alexametrics
24.3 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Butuh Bantuan Masyarakat untuk Jaga Aspal

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Akhirnya, setelah menunggu beberapa purnama, pemerintah Kabupaten Jember sudah mulai melangsungkan apa yang menjadi idaman masyarakat Jember. Yakni perbaikan jalan. Mengingat banyak hal tidak nyaman yang terjadi saat jalanan Jember berlubang. Mulai dari kecelakaan hingga berujung korban jiwa. Namun, akhirnya mulai terjawab satu per satu. Jalanan Jember bakal kembali mulus.

Bupati Jember Hendy Siswanto bersama jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) kembali merapatkan barisan untuk turun ke jalan. Setelah disibukkan dengan penyaluran bantuan sembako untuk warga yang terdampak Covid-19, pihaknya melanjutkan perjalanan dengan menengok perkembangan perbaikan jalan di Jalan Danau Toba, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, kemarin (14/7) sore. “Sudah ada beberapa titik yang dikerjakan,” ungkap Hendy saat meninjau pengaspalan di Jalan Danau Toba, kemarin.

Jika semuanya sudah klir, dia menerangkan bahwa aspal itu bakal bertahan mulai dua hingga tiga tahun mendatang. Sebab, bahan dan penggarapannya bagus. “Jika nanti ada yang kurang pas, lanjutnya, biar langsung diperbaiki lagi oleh kontraktornya. Lalu, akan ada perawatan lagi pada tahun keempat,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tentunya hal ini menjadi kabar baik bagi para pengguna jalan. Salah satunya melancarkan laju perekonomian. Namun, Hendy menyebut bahwa pengaspalan tersebut sifatnya juga kondisional. Sebab, ada jalan yang tanahnya memang kurang bagus. Akibatnya, bakal bergelombang. “Kenapa kok lunak? Karena kami tidak menyelidiki kondisi tanah, karena butuh dana besar,” tuturnya.

Sementara itu, Hendy menambahkan bahwa masyarakat Jember jangan tenang-tenang setelah jalan diaspal. Sebab, juga harus membantu pemerintah dengan mengawasi jalan tersebut. “Jika ada dump truck besar yang melintas di jalan kota, segera laporkan,” tegasnya. Nantinya, pihaknya bakal berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk menindaklanjuti hal tersebut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Akhirnya, setelah menunggu beberapa purnama, pemerintah Kabupaten Jember sudah mulai melangsungkan apa yang menjadi idaman masyarakat Jember. Yakni perbaikan jalan. Mengingat banyak hal tidak nyaman yang terjadi saat jalanan Jember berlubang. Mulai dari kecelakaan hingga berujung korban jiwa. Namun, akhirnya mulai terjawab satu per satu. Jalanan Jember bakal kembali mulus.

Bupati Jember Hendy Siswanto bersama jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) kembali merapatkan barisan untuk turun ke jalan. Setelah disibukkan dengan penyaluran bantuan sembako untuk warga yang terdampak Covid-19, pihaknya melanjutkan perjalanan dengan menengok perkembangan perbaikan jalan di Jalan Danau Toba, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, kemarin (14/7) sore. “Sudah ada beberapa titik yang dikerjakan,” ungkap Hendy saat meninjau pengaspalan di Jalan Danau Toba, kemarin.

Jika semuanya sudah klir, dia menerangkan bahwa aspal itu bakal bertahan mulai dua hingga tiga tahun mendatang. Sebab, bahan dan penggarapannya bagus. “Jika nanti ada yang kurang pas, lanjutnya, biar langsung diperbaiki lagi oleh kontraktornya. Lalu, akan ada perawatan lagi pada tahun keempat,” ujarnya.

Tentunya hal ini menjadi kabar baik bagi para pengguna jalan. Salah satunya melancarkan laju perekonomian. Namun, Hendy menyebut bahwa pengaspalan tersebut sifatnya juga kondisional. Sebab, ada jalan yang tanahnya memang kurang bagus. Akibatnya, bakal bergelombang. “Kenapa kok lunak? Karena kami tidak menyelidiki kondisi tanah, karena butuh dana besar,” tuturnya.

Sementara itu, Hendy menambahkan bahwa masyarakat Jember jangan tenang-tenang setelah jalan diaspal. Sebab, juga harus membantu pemerintah dengan mengawasi jalan tersebut. “Jika ada dump truck besar yang melintas di jalan kota, segera laporkan,” tegasnya. Nantinya, pihaknya bakal berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk menindaklanjuti hal tersebut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Akhirnya, setelah menunggu beberapa purnama, pemerintah Kabupaten Jember sudah mulai melangsungkan apa yang menjadi idaman masyarakat Jember. Yakni perbaikan jalan. Mengingat banyak hal tidak nyaman yang terjadi saat jalanan Jember berlubang. Mulai dari kecelakaan hingga berujung korban jiwa. Namun, akhirnya mulai terjawab satu per satu. Jalanan Jember bakal kembali mulus.

Bupati Jember Hendy Siswanto bersama jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) kembali merapatkan barisan untuk turun ke jalan. Setelah disibukkan dengan penyaluran bantuan sembako untuk warga yang terdampak Covid-19, pihaknya melanjutkan perjalanan dengan menengok perkembangan perbaikan jalan di Jalan Danau Toba, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, kemarin (14/7) sore. “Sudah ada beberapa titik yang dikerjakan,” ungkap Hendy saat meninjau pengaspalan di Jalan Danau Toba, kemarin.

Jika semuanya sudah klir, dia menerangkan bahwa aspal itu bakal bertahan mulai dua hingga tiga tahun mendatang. Sebab, bahan dan penggarapannya bagus. “Jika nanti ada yang kurang pas, lanjutnya, biar langsung diperbaiki lagi oleh kontraktornya. Lalu, akan ada perawatan lagi pada tahun keempat,” ujarnya.

Tentunya hal ini menjadi kabar baik bagi para pengguna jalan. Salah satunya melancarkan laju perekonomian. Namun, Hendy menyebut bahwa pengaspalan tersebut sifatnya juga kondisional. Sebab, ada jalan yang tanahnya memang kurang bagus. Akibatnya, bakal bergelombang. “Kenapa kok lunak? Karena kami tidak menyelidiki kondisi tanah, karena butuh dana besar,” tuturnya.

Sementara itu, Hendy menambahkan bahwa masyarakat Jember jangan tenang-tenang setelah jalan diaspal. Sebab, juga harus membantu pemerintah dengan mengawasi jalan tersebut. “Jika ada dump truck besar yang melintas di jalan kota, segera laporkan,” tegasnya. Nantinya, pihaknya bakal berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk menindaklanjuti hal tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/