alexametrics
23.2 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Takbiran dan Salat Idul Adha di Rumah

Mobile_AP_Rectangle 1

Apabila terjadi perkembangan Covid-19 yang ekstrem di Kabupaten Jember, Hendy menyatakan bahwa pelaksanaan SE ini bakal disesuaikan dengan kondisi setempat. Nantinya, pihaknya melalui satgas Covid-19 bakal melakukan pemantauan pelaksanaan surat edaran secara hierarki melalui camat, lurah, dan satgas Covid-19.

Lebih lanjut, Hendy menuturkan bahwa selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, peribadatan di tempat ibadah ditiadakan. Namun, kumandang azan, bunyi lonceng, bel gereja, trishannya, dan tanda lain masih diperbolehkan sebagai tanda masuknya waktu ibadah. “Meski tidak dipakai, pengurus tempat ibadah harus tetap menjaga kebersihan dan kesucian tempat ibadah masing-masing,” tandasnya.

 

Mobile_AP_Rectangle 2

 

Jurnalis : Isnein Purnomo
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

Apabila terjadi perkembangan Covid-19 yang ekstrem di Kabupaten Jember, Hendy menyatakan bahwa pelaksanaan SE ini bakal disesuaikan dengan kondisi setempat. Nantinya, pihaknya melalui satgas Covid-19 bakal melakukan pemantauan pelaksanaan surat edaran secara hierarki melalui camat, lurah, dan satgas Covid-19.

Lebih lanjut, Hendy menuturkan bahwa selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, peribadatan di tempat ibadah ditiadakan. Namun, kumandang azan, bunyi lonceng, bel gereja, trishannya, dan tanda lain masih diperbolehkan sebagai tanda masuknya waktu ibadah. “Meski tidak dipakai, pengurus tempat ibadah harus tetap menjaga kebersihan dan kesucian tempat ibadah masing-masing,” tandasnya.

 

 

Jurnalis : Isnein Purnomo
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Apabila terjadi perkembangan Covid-19 yang ekstrem di Kabupaten Jember, Hendy menyatakan bahwa pelaksanaan SE ini bakal disesuaikan dengan kondisi setempat. Nantinya, pihaknya melalui satgas Covid-19 bakal melakukan pemantauan pelaksanaan surat edaran secara hierarki melalui camat, lurah, dan satgas Covid-19.

Lebih lanjut, Hendy menuturkan bahwa selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, peribadatan di tempat ibadah ditiadakan. Namun, kumandang azan, bunyi lonceng, bel gereja, trishannya, dan tanda lain masih diperbolehkan sebagai tanda masuknya waktu ibadah. “Meski tidak dipakai, pengurus tempat ibadah harus tetap menjaga kebersihan dan kesucian tempat ibadah masing-masing,” tandasnya.

 

 

Jurnalis : Isnein Purnomo
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/