alexametrics
30.3 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Dua Sekda Sama-Sama Kecele

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kekosongan jabatan Bupati dan Wakil Bupati Jember langsung dieksekusi oleh Pemprov Jatim, kemarin (16/2). Namun, keputusan Gubernur Jawa Timur cukup mengejutkan. Yakni tidak memakai Sekretaris Daerah (Sekda) Jember untuk menjadi pelaksana harian (Plh) bupati sebagaimana yang santer dikabarkan sebelumnya. Gubernur justru menunjuk pejabat provinsi.

Surat Keputusan (SK) Plh Bupati Jember itu jatuh kepada Hadi Sulistyo, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemprov Jatim. SK diserahkan Gubernur Khofifah Indar Parawansa sekitar pukul 21.00 di ruang Wilwatikta Grahadi, Surabaya, kemarin (16/2). Hadi Sulistyo diketahui merupakan alumnus SMA Negeri 1 Jember.

Hadi Sulistyo menjabat Plh Bupati Jember menggantikan Bupati Faida yang telah habis jabatannya per 17 Februari atau hari ini. Jabatan tersebut untuk mengisi kekosongan kepemimpinan di Jember. Mengingat, terjadinya penundaan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih Hendy Siswanto –Muhammad Balya Firjaun Barlaman.

Mobile_AP_Rectangle 2

Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim mengatakan, dengan adanya Plh Bupati Jember, diharapkan dapat menjalankan roda pemerintahan dengan baik. Menjalankan tugas sesuai dengan fungsinya. “Semoga dengan ditunjuknya Plh Bupati Jember ini dapat menormalkan kondisi birokrasi di Jember,” paparnya.

Halim menyebut, jabatan Plh Bupati Jember tidaklah lama, karena agenda pelantikan Hendy-Firjaun informasinya akan dijadwal pada 25 atau 26 Februari. “Untuk itu, perlu melakukan penyiapan pelantikan dengan jajaran birokrasi yang ada. Bagaimanapun, Plh bupati hanya sementara dan tugas-tugasnya terbatas,” beber Halim.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kekosongan jabatan Bupati dan Wakil Bupati Jember langsung dieksekusi oleh Pemprov Jatim, kemarin (16/2). Namun, keputusan Gubernur Jawa Timur cukup mengejutkan. Yakni tidak memakai Sekretaris Daerah (Sekda) Jember untuk menjadi pelaksana harian (Plh) bupati sebagaimana yang santer dikabarkan sebelumnya. Gubernur justru menunjuk pejabat provinsi.

Surat Keputusan (SK) Plh Bupati Jember itu jatuh kepada Hadi Sulistyo, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemprov Jatim. SK diserahkan Gubernur Khofifah Indar Parawansa sekitar pukul 21.00 di ruang Wilwatikta Grahadi, Surabaya, kemarin (16/2). Hadi Sulistyo diketahui merupakan alumnus SMA Negeri 1 Jember.

Hadi Sulistyo menjabat Plh Bupati Jember menggantikan Bupati Faida yang telah habis jabatannya per 17 Februari atau hari ini. Jabatan tersebut untuk mengisi kekosongan kepemimpinan di Jember. Mengingat, terjadinya penundaan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih Hendy Siswanto –Muhammad Balya Firjaun Barlaman.

Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim mengatakan, dengan adanya Plh Bupati Jember, diharapkan dapat menjalankan roda pemerintahan dengan baik. Menjalankan tugas sesuai dengan fungsinya. “Semoga dengan ditunjuknya Plh Bupati Jember ini dapat menormalkan kondisi birokrasi di Jember,” paparnya.

Halim menyebut, jabatan Plh Bupati Jember tidaklah lama, karena agenda pelantikan Hendy-Firjaun informasinya akan dijadwal pada 25 atau 26 Februari. “Untuk itu, perlu melakukan penyiapan pelantikan dengan jajaran birokrasi yang ada. Bagaimanapun, Plh bupati hanya sementara dan tugas-tugasnya terbatas,” beber Halim.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kekosongan jabatan Bupati dan Wakil Bupati Jember langsung dieksekusi oleh Pemprov Jatim, kemarin (16/2). Namun, keputusan Gubernur Jawa Timur cukup mengejutkan. Yakni tidak memakai Sekretaris Daerah (Sekda) Jember untuk menjadi pelaksana harian (Plh) bupati sebagaimana yang santer dikabarkan sebelumnya. Gubernur justru menunjuk pejabat provinsi.

Surat Keputusan (SK) Plh Bupati Jember itu jatuh kepada Hadi Sulistyo, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemprov Jatim. SK diserahkan Gubernur Khofifah Indar Parawansa sekitar pukul 21.00 di ruang Wilwatikta Grahadi, Surabaya, kemarin (16/2). Hadi Sulistyo diketahui merupakan alumnus SMA Negeri 1 Jember.

Hadi Sulistyo menjabat Plh Bupati Jember menggantikan Bupati Faida yang telah habis jabatannya per 17 Februari atau hari ini. Jabatan tersebut untuk mengisi kekosongan kepemimpinan di Jember. Mengingat, terjadinya penundaan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih Hendy Siswanto –Muhammad Balya Firjaun Barlaman.

Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim mengatakan, dengan adanya Plh Bupati Jember, diharapkan dapat menjalankan roda pemerintahan dengan baik. Menjalankan tugas sesuai dengan fungsinya. “Semoga dengan ditunjuknya Plh Bupati Jember ini dapat menormalkan kondisi birokrasi di Jember,” paparnya.

Halim menyebut, jabatan Plh Bupati Jember tidaklah lama, karena agenda pelantikan Hendy-Firjaun informasinya akan dijadwal pada 25 atau 26 Februari. “Untuk itu, perlu melakukan penyiapan pelantikan dengan jajaran birokrasi yang ada. Bagaimanapun, Plh bupati hanya sementara dan tugas-tugasnya terbatas,” beber Halim.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/