alexametrics
26.5 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Wisata Gratis Jangan Sekadar Musiman

Mobile_AP_Rectangle 1

Secara umum, DPRD Jember, menurutnya, menyetujui rencana tersebut. Namun demikian, pihaknya mengingatkan agar Pemkab Jember juga tidak kehilangan potensi penghasilan, pendapatan asli daerah (PAD) dari wisata tersebut. “Jangan sampai, hanya ada digratiskan, namun kita (Pemkab Jember, Red) malah ngaplo. Hanya dapat ramai saja,” tambah dia.

Wakil rakyat yang duduk di Sekretaris Komisi B DPRD Jember ini menguraikan, Pemkab Jember harus dan perlu membuatkan regulasi lain yang bisa dihasilkan dari dua potensi pariwisata tersebut. Seperti regulasi parkir, penataan UMKM, sponsorship, kerja sama dengan pihak ke tiga, hingga melibatkan aktivis penggerak wisata.

Pihaknya juga menyambut baik langkah kerja sama Pemkab Jember dengan Perhutani. Maka dari itu, sudah sepatutnya Pemkab Jember mengoptimalkan kesempatan itu. Kalau perlu kebermanfaatannya berlanjut di kemudian hari. “Kami berharap Pemkab Jember benar-benar bijak mengelola potensi wisata ini. Namun, tanpa mengesampingkan potensi pemasukan ke PAD,” harapnya. (mau/c2/nur)

- Advertisement -

Secara umum, DPRD Jember, menurutnya, menyetujui rencana tersebut. Namun demikian, pihaknya mengingatkan agar Pemkab Jember juga tidak kehilangan potensi penghasilan, pendapatan asli daerah (PAD) dari wisata tersebut. “Jangan sampai, hanya ada digratiskan, namun kita (Pemkab Jember, Red) malah ngaplo. Hanya dapat ramai saja,” tambah dia.

Wakil rakyat yang duduk di Sekretaris Komisi B DPRD Jember ini menguraikan, Pemkab Jember harus dan perlu membuatkan regulasi lain yang bisa dihasilkan dari dua potensi pariwisata tersebut. Seperti regulasi parkir, penataan UMKM, sponsorship, kerja sama dengan pihak ke tiga, hingga melibatkan aktivis penggerak wisata.

Pihaknya juga menyambut baik langkah kerja sama Pemkab Jember dengan Perhutani. Maka dari itu, sudah sepatutnya Pemkab Jember mengoptimalkan kesempatan itu. Kalau perlu kebermanfaatannya berlanjut di kemudian hari. “Kami berharap Pemkab Jember benar-benar bijak mengelola potensi wisata ini. Namun, tanpa mengesampingkan potensi pemasukan ke PAD,” harapnya. (mau/c2/nur)

Secara umum, DPRD Jember, menurutnya, menyetujui rencana tersebut. Namun demikian, pihaknya mengingatkan agar Pemkab Jember juga tidak kehilangan potensi penghasilan, pendapatan asli daerah (PAD) dari wisata tersebut. “Jangan sampai, hanya ada digratiskan, namun kita (Pemkab Jember, Red) malah ngaplo. Hanya dapat ramai saja,” tambah dia.

Wakil rakyat yang duduk di Sekretaris Komisi B DPRD Jember ini menguraikan, Pemkab Jember harus dan perlu membuatkan regulasi lain yang bisa dihasilkan dari dua potensi pariwisata tersebut. Seperti regulasi parkir, penataan UMKM, sponsorship, kerja sama dengan pihak ke tiga, hingga melibatkan aktivis penggerak wisata.

Pihaknya juga menyambut baik langkah kerja sama Pemkab Jember dengan Perhutani. Maka dari itu, sudah sepatutnya Pemkab Jember mengoptimalkan kesempatan itu. Kalau perlu kebermanfaatannya berlanjut di kemudian hari. “Kami berharap Pemkab Jember benar-benar bijak mengelola potensi wisata ini. Namun, tanpa mengesampingkan potensi pemasukan ke PAD,” harapnya. (mau/c2/nur)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/