alexametrics
24.4 C
Jember
Monday, 23 May 2022

PR APBD Dikerjakan Maraton

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember harus kerja ekstra menyelesaikan PR besar mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021. Itu penting dilakukan, mengingat sebelumnya banyak ASN yang sibuk dengan urusan jabatan pribadinya.

Pengerjaan input data ke dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) sudah dilaksanakan dua hari terakhir di Pendapa Wahyawibawagraha Jember. Para ASN tampak bekerja secara maraton untuk mengejar target percepatan penyelesaian APBD Jember. “Kami berharap, jangan pulang jika ini belum selesai. Makan minum kami sediakan,” ucap Bupati Jember Hendy Siswanto yang memantau langsung proses input data di pendapa.

Menurut Hendy, kerja maraton tersebut dilakukan agar seluruh ASN maupun non ASN bisa segera menerima gaji. Bukan hanya itu, langkah tersebut sekaligus untuk mengejar ketertinggalan APBD sehingga bisa segera diajukan dan dibahas bersama anggota dewan. “Ayo semangat semua, kita layani saudara kita secepat mungkin,” kata Hendy yang banyak memberikan motivasi kepada ASN.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hendy pun menarget agar berkas KUA PPAS bisa masuk hari ini (15/3). Selain itu, kerja maraton untuk menyelesaikan rancangan peraturan daerah itu dimaksudkan agar Jember segera memiliki APBD. Hal tersebut menjadi sangat krusial karena Pemkab Jember tidak dapat berbuat banyak tanpa APBD yang kerap disebut Hendy sebagai urat nadi roda pemerintahan tersebut.

Hendy yang didampingi Wakil Bupati Jember Muhammad Balya Firjaun Barlaman berharap, pembahasan APBD diharapkan bisa selesai dalam kurun waktu dua pekan setelah diajukan ke dewan. Informasi yang berhasil dihimpun, KUA PPAS dan Raperda APBD akan diajukan pada pekan ini. “Harapannya, 1 April kita sudah punya uang, APBD sudah bisa dibelanjakan,” papar Hendy.

Pada kesempatan itu, Bupati Hendy dan Wabup Gus Firjaun bukan saja memberi motivasi kepada para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Namun, pegawai yang melakukan input data ke dalam SIPD juga diberi motivasi. Kedua tokoh itu, sesekali berbincang dengan tenaga IT yang meginput data.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember harus kerja ekstra menyelesaikan PR besar mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021. Itu penting dilakukan, mengingat sebelumnya banyak ASN yang sibuk dengan urusan jabatan pribadinya.

Pengerjaan input data ke dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) sudah dilaksanakan dua hari terakhir di Pendapa Wahyawibawagraha Jember. Para ASN tampak bekerja secara maraton untuk mengejar target percepatan penyelesaian APBD Jember. “Kami berharap, jangan pulang jika ini belum selesai. Makan minum kami sediakan,” ucap Bupati Jember Hendy Siswanto yang memantau langsung proses input data di pendapa.

Menurut Hendy, kerja maraton tersebut dilakukan agar seluruh ASN maupun non ASN bisa segera menerima gaji. Bukan hanya itu, langkah tersebut sekaligus untuk mengejar ketertinggalan APBD sehingga bisa segera diajukan dan dibahas bersama anggota dewan. “Ayo semangat semua, kita layani saudara kita secepat mungkin,” kata Hendy yang banyak memberikan motivasi kepada ASN.

Hendy pun menarget agar berkas KUA PPAS bisa masuk hari ini (15/3). Selain itu, kerja maraton untuk menyelesaikan rancangan peraturan daerah itu dimaksudkan agar Jember segera memiliki APBD. Hal tersebut menjadi sangat krusial karena Pemkab Jember tidak dapat berbuat banyak tanpa APBD yang kerap disebut Hendy sebagai urat nadi roda pemerintahan tersebut.

Hendy yang didampingi Wakil Bupati Jember Muhammad Balya Firjaun Barlaman berharap, pembahasan APBD diharapkan bisa selesai dalam kurun waktu dua pekan setelah diajukan ke dewan. Informasi yang berhasil dihimpun, KUA PPAS dan Raperda APBD akan diajukan pada pekan ini. “Harapannya, 1 April kita sudah punya uang, APBD sudah bisa dibelanjakan,” papar Hendy.

Pada kesempatan itu, Bupati Hendy dan Wabup Gus Firjaun bukan saja memberi motivasi kepada para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Namun, pegawai yang melakukan input data ke dalam SIPD juga diberi motivasi. Kedua tokoh itu, sesekali berbincang dengan tenaga IT yang meginput data.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember harus kerja ekstra menyelesaikan PR besar mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021. Itu penting dilakukan, mengingat sebelumnya banyak ASN yang sibuk dengan urusan jabatan pribadinya.

Pengerjaan input data ke dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) sudah dilaksanakan dua hari terakhir di Pendapa Wahyawibawagraha Jember. Para ASN tampak bekerja secara maraton untuk mengejar target percepatan penyelesaian APBD Jember. “Kami berharap, jangan pulang jika ini belum selesai. Makan minum kami sediakan,” ucap Bupati Jember Hendy Siswanto yang memantau langsung proses input data di pendapa.

Menurut Hendy, kerja maraton tersebut dilakukan agar seluruh ASN maupun non ASN bisa segera menerima gaji. Bukan hanya itu, langkah tersebut sekaligus untuk mengejar ketertinggalan APBD sehingga bisa segera diajukan dan dibahas bersama anggota dewan. “Ayo semangat semua, kita layani saudara kita secepat mungkin,” kata Hendy yang banyak memberikan motivasi kepada ASN.

Hendy pun menarget agar berkas KUA PPAS bisa masuk hari ini (15/3). Selain itu, kerja maraton untuk menyelesaikan rancangan peraturan daerah itu dimaksudkan agar Jember segera memiliki APBD. Hal tersebut menjadi sangat krusial karena Pemkab Jember tidak dapat berbuat banyak tanpa APBD yang kerap disebut Hendy sebagai urat nadi roda pemerintahan tersebut.

Hendy yang didampingi Wakil Bupati Jember Muhammad Balya Firjaun Barlaman berharap, pembahasan APBD diharapkan bisa selesai dalam kurun waktu dua pekan setelah diajukan ke dewan. Informasi yang berhasil dihimpun, KUA PPAS dan Raperda APBD akan diajukan pada pekan ini. “Harapannya, 1 April kita sudah punya uang, APBD sudah bisa dibelanjakan,” papar Hendy.

Pada kesempatan itu, Bupati Hendy dan Wabup Gus Firjaun bukan saja memberi motivasi kepada para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Namun, pegawai yang melakukan input data ke dalam SIPD juga diberi motivasi. Kedua tokoh itu, sesekali berbincang dengan tenaga IT yang meginput data.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/