alexametrics
22.9 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Gandeng Kota di Yunani, Jember Jajaki Pengembangan Model Sister City

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID Pemkab Jember melakukan percepatan untuk menuju Jember Sister City. Ini direncanakan akan berjalan beriringan dengan Thessaloniki, sebuah kota di Yunani. Dengan demikian, ini menandai kesiapan Jember untuk menjadi daerah go international.

Di Indonesia, konsep sister city dikenal dengan istilah kota kembar atau kota bersaudara. Konsep ini menggandengkan dua kota yang berbeda lokasi dan administrasi politik. Tujuannya menjalin hubungan budaya dan kontak sosial antarpenduduk. Kota kembar umumnya memiliki persamaan keadaan demografi dan masalah-masalah yang dihadapi.

Bupati Jember Hendy Siswanto dalam melakukan percepatan tersebut membuka pembahasan yang dilakukan dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Dia melakukan kunjungan secara langsung dengan Plh Kepala Pusat Fasilitasi Kerja Sama Kemendagri, kemarin (14/7), di Jakarta. Sebelumnya, perbincangan tentang sister city telah dilakukan.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: Rangkul Pemuda, Kembangkan Industri Kreatif

Bupati berharap Jember Sister City nantinya akan menjadi pendongkrak perekonomian masyarakat Jember. Sebab, pasar yang dimiliki Jember akan terbuka lebar. Bukan hanya di dalam negeri, melainkan hingga luar negeri. Produk-produk lokal akan semakin dikenali. Dengan begitu, bisa bertambah banyak peminat dan konsumen yang dimiliki.

Dengan melihat potensi lokal, bisa menjadi daya tarik tersendiri. Komoditas unggulan seperti tembakau, cerutu, kopi, dan cokelat, tentunya memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. Dengan demikian, perekonomian berputar dari berbagai arah.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID Pemkab Jember melakukan percepatan untuk menuju Jember Sister City. Ini direncanakan akan berjalan beriringan dengan Thessaloniki, sebuah kota di Yunani. Dengan demikian, ini menandai kesiapan Jember untuk menjadi daerah go international.

Di Indonesia, konsep sister city dikenal dengan istilah kota kembar atau kota bersaudara. Konsep ini menggandengkan dua kota yang berbeda lokasi dan administrasi politik. Tujuannya menjalin hubungan budaya dan kontak sosial antarpenduduk. Kota kembar umumnya memiliki persamaan keadaan demografi dan masalah-masalah yang dihadapi.

Bupati Jember Hendy Siswanto dalam melakukan percepatan tersebut membuka pembahasan yang dilakukan dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Dia melakukan kunjungan secara langsung dengan Plh Kepala Pusat Fasilitasi Kerja Sama Kemendagri, kemarin (14/7), di Jakarta. Sebelumnya, perbincangan tentang sister city telah dilakukan.

BACA JUGA: Rangkul Pemuda, Kembangkan Industri Kreatif

Bupati berharap Jember Sister City nantinya akan menjadi pendongkrak perekonomian masyarakat Jember. Sebab, pasar yang dimiliki Jember akan terbuka lebar. Bukan hanya di dalam negeri, melainkan hingga luar negeri. Produk-produk lokal akan semakin dikenali. Dengan begitu, bisa bertambah banyak peminat dan konsumen yang dimiliki.

Dengan melihat potensi lokal, bisa menjadi daya tarik tersendiri. Komoditas unggulan seperti tembakau, cerutu, kopi, dan cokelat, tentunya memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. Dengan demikian, perekonomian berputar dari berbagai arah.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID Pemkab Jember melakukan percepatan untuk menuju Jember Sister City. Ini direncanakan akan berjalan beriringan dengan Thessaloniki, sebuah kota di Yunani. Dengan demikian, ini menandai kesiapan Jember untuk menjadi daerah go international.

Di Indonesia, konsep sister city dikenal dengan istilah kota kembar atau kota bersaudara. Konsep ini menggandengkan dua kota yang berbeda lokasi dan administrasi politik. Tujuannya menjalin hubungan budaya dan kontak sosial antarpenduduk. Kota kembar umumnya memiliki persamaan keadaan demografi dan masalah-masalah yang dihadapi.

Bupati Jember Hendy Siswanto dalam melakukan percepatan tersebut membuka pembahasan yang dilakukan dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Dia melakukan kunjungan secara langsung dengan Plh Kepala Pusat Fasilitasi Kerja Sama Kemendagri, kemarin (14/7), di Jakarta. Sebelumnya, perbincangan tentang sister city telah dilakukan.

BACA JUGA: Rangkul Pemuda, Kembangkan Industri Kreatif

Bupati berharap Jember Sister City nantinya akan menjadi pendongkrak perekonomian masyarakat Jember. Sebab, pasar yang dimiliki Jember akan terbuka lebar. Bukan hanya di dalam negeri, melainkan hingga luar negeri. Produk-produk lokal akan semakin dikenali. Dengan begitu, bisa bertambah banyak peminat dan konsumen yang dimiliki.

Dengan melihat potensi lokal, bisa menjadi daya tarik tersendiri. Komoditas unggulan seperti tembakau, cerutu, kopi, dan cokelat, tentunya memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. Dengan demikian, perekonomian berputar dari berbagai arah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/