alexametrics
26.7 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Perjuangan Indonesia Masih Belum Berakhir

Forkopimda Gelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci

Mobile_AP_Rectangle 1

PATRANG, RADARJEMBER.ID – Menjelang pergantian hari, para anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jember mendatangi Taman Makam Pahlawan (TMP) di Kecamatan Patrang, Senin (16/8) malam. Pada keheningan malam kala itu berlangsung apel kehormatan dan renungan suci yang dilaksanakan dengan khidmat. Bertugas sebagai pemimpin apel yakni Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin.

Bupati Jember Hendy Siswanto menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum yang sangat berharga bagi seluruh warga Indonesia. Tak terkecuali di Kabupaten Jember. Sebab, 17 Agustus merupakan hari peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Nah, sebelum merayakannya, patut untuk memberikan hormat kepada para pahlawan yang gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan RI. “Sebab, tanpa jasa-jasa pahlawan kemerdekaan di Jember ini, tidak bisa dibayangkan jadi apa kita saat ini,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Meski begitu, Hendy menegaskan bahwa perjuangan Indonesia belum selesai. “Dulu musuh kita merupakan barisan penjajah. Kini dengan adanya pandemi Covid-19 ini, mengharuskan kita untuk lebih semangat lagi dalam memerangi virus yang tak kasat mata tersebut. Kalau dulu, kita berjuang bersama-sama dalam memerdekakan negeri ini. Sekarang kita harus bahu-membahu untuk menghilangkan Covid-19 dari negeri ini, terlebih di Kabupaten Jember,” paparnya.

Lantas, bagaimana caranya? Yakni dengan sama-sama memiliki tanggung jawab untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes). Menurut dia, hal itu merupakan bagian dari makna bagaimana warganegara mewarisi perjuangan ini.

- Advertisement -

PATRANG, RADARJEMBER.ID – Menjelang pergantian hari, para anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jember mendatangi Taman Makam Pahlawan (TMP) di Kecamatan Patrang, Senin (16/8) malam. Pada keheningan malam kala itu berlangsung apel kehormatan dan renungan suci yang dilaksanakan dengan khidmat. Bertugas sebagai pemimpin apel yakni Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin.

Bupati Jember Hendy Siswanto menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum yang sangat berharga bagi seluruh warga Indonesia. Tak terkecuali di Kabupaten Jember. Sebab, 17 Agustus merupakan hari peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Nah, sebelum merayakannya, patut untuk memberikan hormat kepada para pahlawan yang gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan RI. “Sebab, tanpa jasa-jasa pahlawan kemerdekaan di Jember ini, tidak bisa dibayangkan jadi apa kita saat ini,” ujarnya.

Meski begitu, Hendy menegaskan bahwa perjuangan Indonesia belum selesai. “Dulu musuh kita merupakan barisan penjajah. Kini dengan adanya pandemi Covid-19 ini, mengharuskan kita untuk lebih semangat lagi dalam memerangi virus yang tak kasat mata tersebut. Kalau dulu, kita berjuang bersama-sama dalam memerdekakan negeri ini. Sekarang kita harus bahu-membahu untuk menghilangkan Covid-19 dari negeri ini, terlebih di Kabupaten Jember,” paparnya.

Lantas, bagaimana caranya? Yakni dengan sama-sama memiliki tanggung jawab untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes). Menurut dia, hal itu merupakan bagian dari makna bagaimana warganegara mewarisi perjuangan ini.

PATRANG, RADARJEMBER.ID – Menjelang pergantian hari, para anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jember mendatangi Taman Makam Pahlawan (TMP) di Kecamatan Patrang, Senin (16/8) malam. Pada keheningan malam kala itu berlangsung apel kehormatan dan renungan suci yang dilaksanakan dengan khidmat. Bertugas sebagai pemimpin apel yakni Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin.

Bupati Jember Hendy Siswanto menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum yang sangat berharga bagi seluruh warga Indonesia. Tak terkecuali di Kabupaten Jember. Sebab, 17 Agustus merupakan hari peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Nah, sebelum merayakannya, patut untuk memberikan hormat kepada para pahlawan yang gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan RI. “Sebab, tanpa jasa-jasa pahlawan kemerdekaan di Jember ini, tidak bisa dibayangkan jadi apa kita saat ini,” ujarnya.

Meski begitu, Hendy menegaskan bahwa perjuangan Indonesia belum selesai. “Dulu musuh kita merupakan barisan penjajah. Kini dengan adanya pandemi Covid-19 ini, mengharuskan kita untuk lebih semangat lagi dalam memerangi virus yang tak kasat mata tersebut. Kalau dulu, kita berjuang bersama-sama dalam memerdekakan negeri ini. Sekarang kita harus bahu-membahu untuk menghilangkan Covid-19 dari negeri ini, terlebih di Kabupaten Jember,” paparnya.

Lantas, bagaimana caranya? Yakni dengan sama-sama memiliki tanggung jawab untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes). Menurut dia, hal itu merupakan bagian dari makna bagaimana warganegara mewarisi perjuangan ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/