alexametrics
31 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Bacakades 13 Desa Bakal Diseleksi

Karena Jumlah Pendaftar Lebih 5 Orang

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tahapan pemilihan kepala desa (pilkades) terus berjalan. Setelah pendaftaran bakal calon kepala desa (bacakades) ditutup, tercatat ada 258 pendaftar yang tersebar di 59 desa di 25 kecamatan. Dari ratusan orang itu, nantinya bakal ada yang gugur alias tidak bisa menjadi cakades karena berbagai faktor.

Kepastian gugurnya sebagian bacakades bukan tanpa alasan. Sebab, ada tahapan yang menjadi penentu apakah mereka bisa lolos ke tahap berikutnya atau justru kandas sebelum menjadi calon. “Total seluruh pendaftar ada 258 orang. Laki-laki 277, dan 31 perempuan,” kata Bukasan, Plt Kasi Penataan dan Penyelenggaraan Pemerintah Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pemkab Jember.

Menurut dia, setelah pendaftaran ditutup awal bulan lalu, tahapan pilkades saat ini memasuki verifikasi administrasi. Seperti pemeriksaan identitas, ijazah, surat-surat pernyataan, serta persyaratan yang lain. Pada verifikasi ini, dimungkinkan ada bacakades yang gugur karena administrasinya kurang lengkap atau hal lain. Namun demikian, dalam verifikasi administrasi biasanya kecil kemungkinan adanya bacakades yang gugur. Terkecuali ada dugaan pemalsuan berkas atau hak politiknya sedang dicabut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bukasan mengungkapkan, dari 59 desa yang akan menghelat pilkades, sedikitnya tercatat 13 desa yang diketahui pendaftarnya lebih dari lima orang. Belasan desa inilah yang nantinya bakal melakukan seleksi khusus seperti tes tulis guna menjaring jumlah cakades menjadi maksimal lima orang. “Di 13 desa itu, tercatat ada 99 laki-laki dan 13 perempuan yang mendaftar. Saat ini masih verifikasi berkas. Bisa jadi, jumlahnya berkurang,” paparnya.

Kendati demikian, panitia pilkades tingkat kabupaten tengah menyiapkan kemungkinan 13 desa itu yang harus melakukan seleksi khusus. “Sesuai tahapan, (seleksi bagi desa dengan pendaftar lebih dari lima orang, Red) akan dilaksanakan tanggal 15 Juli 2021,” paparnya.

Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni menyampaikan, semua tahapan pilkades diharapkan dilalui sesuai jadwal yang telah ditetapkan. “Persiapan seleksi harus matang. Jangan sampai nanti menimbulkan kecurigaan. Kalau seleksinya tes tulis, jangan sampai soalnya bocor,” jelasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tahapan pemilihan kepala desa (pilkades) terus berjalan. Setelah pendaftaran bakal calon kepala desa (bacakades) ditutup, tercatat ada 258 pendaftar yang tersebar di 59 desa di 25 kecamatan. Dari ratusan orang itu, nantinya bakal ada yang gugur alias tidak bisa menjadi cakades karena berbagai faktor.

Kepastian gugurnya sebagian bacakades bukan tanpa alasan. Sebab, ada tahapan yang menjadi penentu apakah mereka bisa lolos ke tahap berikutnya atau justru kandas sebelum menjadi calon. “Total seluruh pendaftar ada 258 orang. Laki-laki 277, dan 31 perempuan,” kata Bukasan, Plt Kasi Penataan dan Penyelenggaraan Pemerintah Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pemkab Jember.

Menurut dia, setelah pendaftaran ditutup awal bulan lalu, tahapan pilkades saat ini memasuki verifikasi administrasi. Seperti pemeriksaan identitas, ijazah, surat-surat pernyataan, serta persyaratan yang lain. Pada verifikasi ini, dimungkinkan ada bacakades yang gugur karena administrasinya kurang lengkap atau hal lain. Namun demikian, dalam verifikasi administrasi biasanya kecil kemungkinan adanya bacakades yang gugur. Terkecuali ada dugaan pemalsuan berkas atau hak politiknya sedang dicabut.

