alexametrics
27.6 C
Jember
Monday, 4 July 2022

Jaring Puluhan Pelanggar Protokol Kesehatan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – “Bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, ayo kita sama-sama saling mengingatkan diri sendiri dan orang lain! Patuhi protokol kesehatan.” Suara lantang salah seorang petugas, Abdul Khamil, terdengar saat mengingatkan setiap pengendara yang melintas untuk menerapkan protokol kesehatan. Khususnya untuk menggunakan masker.

Sementara itu, petugas lain tampak mengatur arus lalu lintas sembari mengecek satu per satu pengendara yang melintas. Baik pengendara roda dua maupun roda empat yang tak memakai masker. “Kalau sampai tidak taat prokes, akan kami tindak,” lanjutnya.

Tak luput, ada saja yang masih tidak menggunakan masker. Oleh karena itu, patut mendapatkan tindak lanjut dari anggota Satgas Covid-19 Kabupaten Jember tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Koordinator Operasi Yustisi Heroe Setiawan menjelaskan, ini merupakan salah satu tugas untuk mendisiplinkan warga sekitar yang belum sadar prokes. Menurut dia, cara mengingatkan itu merupakan salah satu bentuk sayang kepada masyarakat yang masih mau peduli dan menyayangi nyawa mereka masing-masing. “Jadi, kami membantu masyarakat agar jauh dari Covid-19 yang sedang mengganas ini,” lanjutnya.

Jika ada pengendara yang melanggar, pihaknya bakal memberikan beberapa sanksi. Mulai dari teguran lisan, sanksi sosial, hingga denda. Namun, Heroe menegaskan bahwa hal tersebut bergantung pada keputusan hakim nanti. Tentunya, bergantung pada tingkat pelanggaran setiap pengendara yang terjaring operasi yustisi tersebut.

Lebih lanjut, Plt Camat Sukorambi Bambang Rudianto mengungkapkan bahwa operasi yustisi itu memang sangat dibutuhkan di lingkungan Sukorambi. Seperti kita tahu, Sukorambi menjadi salah satu kecamatan dengan zona oranye di antara kecamatan-kecamatan yang berzona merah. Mulai dari Kecamatan Panti, Rambipuji, Ajung, Kaliwates, Patrang, Arjasa, dan Kecamatan Jelbuk. “Alhamdulillah, kami mampu bertahan beberapa minggu ini,” ungkapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – “Bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, ayo kita sama-sama saling mengingatkan diri sendiri dan orang lain! Patuhi protokol kesehatan.” Suara lantang salah seorang petugas, Abdul Khamil, terdengar saat mengingatkan setiap pengendara yang melintas untuk menerapkan protokol kesehatan. Khususnya untuk menggunakan masker.

Sementara itu, petugas lain tampak mengatur arus lalu lintas sembari mengecek satu per satu pengendara yang melintas. Baik pengendara roda dua maupun roda empat yang tak memakai masker. “Kalau sampai tidak taat prokes, akan kami tindak,” lanjutnya.

Tak luput, ada saja yang masih tidak menggunakan masker. Oleh karena itu, patut mendapatkan tindak lanjut dari anggota Satgas Covid-19 Kabupaten Jember tersebut.

Koordinator Operasi Yustisi Heroe Setiawan menjelaskan, ini merupakan salah satu tugas untuk mendisiplinkan warga sekitar yang belum sadar prokes. Menurut dia, cara mengingatkan itu merupakan salah satu bentuk sayang kepada masyarakat yang masih mau peduli dan menyayangi nyawa mereka masing-masing. “Jadi, kami membantu masyarakat agar jauh dari Covid-19 yang sedang mengganas ini,” lanjutnya.

Jika ada pengendara yang melanggar, pihaknya bakal memberikan beberapa sanksi. Mulai dari teguran lisan, sanksi sosial, hingga denda. Namun, Heroe menegaskan bahwa hal tersebut bergantung pada keputusan hakim nanti. Tentunya, bergantung pada tingkat pelanggaran setiap pengendara yang terjaring operasi yustisi tersebut.

Lebih lanjut, Plt Camat Sukorambi Bambang Rudianto mengungkapkan bahwa operasi yustisi itu memang sangat dibutuhkan di lingkungan Sukorambi. Seperti kita tahu, Sukorambi menjadi salah satu kecamatan dengan zona oranye di antara kecamatan-kecamatan yang berzona merah. Mulai dari Kecamatan Panti, Rambipuji, Ajung, Kaliwates, Patrang, Arjasa, dan Kecamatan Jelbuk. “Alhamdulillah, kami mampu bertahan beberapa minggu ini,” ungkapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – “Bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, ayo kita sama-sama saling mengingatkan diri sendiri dan orang lain! Patuhi protokol kesehatan.” Suara lantang salah seorang petugas, Abdul Khamil, terdengar saat mengingatkan setiap pengendara yang melintas untuk menerapkan protokol kesehatan. Khususnya untuk menggunakan masker.

Sementara itu, petugas lain tampak mengatur arus lalu lintas sembari mengecek satu per satu pengendara yang melintas. Baik pengendara roda dua maupun roda empat yang tak memakai masker. “Kalau sampai tidak taat prokes, akan kami tindak,” lanjutnya.

Tak luput, ada saja yang masih tidak menggunakan masker. Oleh karena itu, patut mendapatkan tindak lanjut dari anggota Satgas Covid-19 Kabupaten Jember tersebut.

Koordinator Operasi Yustisi Heroe Setiawan menjelaskan, ini merupakan salah satu tugas untuk mendisiplinkan warga sekitar yang belum sadar prokes. Menurut dia, cara mengingatkan itu merupakan salah satu bentuk sayang kepada masyarakat yang masih mau peduli dan menyayangi nyawa mereka masing-masing. “Jadi, kami membantu masyarakat agar jauh dari Covid-19 yang sedang mengganas ini,” lanjutnya.

Jika ada pengendara yang melanggar, pihaknya bakal memberikan beberapa sanksi. Mulai dari teguran lisan, sanksi sosial, hingga denda. Namun, Heroe menegaskan bahwa hal tersebut bergantung pada keputusan hakim nanti. Tentunya, bergantung pada tingkat pelanggaran setiap pengendara yang terjaring operasi yustisi tersebut.

Lebih lanjut, Plt Camat Sukorambi Bambang Rudianto mengungkapkan bahwa operasi yustisi itu memang sangat dibutuhkan di lingkungan Sukorambi. Seperti kita tahu, Sukorambi menjadi salah satu kecamatan dengan zona oranye di antara kecamatan-kecamatan yang berzona merah. Mulai dari Kecamatan Panti, Rambipuji, Ajung, Kaliwates, Patrang, Arjasa, dan Kecamatan Jelbuk. “Alhamdulillah, kami mampu bertahan beberapa minggu ini,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/