alexametrics
20.1 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Sikap Pemkab Jember Masih Ngambang Soal Tambak

Mobile_AP_Rectangle 1

Mengenai hal itu, pengusaha tambak mengaku akan terbuka dan kooperatif jika sewaktu-waktu pemerintah daerah bakal memeriksa kelengkapan izin tersebut. “Kami siap diperiksa. Sebenarnya kami sudah oke, kalau diperiksa tidak apa-apa. Memang dinamika,” sebut Helmy, dari tambak Anugerah Tanjung, Gumukmas.

Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto menjelaskan, pihaknya sengaja mengundang para pengusaha tambak untuk diajak audiensi. Pertemuan itu juga dinilainya sebagai kelanjutan dari pertemuan beberapa hari sebelumnya. Kala itu, pihaknya melakukan pertemuan dengan beberapa pengusaha tambak di kawasan pesisir selatan Jember. “Kami bakal tindak lanjuti pertemuan ini ke lokasi-lokasi pemilik tambak. Nanti pada Senin (20/9, Red) mendatang. Insyaallah,” kata Hendy.

Dalam rencana pengecekan lokasi itu, Hendy bakal meminta kelengkapan dokumen atau data yang dimiliki oleh 18 pengusaha tambak yang hadir kemarin. Dia juga memastikan bakal mengecek seluruh kelengkapannya, termasuk beberapa hal yang selama ini disoal masyarakat. Seperti perizinan, instalasi limbah, dampak lingkungan, dan beberapa hal lainnya. “Setelah selesai di situ, nanti seluruh dokumen dan data yang ada kami akan diskusikan dengan teman-teman di birokrasi,” sambungnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kendati begitu, Hendy mengaku, semangat dalam mengurusi soal tambak itu adalah kebersamaan. Karena itu, sejauh ini belum ada pernyataan yang menegaskan bahwa pemkab bakal memberi sanksi kepada pengusaha tambak yang usahanya diketahui bodong atau menyalahi ketentuan pengelolaan limbah. “Semangat kami adalah kebersamaan kepada teman-teman semuanya. Nanti kami diskusikan setelah melihat di lapangan,” pungkasnya.

Reporter : Maulana

Fotografer : Maulana

Editor : Mahrus Sholih

- Advertisement -

Mengenai hal itu, pengusaha tambak mengaku akan terbuka dan kooperatif jika sewaktu-waktu pemerintah daerah bakal memeriksa kelengkapan izin tersebut. “Kami siap diperiksa. Sebenarnya kami sudah oke, kalau diperiksa tidak apa-apa. Memang dinamika,” sebut Helmy, dari tambak Anugerah Tanjung, Gumukmas.

Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto menjelaskan, pihaknya sengaja mengundang para pengusaha tambak untuk diajak audiensi. Pertemuan itu juga dinilainya sebagai kelanjutan dari pertemuan beberapa hari sebelumnya. Kala itu, pihaknya melakukan pertemuan dengan beberapa pengusaha tambak di kawasan pesisir selatan Jember. “Kami bakal tindak lanjuti pertemuan ini ke lokasi-lokasi pemilik tambak. Nanti pada Senin (20/9, Red) mendatang. Insyaallah,” kata Hendy.

Dalam rencana pengecekan lokasi itu, Hendy bakal meminta kelengkapan dokumen atau data yang dimiliki oleh 18 pengusaha tambak yang hadir kemarin. Dia juga memastikan bakal mengecek seluruh kelengkapannya, termasuk beberapa hal yang selama ini disoal masyarakat. Seperti perizinan, instalasi limbah, dampak lingkungan, dan beberapa hal lainnya. “Setelah selesai di situ, nanti seluruh dokumen dan data yang ada kami akan diskusikan dengan teman-teman di birokrasi,” sambungnya.

Kendati begitu, Hendy mengaku, semangat dalam mengurusi soal tambak itu adalah kebersamaan. Karena itu, sejauh ini belum ada pernyataan yang menegaskan bahwa pemkab bakal memberi sanksi kepada pengusaha tambak yang usahanya diketahui bodong atau menyalahi ketentuan pengelolaan limbah. “Semangat kami adalah kebersamaan kepada teman-teman semuanya. Nanti kami diskusikan setelah melihat di lapangan,” pungkasnya.

Reporter : Maulana

Fotografer : Maulana

Editor : Mahrus Sholih

Mengenai hal itu, pengusaha tambak mengaku akan terbuka dan kooperatif jika sewaktu-waktu pemerintah daerah bakal memeriksa kelengkapan izin tersebut. “Kami siap diperiksa. Sebenarnya kami sudah oke, kalau diperiksa tidak apa-apa. Memang dinamika,” sebut Helmy, dari tambak Anugerah Tanjung, Gumukmas.

Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto menjelaskan, pihaknya sengaja mengundang para pengusaha tambak untuk diajak audiensi. Pertemuan itu juga dinilainya sebagai kelanjutan dari pertemuan beberapa hari sebelumnya. Kala itu, pihaknya melakukan pertemuan dengan beberapa pengusaha tambak di kawasan pesisir selatan Jember. “Kami bakal tindak lanjuti pertemuan ini ke lokasi-lokasi pemilik tambak. Nanti pada Senin (20/9, Red) mendatang. Insyaallah,” kata Hendy.

Dalam rencana pengecekan lokasi itu, Hendy bakal meminta kelengkapan dokumen atau data yang dimiliki oleh 18 pengusaha tambak yang hadir kemarin. Dia juga memastikan bakal mengecek seluruh kelengkapannya, termasuk beberapa hal yang selama ini disoal masyarakat. Seperti perizinan, instalasi limbah, dampak lingkungan, dan beberapa hal lainnya. “Setelah selesai di situ, nanti seluruh dokumen dan data yang ada kami akan diskusikan dengan teman-teman di birokrasi,” sambungnya.

Kendati begitu, Hendy mengaku, semangat dalam mengurusi soal tambak itu adalah kebersamaan. Karena itu, sejauh ini belum ada pernyataan yang menegaskan bahwa pemkab bakal memberi sanksi kepada pengusaha tambak yang usahanya diketahui bodong atau menyalahi ketentuan pengelolaan limbah. “Semangat kami adalah kebersamaan kepada teman-teman semuanya. Nanti kami diskusikan setelah melihat di lapangan,” pungkasnya.

Reporter : Maulana

Fotografer : Maulana

Editor : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/