alexametrics
22.4 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Koperasi Perlu Bertransformasi ke Digital

Mobile_AP_Rectangle 1

KEBONSARI, Radar Jember – Untuk bisa tetap eksis di pasar yang lebih luas, koperasi perlu berorientasi pada digitalisasi. Generasi muda sudah sepatutnya ikut bergabung dan membangun untuk menumbuhkembangkan koperasi yang berasaskan gotong royong.

BACA JUGA : Melihat Eksistensi Sardulo Bimo Yudho, Komunitas Reog Milenial di Jember

Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan bahwa esensi kekuatan koperasi adalah gotong royong, swasembada, dan bahu-membahu membantu satu dengan yang lainnya. Ke depan, tambah dia, tantangan zaman akan lebih bervariasi dan besar. Artinya, bila koperasi tidak mempersiapkan diri untuk mengantisipasi segala kemungkinan, maka akan sulit berkembang. “Kehidupan yang dinamis, bergerak terus-menerus, membuat setiap orang bahkan suatu instansi juga harus berinovasi dan menyesuaikan,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia mengajak masyarakat, terutama anak-anak muda, untuk berkoperasi. Sementara, bagi masyarakat yang memiliki banyak ilmu dan pengalaman mengenai koperasi, agar bisa meneruskan ilmunya kepada generasi penerusnya. “Mari berkoperasi dan gotong royong menjadi identitas koperasi di negeri ini,” tutur Bupati Hendy saat menghadiri tasyakuran peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas), kemarin (12/7), di gedung Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Jember.

- Advertisement -

KEBONSARI, Radar Jember – Untuk bisa tetap eksis di pasar yang lebih luas, koperasi perlu berorientasi pada digitalisasi. Generasi muda sudah sepatutnya ikut bergabung dan membangun untuk menumbuhkembangkan koperasi yang berasaskan gotong royong.

BACA JUGA : Melihat Eksistensi Sardulo Bimo Yudho, Komunitas Reog Milenial di Jember

Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan bahwa esensi kekuatan koperasi adalah gotong royong, swasembada, dan bahu-membahu membantu satu dengan yang lainnya. Ke depan, tambah dia, tantangan zaman akan lebih bervariasi dan besar. Artinya, bila koperasi tidak mempersiapkan diri untuk mengantisipasi segala kemungkinan, maka akan sulit berkembang. “Kehidupan yang dinamis, bergerak terus-menerus, membuat setiap orang bahkan suatu instansi juga harus berinovasi dan menyesuaikan,” terangnya.

Dia mengajak masyarakat, terutama anak-anak muda, untuk berkoperasi. Sementara, bagi masyarakat yang memiliki banyak ilmu dan pengalaman mengenai koperasi, agar bisa meneruskan ilmunya kepada generasi penerusnya. “Mari berkoperasi dan gotong royong menjadi identitas koperasi di negeri ini,” tutur Bupati Hendy saat menghadiri tasyakuran peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas), kemarin (12/7), di gedung Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Jember.

KEBONSARI, Radar Jember – Untuk bisa tetap eksis di pasar yang lebih luas, koperasi perlu berorientasi pada digitalisasi. Generasi muda sudah sepatutnya ikut bergabung dan membangun untuk menumbuhkembangkan koperasi yang berasaskan gotong royong.

BACA JUGA : Melihat Eksistensi Sardulo Bimo Yudho, Komunitas Reog Milenial di Jember

Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan bahwa esensi kekuatan koperasi adalah gotong royong, swasembada, dan bahu-membahu membantu satu dengan yang lainnya. Ke depan, tambah dia, tantangan zaman akan lebih bervariasi dan besar. Artinya, bila koperasi tidak mempersiapkan diri untuk mengantisipasi segala kemungkinan, maka akan sulit berkembang. “Kehidupan yang dinamis, bergerak terus-menerus, membuat setiap orang bahkan suatu instansi juga harus berinovasi dan menyesuaikan,” terangnya.

Dia mengajak masyarakat, terutama anak-anak muda, untuk berkoperasi. Sementara, bagi masyarakat yang memiliki banyak ilmu dan pengalaman mengenai koperasi, agar bisa meneruskan ilmunya kepada generasi penerusnya. “Mari berkoperasi dan gotong royong menjadi identitas koperasi di negeri ini,” tutur Bupati Hendy saat menghadiri tasyakuran peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas), kemarin (12/7), di gedung Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/