alexametrics
28.4 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Kembangkan Maggot, Solusi Jitu Urai Sampah Organik

Mobile_AP_Rectangle 1

Setelah melewati masa produksi selama 14 hari, kata Agus, maggot akan siap panen. “Namun, tidak semuanya dipanen. Sekitar 90 persen yang dapat dipanen.  Sisanya akan dilakukan pembudidayaan kembali,” tuturnya.

Dirinya juga menambahkan, budi daya maggot cukup bermanfaat untuk mengurangi sampah organik, utamanya di rumah. Sebab, hanya butuh waktu 1×24 jam untuk dapat mengurangi sampah organik sekitar satu ton, jika maggot BSF yang dimiliki sebanyak 100 kilogram.

Menurutnya, hal ini lebih efektif daripada solusi pengurangan sampah lain seperti metode kompos. Selain memerlukan lahan yang luas, metode kompos ini juga membutuhkan waktu yang lama untuk mengurai sampah.

Mobile_AP_Rectangle 2

 

 

Jurnalis : mg1
Fotografer : Istimewa
Redaktur :  Dwi Siswanto

- Advertisement -

Setelah melewati masa produksi selama 14 hari, kata Agus, maggot akan siap panen. “Namun, tidak semuanya dipanen. Sekitar 90 persen yang dapat dipanen.  Sisanya akan dilakukan pembudidayaan kembali,” tuturnya.

Dirinya juga menambahkan, budi daya maggot cukup bermanfaat untuk mengurangi sampah organik, utamanya di rumah. Sebab, hanya butuh waktu 1×24 jam untuk dapat mengurangi sampah organik sekitar satu ton, jika maggot BSF yang dimiliki sebanyak 100 kilogram.

Menurutnya, hal ini lebih efektif daripada solusi pengurangan sampah lain seperti metode kompos. Selain memerlukan lahan yang luas, metode kompos ini juga membutuhkan waktu yang lama untuk mengurai sampah.

 

 

Jurnalis : mg1
Fotografer : Istimewa
Redaktur :  Dwi Siswanto

Setelah melewati masa produksi selama 14 hari, kata Agus, maggot akan siap panen. “Namun, tidak semuanya dipanen. Sekitar 90 persen yang dapat dipanen.  Sisanya akan dilakukan pembudidayaan kembali,” tuturnya.

Dirinya juga menambahkan, budi daya maggot cukup bermanfaat untuk mengurangi sampah organik, utamanya di rumah. Sebab, hanya butuh waktu 1×24 jam untuk dapat mengurangi sampah organik sekitar satu ton, jika maggot BSF yang dimiliki sebanyak 100 kilogram.

Menurutnya, hal ini lebih efektif daripada solusi pengurangan sampah lain seperti metode kompos. Selain memerlukan lahan yang luas, metode kompos ini juga membutuhkan waktu yang lama untuk mengurai sampah.

 

 

Jurnalis : mg1
Fotografer : Istimewa
Redaktur :  Dwi Siswanto

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/