alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Anak Harus Kreatif, Inovatif, dan Produktif

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, Radar Jember – Bupati Jember mengimbau kepada para guru agar bisa berupaya lagi membuat siswa-siswi lebih kreatif, inovatif, dan produktif (KIP). Ini bukan sekadar slogan sederhana, namun harus bisa direalisasikan di dunia pendidikan. Menghubungkan ilmu yang didapat dengan permasalahan sehari-hari.

Bupati Jember Hendy Siswanto menyampaikan, esensi dari pelajaran yang didapat selama di sekolah tersebut bermanfaat di keseharian para pelajar. “Harapannya, setelah lulus sudah punya planning untuk langsung bekerja,” sebutnya dalam pembukaan Lokakarya 7 Pendidikan Guru Penggerak (PGP) angkatan 3 di Hotel Java Lotus Jember, kemarin (18/5).

Dia tak ingin anak-anak yang belajar di sekolah kemudian kehilangan minat belajar ke jenjang selanjutnya. Akibat dari rasa kapok pelajar terhadap pelajaran text book. Oleh karena itu, dibutuhkan metode yang tepat dalam membuat suasana belajar yang mendukung dan menyenangkan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Atmosfer pendidikan hari ini dan dulu sudah berbeda. Bupati Hendy mengatakan bahwa ada perbedaan budaya dan pergeseran pemahaman orang tua dengan tenaga pendidik, pendidik dengan murid, dan murid dengan pendidik. “KIP harus bisa dikerjakan ketiga-tiganya, agar berkesinambungan,” jelasnya.

- Advertisement -

KEPATIHAN, Radar Jember – Bupati Jember mengimbau kepada para guru agar bisa berupaya lagi membuat siswa-siswi lebih kreatif, inovatif, dan produktif (KIP). Ini bukan sekadar slogan sederhana, namun harus bisa direalisasikan di dunia pendidikan. Menghubungkan ilmu yang didapat dengan permasalahan sehari-hari.

Bupati Jember Hendy Siswanto menyampaikan, esensi dari pelajaran yang didapat selama di sekolah tersebut bermanfaat di keseharian para pelajar. “Harapannya, setelah lulus sudah punya planning untuk langsung bekerja,” sebutnya dalam pembukaan Lokakarya 7 Pendidikan Guru Penggerak (PGP) angkatan 3 di Hotel Java Lotus Jember, kemarin (18/5).

Dia tak ingin anak-anak yang belajar di sekolah kemudian kehilangan minat belajar ke jenjang selanjutnya. Akibat dari rasa kapok pelajar terhadap pelajaran text book. Oleh karena itu, dibutuhkan metode yang tepat dalam membuat suasana belajar yang mendukung dan menyenangkan.

Atmosfer pendidikan hari ini dan dulu sudah berbeda. Bupati Hendy mengatakan bahwa ada perbedaan budaya dan pergeseran pemahaman orang tua dengan tenaga pendidik, pendidik dengan murid, dan murid dengan pendidik. “KIP harus bisa dikerjakan ketiga-tiganya, agar berkesinambungan,” jelasnya.

KEPATIHAN, Radar Jember – Bupati Jember mengimbau kepada para guru agar bisa berupaya lagi membuat siswa-siswi lebih kreatif, inovatif, dan produktif (KIP). Ini bukan sekadar slogan sederhana, namun harus bisa direalisasikan di dunia pendidikan. Menghubungkan ilmu yang didapat dengan permasalahan sehari-hari.

Bupati Jember Hendy Siswanto menyampaikan, esensi dari pelajaran yang didapat selama di sekolah tersebut bermanfaat di keseharian para pelajar. “Harapannya, setelah lulus sudah punya planning untuk langsung bekerja,” sebutnya dalam pembukaan Lokakarya 7 Pendidikan Guru Penggerak (PGP) angkatan 3 di Hotel Java Lotus Jember, kemarin (18/5).

Dia tak ingin anak-anak yang belajar di sekolah kemudian kehilangan minat belajar ke jenjang selanjutnya. Akibat dari rasa kapok pelajar terhadap pelajaran text book. Oleh karena itu, dibutuhkan metode yang tepat dalam membuat suasana belajar yang mendukung dan menyenangkan.

Atmosfer pendidikan hari ini dan dulu sudah berbeda. Bupati Hendy mengatakan bahwa ada perbedaan budaya dan pergeseran pemahaman orang tua dengan tenaga pendidik, pendidik dengan murid, dan murid dengan pendidik. “KIP harus bisa dikerjakan ketiga-tiganya, agar berkesinambungan,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/