Itu PPKM lebih kepada sosialisasi prokes,” ulasnya.

Dinkes sendiri, menurut Alfi, hanya melakukan pembahasan prokes di tingkat kabupaten. Selanjutnya, dari satgas kabupaten diturunkan ke kecamatan dan desa. Keberadaan mereka langsung berada di bawah satgas desa. “Sejauh ini, PPKM sangat membantu. Karena mereka yang paham wilayah dan lingkungannya,” pungkasnya.

Dengan demikian, hal yang perlu dipahami bagi masyarakat, PPKM tersebut tidak otomatis akan melakukan penanganan dengan turun langsung menangani warga yang diduga terpapar korona. Sebab, keberadaan PPKM yang melibatkan RT/RW sebatas membantu sosialisasi penerapan prokes sesuai zona dan memberi informasi apabila ada yang terpapar. Termasuk menjadi penunjuk jalan apabila di lingkungan RT/RW ada yang terpapar atau perlu dilakukan tracing.

 

 

Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Grafis reza
Redaktur : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/