alexametrics
24 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Dongkrak Wisata lewat Karya Seni

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Beberapa tahun terakhir, dunia pariwisata di Kabupaten Jember cukup lesu. Demi mendongkrak agar Jember menjadi jujukan banyak pelancong, sejumlah seniman ditantang untuk melahirkan karya-karyanya.

Tantangan ini disampaikan Bupati Jember Hendy Siswanto di hadapan sejumlah seniman dan budayawan di Gedung HSC, Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, Minggu (18/4) malam. Tantangan bisa berupa seni tari maupun lagu-lagu tradisional.

Tidak tanggung-tanggung, Hendy menantang seluruh seniman di desa dan keluaran yang ada di Jember. “Saya tantang Anda semua para seniman serta budayawan menciptakan 248 karya seni unggulan yang khas, dari seluruh desa dan kelurahan,” papar Hendy di hadapan sejumlah seniman.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tantangan ini bisa dibilang seperti lomba adu karya. Betapa tidak, mantan ASN Kementerian Perhubungan yang menjadi pengusaha itu, bakal memberi hadiah spesial atas karya-karya yang nantinya dihasilkan. Hal itu dilakukan karena Pemkab Jember memiliki tekad untuk menyejahterakan seluruh warga Jember, termasuk para seniman dan budayawan.

Kota Suwar-Suwir ini menurutnya kaya akan ragam budaya. Namun demikian, jika banyaknya potensi itu tak lagi digali dan dilestarikan dengan karya seni masa kini, maka bukan tidak mungkin akan tergerus oleh zaman. Untuk itulah, potensi Jember yang telah ada selayaknya terus dikembangkan.

Demi melestarikan karya seni, baik tari maupun lagu tradisional, Hendy menyebut, setiap kegiatan yang ada di Jember, ke depan setidaknya harus menampilkannya. Secara teknis, bisa menjadi pembuka acara, saat istirahat, atau penutupan. “Harus punya seni budaya sendiri di setiap desa, tarian sendiri, lagu sendiri, pembatik sendiri,” ucapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Beberapa tahun terakhir, dunia pariwisata di Kabupaten Jember cukup lesu. Demi mendongkrak agar Jember menjadi jujukan banyak pelancong, sejumlah seniman ditantang untuk melahirkan karya-karyanya.

Tantangan ini disampaikan Bupati Jember Hendy Siswanto di hadapan sejumlah seniman dan budayawan di Gedung HSC, Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, Minggu (18/4) malam. Tantangan bisa berupa seni tari maupun lagu-lagu tradisional.

Tidak tanggung-tanggung, Hendy menantang seluruh seniman di desa dan keluaran yang ada di Jember. “Saya tantang Anda semua para seniman serta budayawan menciptakan 248 karya seni unggulan yang khas, dari seluruh desa dan kelurahan,” papar Hendy di hadapan sejumlah seniman.

Tantangan ini bisa dibilang seperti lomba adu karya. Betapa tidak, mantan ASN Kementerian Perhubungan yang menjadi pengusaha itu, bakal memberi hadiah spesial atas karya-karya yang nantinya dihasilkan. Hal itu dilakukan karena Pemkab Jember memiliki tekad untuk menyejahterakan seluruh warga Jember, termasuk para seniman dan budayawan.

Kota Suwar-Suwir ini menurutnya kaya akan ragam budaya. Namun demikian, jika banyaknya potensi itu tak lagi digali dan dilestarikan dengan karya seni masa kini, maka bukan tidak mungkin akan tergerus oleh zaman. Untuk itulah, potensi Jember yang telah ada selayaknya terus dikembangkan.

Demi melestarikan karya seni, baik tari maupun lagu tradisional, Hendy menyebut, setiap kegiatan yang ada di Jember, ke depan setidaknya harus menampilkannya. Secara teknis, bisa menjadi pembuka acara, saat istirahat, atau penutupan. “Harus punya seni budaya sendiri di setiap desa, tarian sendiri, lagu sendiri, pembatik sendiri,” ucapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Beberapa tahun terakhir, dunia pariwisata di Kabupaten Jember cukup lesu. Demi mendongkrak agar Jember menjadi jujukan banyak pelancong, sejumlah seniman ditantang untuk melahirkan karya-karyanya.

Tantangan ini disampaikan Bupati Jember Hendy Siswanto di hadapan sejumlah seniman dan budayawan di Gedung HSC, Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, Minggu (18/4) malam. Tantangan bisa berupa seni tari maupun lagu-lagu tradisional.

Tidak tanggung-tanggung, Hendy menantang seluruh seniman di desa dan keluaran yang ada di Jember. “Saya tantang Anda semua para seniman serta budayawan menciptakan 248 karya seni unggulan yang khas, dari seluruh desa dan kelurahan,” papar Hendy di hadapan sejumlah seniman.

Tantangan ini bisa dibilang seperti lomba adu karya. Betapa tidak, mantan ASN Kementerian Perhubungan yang menjadi pengusaha itu, bakal memberi hadiah spesial atas karya-karya yang nantinya dihasilkan. Hal itu dilakukan karena Pemkab Jember memiliki tekad untuk menyejahterakan seluruh warga Jember, termasuk para seniman dan budayawan.

Kota Suwar-Suwir ini menurutnya kaya akan ragam budaya. Namun demikian, jika banyaknya potensi itu tak lagi digali dan dilestarikan dengan karya seni masa kini, maka bukan tidak mungkin akan tergerus oleh zaman. Untuk itulah, potensi Jember yang telah ada selayaknya terus dikembangkan.

Demi melestarikan karya seni, baik tari maupun lagu tradisional, Hendy menyebut, setiap kegiatan yang ada di Jember, ke depan setidaknya harus menampilkannya. Secara teknis, bisa menjadi pembuka acara, saat istirahat, atau penutupan. “Harus punya seni budaya sendiri di setiap desa, tarian sendiri, lagu sendiri, pembatik sendiri,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/