alexametrics
24.1 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Perbaiki Regulasi Penyaluran Beasiswa

Lakukan Pendaftaran Ulang dengan Kriteria yang Jelas

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Mekanisme penyaluran beasiswa di Kabupaten Jember saat ini menjadi perhatian khusus pada lembaga eksekutif dan legislatif. Hal ini dilakukan agar beasiswa benar-benar diterima oleh mereka yang menjadi sasaran.

Pada tahun ini pun, Pemkab Jember berencana menggelontorkan dana beasiswa yang dulu disepakati bersama dewan, sebesar Rp 25 miliar. Rencana beasiswa itu sebesar Rp 5 juta untuk setiap penerima.

Wakil Bupati Jember Muhammad Balya Firjaun Barlaman menjelaskan, sebelum beasiswa itu dicairkan, Pemkab Jember tengah melakukan evaluasi. Yaitu melihat proses dan mekanisme pembagian beasiswa tahun-tahun sebelumnya, karena menjadi temuan BPK. “Masih menunggu hasil temuan dari pemeriksaan BPK,” kata pria yang akrab disapa Gus Firjaun tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dikatakannya, hasil pemeriksaan BPK nantinya akan menjadi pertimbangan untuk penentuan penyaluran beasiswa. Hanya mahasiswa yang memenuhi kriteria yang bisa mendapatkan, meski secara umum semua mahasiswa punya peluang. “Kami ingin regulasi serta mekanisme penyaluran dan penggunaan beasiswa untuk mahasiswa itu tepat sasaran,” ucapnya.

Sekretaris Komisi D DPRD Jember Edy Cahyo Purnomo menjelaskan, evaluasi terhadap penyaluran beasiswa memang harus dilakukan. Pengalaman tahun sebelumnya harus menjadi gambaran agar penyaluran beasiswa lebih baik lagi dan tepat sasaran.

“Siapa pun mahasiswa Jember punya peluang yang sama. Akan tetapi, karena dananya terbatas, harus tetap ada regulasi dan mekanisme penyaluran yang jelas,” papar pria yang akrab dipanggil Ipung tersebut.

Alokasi dana beasiswa yang disepakati bersama dewan pada penyusunan dan pengesahan APBD 2021 yakni Rp 25 miliar. Seperti disampaikan Bupati Jember Hendy Siswanto, beberapa waktu lalu, sasaran beasiswa tahun 2021 adalah 5 ribu mahasiswa. Karenanya, masing-masing akan mendapatkan beasiswa Rp 5 juta.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Mekanisme penyaluran beasiswa di Kabupaten Jember saat ini menjadi perhatian khusus pada lembaga eksekutif dan legislatif. Hal ini dilakukan agar beasiswa benar-benar diterima oleh mereka yang menjadi sasaran.

Pada tahun ini pun, Pemkab Jember berencana menggelontorkan dana beasiswa yang dulu disepakati bersama dewan, sebesar Rp 25 miliar. Rencana beasiswa itu sebesar Rp 5 juta untuk setiap penerima.

Wakil Bupati Jember Muhammad Balya Firjaun Barlaman menjelaskan, sebelum beasiswa itu dicairkan, Pemkab Jember tengah melakukan evaluasi. Yaitu melihat proses dan mekanisme pembagian beasiswa tahun-tahun sebelumnya, karena menjadi temuan BPK. “Masih menunggu hasil temuan dari pemeriksaan BPK,” kata pria yang akrab disapa Gus Firjaun tersebut.

Dikatakannya, hasil pemeriksaan BPK nantinya akan menjadi pertimbangan untuk penentuan penyaluran beasiswa. Hanya mahasiswa yang memenuhi kriteria yang bisa mendapatkan, meski secara umum semua mahasiswa punya peluang. “Kami ingin regulasi serta mekanisme penyaluran dan penggunaan beasiswa untuk mahasiswa itu tepat sasaran,” ucapnya.

Sekretaris Komisi D DPRD Jember Edy Cahyo Purnomo menjelaskan, evaluasi terhadap penyaluran beasiswa memang harus dilakukan. Pengalaman tahun sebelumnya harus menjadi gambaran agar penyaluran beasiswa lebih baik lagi dan tepat sasaran.

“Siapa pun mahasiswa Jember punya peluang yang sama. Akan tetapi, karena dananya terbatas, harus tetap ada regulasi dan mekanisme penyaluran yang jelas,” papar pria yang akrab dipanggil Ipung tersebut.

Alokasi dana beasiswa yang disepakati bersama dewan pada penyusunan dan pengesahan APBD 2021 yakni Rp 25 miliar. Seperti disampaikan Bupati Jember Hendy Siswanto, beberapa waktu lalu, sasaran beasiswa tahun 2021 adalah 5 ribu mahasiswa. Karenanya, masing-masing akan mendapatkan beasiswa Rp 5 juta.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Mekanisme penyaluran beasiswa di Kabupaten Jember saat ini menjadi perhatian khusus pada lembaga eksekutif dan legislatif. Hal ini dilakukan agar beasiswa benar-benar diterima oleh mereka yang menjadi sasaran.

Pada tahun ini pun, Pemkab Jember berencana menggelontorkan dana beasiswa yang dulu disepakati bersama dewan, sebesar Rp 25 miliar. Rencana beasiswa itu sebesar Rp 5 juta untuk setiap penerima.

Wakil Bupati Jember Muhammad Balya Firjaun Barlaman menjelaskan, sebelum beasiswa itu dicairkan, Pemkab Jember tengah melakukan evaluasi. Yaitu melihat proses dan mekanisme pembagian beasiswa tahun-tahun sebelumnya, karena menjadi temuan BPK. “Masih menunggu hasil temuan dari pemeriksaan BPK,” kata pria yang akrab disapa Gus Firjaun tersebut.

Dikatakannya, hasil pemeriksaan BPK nantinya akan menjadi pertimbangan untuk penentuan penyaluran beasiswa. Hanya mahasiswa yang memenuhi kriteria yang bisa mendapatkan, meski secara umum semua mahasiswa punya peluang. “Kami ingin regulasi serta mekanisme penyaluran dan penggunaan beasiswa untuk mahasiswa itu tepat sasaran,” ucapnya.

Sekretaris Komisi D DPRD Jember Edy Cahyo Purnomo menjelaskan, evaluasi terhadap penyaluran beasiswa memang harus dilakukan. Pengalaman tahun sebelumnya harus menjadi gambaran agar penyaluran beasiswa lebih baik lagi dan tepat sasaran.

“Siapa pun mahasiswa Jember punya peluang yang sama. Akan tetapi, karena dananya terbatas, harus tetap ada regulasi dan mekanisme penyaluran yang jelas,” papar pria yang akrab dipanggil Ipung tersebut.

Alokasi dana beasiswa yang disepakati bersama dewan pada penyusunan dan pengesahan APBD 2021 yakni Rp 25 miliar. Seperti disampaikan Bupati Jember Hendy Siswanto, beberapa waktu lalu, sasaran beasiswa tahun 2021 adalah 5 ribu mahasiswa. Karenanya, masing-masing akan mendapatkan beasiswa Rp 5 juta.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/