alexametrics
23.4 C
Jember
Monday, 27 June 2022

Perbaiki Regulasi Penyaluran Beasiswa

Lakukan Pendaftaran Ulang dengan Kriteria yang Jelas

Mobile_AP_Rectangle 1

Nah, agar dana itu benar-benar memberikan manfaat, menurut Ipung, perlu dilakukan pendaftaran ulang. Hal itu penting demi perbaikan data serta memutus beasiswa diberikan kepada mahasiswa yang hilang entah ke mana.

“Pengalaman kemarin, ada mahasiswa lulus masih dapat beasiswanya. Ada yang sudah tidak aktif, masih dapat. Ini perlu kroscek ulang. Salah satunya harus dilakukan pendaftaran ulang,” jelasnya.

Pada momen pendaftaran ulang itulah, Pemkab Jember memiliki kesempatan untuk menerapkan regulasi dan kriteria calon penerima beasiswa. Misalnya, beasiswa khusus mahasiswa dari kalangan kurang mampu, beasiswa khusus mahasiswa berprestasi, beasiswa untuk atlet, beasiswa untuk hafiz, atau sasaran yang lain. “Masing-masing sasaran harus memiliki kriteria yang jelas. Kalau berprestasi, prestasinya seperti apa, harus diatur,” tegasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sekadar informasi, penyaluran beasiswa tahun sebelumnya juga menjadi bagian dari temuan BPK. Dalam temuan itu, diduga ada mekanisme yang tidak sesuai dengan ketentuan yang ada. Di mana, BPK menemukan pembagian beasiswa seperti dikemas bak penyaluran bantuan sosial sehingga ketepatan sasarannya diragukan.

 

 

Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Dwi Siswanto
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

Nah, agar dana itu benar-benar memberikan manfaat, menurut Ipung, perlu dilakukan pendaftaran ulang. Hal itu penting demi perbaikan data serta memutus beasiswa diberikan kepada mahasiswa yang hilang entah ke mana.

“Pengalaman kemarin, ada mahasiswa lulus masih dapat beasiswanya. Ada yang sudah tidak aktif, masih dapat. Ini perlu kroscek ulang. Salah satunya harus dilakukan pendaftaran ulang,” jelasnya.

Pada momen pendaftaran ulang itulah, Pemkab Jember memiliki kesempatan untuk menerapkan regulasi dan kriteria calon penerima beasiswa. Misalnya, beasiswa khusus mahasiswa dari kalangan kurang mampu, beasiswa khusus mahasiswa berprestasi, beasiswa untuk atlet, beasiswa untuk hafiz, atau sasaran yang lain. “Masing-masing sasaran harus memiliki kriteria yang jelas. Kalau berprestasi, prestasinya seperti apa, harus diatur,” tegasnya.

Sekadar informasi, penyaluran beasiswa tahun sebelumnya juga menjadi bagian dari temuan BPK. Dalam temuan itu, diduga ada mekanisme yang tidak sesuai dengan ketentuan yang ada. Di mana, BPK menemukan pembagian beasiswa seperti dikemas bak penyaluran bantuan sosial sehingga ketepatan sasarannya diragukan.

 

 

Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Dwi Siswanto
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Nah, agar dana itu benar-benar memberikan manfaat, menurut Ipung, perlu dilakukan pendaftaran ulang. Hal itu penting demi perbaikan data serta memutus beasiswa diberikan kepada mahasiswa yang hilang entah ke mana.

“Pengalaman kemarin, ada mahasiswa lulus masih dapat beasiswanya. Ada yang sudah tidak aktif, masih dapat. Ini perlu kroscek ulang. Salah satunya harus dilakukan pendaftaran ulang,” jelasnya.

Pada momen pendaftaran ulang itulah, Pemkab Jember memiliki kesempatan untuk menerapkan regulasi dan kriteria calon penerima beasiswa. Misalnya, beasiswa khusus mahasiswa dari kalangan kurang mampu, beasiswa khusus mahasiswa berprestasi, beasiswa untuk atlet, beasiswa untuk hafiz, atau sasaran yang lain. “Masing-masing sasaran harus memiliki kriteria yang jelas. Kalau berprestasi, prestasinya seperti apa, harus diatur,” tegasnya.

Sekadar informasi, penyaluran beasiswa tahun sebelumnya juga menjadi bagian dari temuan BPK. Dalam temuan itu, diduga ada mekanisme yang tidak sesuai dengan ketentuan yang ada. Di mana, BPK menemukan pembagian beasiswa seperti dikemas bak penyaluran bantuan sosial sehingga ketepatan sasarannya diragukan.

 

 

Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Dwi Siswanto
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/