Bukasan mengungkapkan, dari 59 desa yang akan menghelat pilkades, sedikitnya tercatat 13 desa yang diketahui pendaftarnya lebih dari lima orang. Belasan desa inilah yang nantinya bakal melakukan seleksi khusus seperti tes tulis guna menjaring jumlah cakades menjadi maksimal lima orang. “Di 13 desa itu, tercatat ada 99 laki-laki dan 13 perempuan yang mendaftar. Saat ini masih verifikasi berkas. Bisa jadi, jumlahnya berkurang,” paparnya.

Kendati demikian, panitia pilkades tingkat kabupaten tengah menyiapkan kemungkinan 13 desa itu yang harus melakukan seleksi khusus. “Sesuai tahapan, (seleksi bagi desa dengan pendaftar lebih dari lima orang, Red) akan dilaksanakan tanggal 15 Juli 2021,” paparnya.

Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni menyampaikan, semua tahapan pilkades diharapkan dilalui sesuai jadwal yang telah ditetapkan. “Persiapan seleksi harus matang. Jangan sampai nanti menimbulkan kecurigaan. Kalau seleksinya tes tulis, jangan sampai soalnya bocor,” jelasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tahapan pemilihan kepala desa (pilkades) terus berjalan. Setelah pendaftaran bakal calon kepala desa (bacakades) ditutup, tercatat ada 258 pendaftar yang tersebar di 59 desa di 25 kecamatan. Dari ratusan orang itu, nantinya bakal ada yang gugur alias tidak bisa menjadi cakades karena berbagai faktor.

Kepastian gugurnya sebagian bacakades bukan tanpa alasan. Sebab, ada tahapan yang menjadi penentu apakah mereka bisa lolos ke tahap berikutnya atau justru kandas sebelum menjadi calon. “Total seluruh pendaftar ada 258 orang. Laki-laki 277, dan 31 perempuan,” kata Bukasan, Plt Kasi Penataan dan Penyelenggaraan Pemerintah Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pemkab Jember.

Menurut dia, setelah pendaftaran ditutup awal bulan lalu, tahapan pilkades saat ini memasuki verifikasi administrasi. Seperti pemeriksaan identitas, ijazah, surat-surat pernyataan, serta persyaratan yang lain. Pada verifikasi ini, dimungkinkan ada bacakades yang gugur karena administrasinya kurang lengkap atau hal lain. Namun demikian, dalam verifikasi administrasi biasanya kecil kemungkinan adanya bacakades yang gugur. Terkecuali ada dugaan pemalsuan berkas atau hak politiknya sedang dicabut.

Bukasan mengungkapkan, dari 59 desa yang akan menghelat pilkades, sedikitnya tercatat 13 desa yang diketahui pendaftarnya lebih dari lima orang. Belasan desa inilah yang nantinya bakal melakukan seleksi khusus seperti tes tulis guna menjaring jumlah cakades menjadi maksimal lima orang. “Di 13 desa itu, tercatat ada 99 laki-laki dan 13 perempuan yang mendaftar. Saat ini masih verifikasi berkas. Bisa jadi, jumlahnya berkurang,” paparnya.

Kendati demikian, panitia pilkades tingkat kabupaten tengah menyiapkan kemungkinan 13 desa itu yang harus melakukan seleksi khusus. “Sesuai tahapan, (seleksi bagi desa dengan pendaftar lebih dari lima orang, Red) akan dilaksanakan tanggal 15 Juli 2021,” paparnya.

Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni menyampaikan, semua tahapan pilkades diharapkan dilalui sesuai jadwal yang telah ditetapkan. “Persiapan seleksi harus matang. Jangan sampai nanti menimbulkan kecurigaan. Kalau seleksinya tes tulis, jangan sampai soalnya bocor,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/