24.4 C
Jember
Wednesday, 29 March 2023

Dugaan Pungli Uang BPJS Ketenagakerjaan oleh Oknum Perangkat Desa di Ajung

Seikhlasnya, tapi Tembus Rp 4 Juta

Mobile_AP_Rectangle 1

AJUNG, Radar Jember – Sulasmi, warga Desa/Kecamatan Ajung, menjadi korban pemalakan oleh oknum perangkat desa. Sepeninggal suaminya, dana dari BPJS Ketenagakerjaan yang diklaim ternyata disunat oleh seseorang.

BACA JUGA : Kiai Fahim Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati

Ceritanya, Sulasmi mendapat klaim BPJS Ketenagakerjaan yang langsung cair ke rekening pribadinya. Dia mendapatkan klaim itu sebagai ahli waris. Perempuan itu mendapat dana sebesar Rp 42 juta. Namun, diminta membayar oleh perangkat desa sebesar Rp 4 juta.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut Sulasmi, saat proses pengambilan uang tersebut, ada administrasi yang dilengkapi melalui perangkat desa. Saat dana sudah cair, ada sebutan untuk tanda terima kasih. Menurut Sulasmi, oknum perangkat desa tersebut mengajak dirinya berbicara tentang uang tersebut. Dia diminta untuk ikhlas jika uang yang diterimanya diminta Rp 4 juta.

Bahkan, Sulasmi diminta untuk mengantarkan uang tersebut ke rumah oknum perangkat desa. “Katanya gini, uang Rp 42 juta itu kan banyak, kalau diminta Rp 4 juta, sampean ikhlas, ya. Mendengar itu, saya bilang ikhlas wes,” katanya.

- Advertisement -

AJUNG, Radar Jember – Sulasmi, warga Desa/Kecamatan Ajung, menjadi korban pemalakan oleh oknum perangkat desa. Sepeninggal suaminya, dana dari BPJS Ketenagakerjaan yang diklaim ternyata disunat oleh seseorang.

BACA JUGA : Kiai Fahim Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati

Ceritanya, Sulasmi mendapat klaim BPJS Ketenagakerjaan yang langsung cair ke rekening pribadinya. Dia mendapatkan klaim itu sebagai ahli waris. Perempuan itu mendapat dana sebesar Rp 42 juta. Namun, diminta membayar oleh perangkat desa sebesar Rp 4 juta.

Menurut Sulasmi, saat proses pengambilan uang tersebut, ada administrasi yang dilengkapi melalui perangkat desa. Saat dana sudah cair, ada sebutan untuk tanda terima kasih. Menurut Sulasmi, oknum perangkat desa tersebut mengajak dirinya berbicara tentang uang tersebut. Dia diminta untuk ikhlas jika uang yang diterimanya diminta Rp 4 juta.

Bahkan, Sulasmi diminta untuk mengantarkan uang tersebut ke rumah oknum perangkat desa. “Katanya gini, uang Rp 42 juta itu kan banyak, kalau diminta Rp 4 juta, sampean ikhlas, ya. Mendengar itu, saya bilang ikhlas wes,” katanya.

AJUNG, Radar Jember – Sulasmi, warga Desa/Kecamatan Ajung, menjadi korban pemalakan oleh oknum perangkat desa. Sepeninggal suaminya, dana dari BPJS Ketenagakerjaan yang diklaim ternyata disunat oleh seseorang.

BACA JUGA : Kiai Fahim Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati

Ceritanya, Sulasmi mendapat klaim BPJS Ketenagakerjaan yang langsung cair ke rekening pribadinya. Dia mendapatkan klaim itu sebagai ahli waris. Perempuan itu mendapat dana sebesar Rp 42 juta. Namun, diminta membayar oleh perangkat desa sebesar Rp 4 juta.

Menurut Sulasmi, saat proses pengambilan uang tersebut, ada administrasi yang dilengkapi melalui perangkat desa. Saat dana sudah cair, ada sebutan untuk tanda terima kasih. Menurut Sulasmi, oknum perangkat desa tersebut mengajak dirinya berbicara tentang uang tersebut. Dia diminta untuk ikhlas jika uang yang diterimanya diminta Rp 4 juta.

Bahkan, Sulasmi diminta untuk mengantarkan uang tersebut ke rumah oknum perangkat desa. “Katanya gini, uang Rp 42 juta itu kan banyak, kalau diminta Rp 4 juta, sampean ikhlas, ya. Mendengar itu, saya bilang ikhlas wes,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/