alexametrics
23.9 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Siapkan Proses Vaksinasi Drive-thru

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pergerakan pemberantasan virus Covid-19 oleh satgas Covid-19 masih terus dilakukan. Salah satunya dengan melaksanakan vaksinasi Covid-19. Saat ini, vaksinasi untuk lansia menjadi prioritas utama. Sebab, lansia menjadi salah satu kelompok yang rentan terpapar Covid-19.

Namun, pencapaian vaksinasi lansia masih belum maksimal. Sebab, masih banyak warga yang enggan datang ke fasilitas pelayanan kesehatan karena banyak faktor.

Plt Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Kabid P2P Dinkes) Kabupaten Jember dr Alfi Yudisianto menerangkan bahwa sebenarnya pihaknya sudah mengondisikan pihak RT dan RW untuk mendata para lansia di wilayahnya masing-masing. “Tapi, masih banyak yang enggan karena ada penolakan dari pihak keluarga,” tuturnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Para warga berpendapat bahwa para lansia tidak perlu divaksin karena tidak ke mana-mana. Jadi, tidak rentan terpapar. “Padahal mereka bisa tertular dari salah seorang keluarga yang membawa virus pulang ke rumah. Karena itu, bakal ada terobosan baru,” ujar Bupati Jember Hendy Siswanto.

Dia menambahkan bahwa pihaknya sudah melonggarkan pelaksanaan vaksinasi untuk para lansia. Sebelumnya, memang perlu mendata dulu baru ke fayankes secara kolektif. Namun, sekarang mereka sudah langsung bisa ke fayankes cukup dengan membawa KTP saja.

Selain itu, dia menuturkan bahwa pihaknya bakal membuat vaksinasi drive-thru. Sama halnya dengan mengambil uang di ATM drive-thru, penerima vaksin tidak perlu turun dari kendaraan dan mendapatkan penanganan cepat. Hal tersebut diterapkan untuk mengoptimalkan vaksinasi para lansia dan tak perlu menunggu lama.

Ditanya tentang realisasi pengadaan vaksinasi drive-thru, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember membenarkan hal tersebut. “Rencananya bakal dilaksanakan di Kodim 0824,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pergerakan pemberantasan virus Covid-19 oleh satgas Covid-19 masih terus dilakukan. Salah satunya dengan melaksanakan vaksinasi Covid-19. Saat ini, vaksinasi untuk lansia menjadi prioritas utama. Sebab, lansia menjadi salah satu kelompok yang rentan terpapar Covid-19.

Namun, pencapaian vaksinasi lansia masih belum maksimal. Sebab, masih banyak warga yang enggan datang ke fasilitas pelayanan kesehatan karena banyak faktor.

Plt Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Kabid P2P Dinkes) Kabupaten Jember dr Alfi Yudisianto menerangkan bahwa sebenarnya pihaknya sudah mengondisikan pihak RT dan RW untuk mendata para lansia di wilayahnya masing-masing. “Tapi, masih banyak yang enggan karena ada penolakan dari pihak keluarga,” tuturnya.

Para warga berpendapat bahwa para lansia tidak perlu divaksin karena tidak ke mana-mana. Jadi, tidak rentan terpapar. “Padahal mereka bisa tertular dari salah seorang keluarga yang membawa virus pulang ke rumah. Karena itu, bakal ada terobosan baru,” ujar Bupati Jember Hendy Siswanto.

Dia menambahkan bahwa pihaknya sudah melonggarkan pelaksanaan vaksinasi untuk para lansia. Sebelumnya, memang perlu mendata dulu baru ke fayankes secara kolektif. Namun, sekarang mereka sudah langsung bisa ke fayankes cukup dengan membawa KTP saja.

Selain itu, dia menuturkan bahwa pihaknya bakal membuat vaksinasi drive-thru. Sama halnya dengan mengambil uang di ATM drive-thru, penerima vaksin tidak perlu turun dari kendaraan dan mendapatkan penanganan cepat. Hal tersebut diterapkan untuk mengoptimalkan vaksinasi para lansia dan tak perlu menunggu lama.

Ditanya tentang realisasi pengadaan vaksinasi drive-thru, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember membenarkan hal tersebut. “Rencananya bakal dilaksanakan di Kodim 0824,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pergerakan pemberantasan virus Covid-19 oleh satgas Covid-19 masih terus dilakukan. Salah satunya dengan melaksanakan vaksinasi Covid-19. Saat ini, vaksinasi untuk lansia menjadi prioritas utama. Sebab, lansia menjadi salah satu kelompok yang rentan terpapar Covid-19.

Namun, pencapaian vaksinasi lansia masih belum maksimal. Sebab, masih banyak warga yang enggan datang ke fasilitas pelayanan kesehatan karena banyak faktor.

Plt Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Kabid P2P Dinkes) Kabupaten Jember dr Alfi Yudisianto menerangkan bahwa sebenarnya pihaknya sudah mengondisikan pihak RT dan RW untuk mendata para lansia di wilayahnya masing-masing. “Tapi, masih banyak yang enggan karena ada penolakan dari pihak keluarga,” tuturnya.

Para warga berpendapat bahwa para lansia tidak perlu divaksin karena tidak ke mana-mana. Jadi, tidak rentan terpapar. “Padahal mereka bisa tertular dari salah seorang keluarga yang membawa virus pulang ke rumah. Karena itu, bakal ada terobosan baru,” ujar Bupati Jember Hendy Siswanto.

Dia menambahkan bahwa pihaknya sudah melonggarkan pelaksanaan vaksinasi untuk para lansia. Sebelumnya, memang perlu mendata dulu baru ke fayankes secara kolektif. Namun, sekarang mereka sudah langsung bisa ke fayankes cukup dengan membawa KTP saja.

Selain itu, dia menuturkan bahwa pihaknya bakal membuat vaksinasi drive-thru. Sama halnya dengan mengambil uang di ATM drive-thru, penerima vaksin tidak perlu turun dari kendaraan dan mendapatkan penanganan cepat. Hal tersebut diterapkan untuk mengoptimalkan vaksinasi para lansia dan tak perlu menunggu lama.

Ditanya tentang realisasi pengadaan vaksinasi drive-thru, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember membenarkan hal tersebut. “Rencananya bakal dilaksanakan di Kodim 0824,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/