alexametrics
24.1 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Lalin Perkotaan Butuh Direvisi

Mobile_AP_Rectangle 1

Siswanto menegaskan, mereka perlu menyediakan lahan parkir lantaran lahan parkir yang ada sekarang kurang memadai. “Sudah tanggung jawab mereka membuat lahan parkir itu,” ujarnya. Menurut dia, hal tersebut memang harus segera ditindaklanjuti demi mengurai kemacetan di jantung Kota Jember. “Nanti kami panggil satu per satu atau kami surati,” terangnya.

Selain terkait dengan lahan parkir, Siswanto menyatakan, desain layout sirkulasi kendaraan juga menjadi hal penting. “Jangan sampai keluar/masuk kendaraan itu menghambat pergerakan lalu lintas di luar area pertokoan itu sendiri,” tegasnya.

Beban lalu lintas di Jember, menurut dia, sudah besar. Jika terjadi antrean dan berdampak pada lalin, maka hal tersebut malah kurang bagus. Karena itu, dalam pembangunan suatu kawasan, harus didetailkan terkait dengan sirkulasi arus, lahan parkir, dan keamanan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, yang perlu dievaluasi adalah sirkulasi keluar/masuknya kendaraan di salah satu pusat perbelanjaan di Jalan Trunojoyo. Yakni, Golden Market. Mengingat, setiap mobil keluar dari lahan parkir menuju jalan, otomatis laju kendaraan di sana menjadi tersendat. “Pada kenyataannya, manuvernya memang menjadi permasalahan,” ungkapnya. Sebelum masuk ke jalan, dia menambahkan, perlu ada akses melakukan manuver supaya tidak menghalangi laju kendaraan lain.

Tak hanya GM, Siswanto menuturkan, hal yang sama juga perlu dimiliki oleh seluruh pertokoan di Jember. Karena itu, pihaknya bakal melakukan evaluasi mulai dari adanya lahan parkir hingga sirkulasi kendaraan untuk mengurai kemacetan di Kota Suwar-Suwir ini.

 

 

Jurnalis : Isnein Purnomo
Fotografer : Grafis reza
Redaktur : Mahrus Sholih

- Advertisement -

Siswanto menegaskan, mereka perlu menyediakan lahan parkir lantaran lahan parkir yang ada sekarang kurang memadai. “Sudah tanggung jawab mereka membuat lahan parkir itu,” ujarnya. Menurut dia, hal tersebut memang harus segera ditindaklanjuti demi mengurai kemacetan di jantung Kota Jember. “Nanti kami panggil satu per satu atau kami surati,” terangnya.

Selain terkait dengan lahan parkir, Siswanto menyatakan, desain layout sirkulasi kendaraan juga menjadi hal penting. “Jangan sampai keluar/masuk kendaraan itu menghambat pergerakan lalu lintas di luar area pertokoan itu sendiri,” tegasnya.

Beban lalu lintas di Jember, menurut dia, sudah besar. Jika terjadi antrean dan berdampak pada lalin, maka hal tersebut malah kurang bagus. Karena itu, dalam pembangunan suatu kawasan, harus didetailkan terkait dengan sirkulasi arus, lahan parkir, dan keamanan.

Menurutnya, yang perlu dievaluasi adalah sirkulasi keluar/masuknya kendaraan di salah satu pusat perbelanjaan di Jalan Trunojoyo. Yakni, Golden Market. Mengingat, setiap mobil keluar dari lahan parkir menuju jalan, otomatis laju kendaraan di sana menjadi tersendat. “Pada kenyataannya, manuvernya memang menjadi permasalahan,” ungkapnya. Sebelum masuk ke jalan, dia menambahkan, perlu ada akses melakukan manuver supaya tidak menghalangi laju kendaraan lain.

Tak hanya GM, Siswanto menuturkan, hal yang sama juga perlu dimiliki oleh seluruh pertokoan di Jember. Karena itu, pihaknya bakal melakukan evaluasi mulai dari adanya lahan parkir hingga sirkulasi kendaraan untuk mengurai kemacetan di Kota Suwar-Suwir ini.

 

 

Jurnalis : Isnein Purnomo
Fotografer : Grafis reza
Redaktur : Mahrus Sholih

Siswanto menegaskan, mereka perlu menyediakan lahan parkir lantaran lahan parkir yang ada sekarang kurang memadai. “Sudah tanggung jawab mereka membuat lahan parkir itu,” ujarnya. Menurut dia, hal tersebut memang harus segera ditindaklanjuti demi mengurai kemacetan di jantung Kota Jember. “Nanti kami panggil satu per satu atau kami surati,” terangnya.

Selain terkait dengan lahan parkir, Siswanto menyatakan, desain layout sirkulasi kendaraan juga menjadi hal penting. “Jangan sampai keluar/masuk kendaraan itu menghambat pergerakan lalu lintas di luar area pertokoan itu sendiri,” tegasnya.

Beban lalu lintas di Jember, menurut dia, sudah besar. Jika terjadi antrean dan berdampak pada lalin, maka hal tersebut malah kurang bagus. Karena itu, dalam pembangunan suatu kawasan, harus didetailkan terkait dengan sirkulasi arus, lahan parkir, dan keamanan.

Menurutnya, yang perlu dievaluasi adalah sirkulasi keluar/masuknya kendaraan di salah satu pusat perbelanjaan di Jalan Trunojoyo. Yakni, Golden Market. Mengingat, setiap mobil keluar dari lahan parkir menuju jalan, otomatis laju kendaraan di sana menjadi tersendat. “Pada kenyataannya, manuvernya memang menjadi permasalahan,” ungkapnya. Sebelum masuk ke jalan, dia menambahkan, perlu ada akses melakukan manuver supaya tidak menghalangi laju kendaraan lain.

Tak hanya GM, Siswanto menuturkan, hal yang sama juga perlu dimiliki oleh seluruh pertokoan di Jember. Karena itu, pihaknya bakal melakukan evaluasi mulai dari adanya lahan parkir hingga sirkulasi kendaraan untuk mengurai kemacetan di Kota Suwar-Suwir ini.

 

 

Jurnalis : Isnein Purnomo
Fotografer : Grafis reza
Redaktur : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/