alexametrics
29.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

ASN Dapat Diskon Jam Kerja

Meski Puasa, Harus Tetap Semangat Kerja

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Jember sepertinya bisa tersenyum di bulan Ramadan ini. Salah satunya karena adanya pengurangan jam kerja. Namun, dengan adanya diskon waktu tersebut, mereka tak boleh berleha-leha dan harus tetap semangat bekerja alias tidak malas-malasan.

Adanya pengurangan jam kerja ASN itu disampaikan Plt Kepala BKPSDM Pemkab Jember Sukowinarno, kemarin (12/4). Menurut dia, ketentuan pengurangan jam kerja langsung dari Kemenpan RB. “Surat resminya baru kami terima tadi pagi (kemarin, Red),” katanya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Pengurangan jam kerja ini, menurut dia, dibagi menjadi dua kategori, yakni untuk instansi yang menerapkan lima hari kerja dan enam hari kerja. Sukowinarno mengurai, bagi pegawai yang masuk lima hari, maka jam kerja yang diberlakukan yaitu masuk pada pukul 08.00 sampai 15.00. “Untuk instansi yang masuk enam hari sampai pukul 14.00,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Setiap masuk kerja, tetap terdapat jam istirahat, yaitu selama 30 menit. Terhitung pada pukul 12.00 sampai 12.30. “Kecuali hari Jumat, istirahatnya satu jam mulai pukul 11.30 sampai 12.30,” papar Sukowinarno. Pada hari Jumat itu pula, jam pulang kerja mundur 30 menit dari hari yang lain, yaitu hingga pukul 14.30.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni menyampaikan, adanya pengurangan jam kerja pada bulan puasa harus dimaknai sebagai berkah. Kendati begitu, Tabroni meminta agar ASN tetap bekerja dengan baik. “Jangan sampai pengurangan jam kerja tidak diimbangi dengan semangat kerja,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Jember sepertinya bisa tersenyum di bulan Ramadan ini. Salah satunya karena adanya pengurangan jam kerja. Namun, dengan adanya diskon waktu tersebut, mereka tak boleh berleha-leha dan harus tetap semangat bekerja alias tidak malas-malasan.

Adanya pengurangan jam kerja ASN itu disampaikan Plt Kepala BKPSDM Pemkab Jember Sukowinarno, kemarin (12/4). Menurut dia, ketentuan pengurangan jam kerja langsung dari Kemenpan RB. “Surat resminya baru kami terima tadi pagi (kemarin, Red),” katanya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Pengurangan jam kerja ini, menurut dia, dibagi menjadi dua kategori, yakni untuk instansi yang menerapkan lima hari kerja dan enam hari kerja. Sukowinarno mengurai, bagi pegawai yang masuk lima hari, maka jam kerja yang diberlakukan yaitu masuk pada pukul 08.00 sampai 15.00. “Untuk instansi yang masuk enam hari sampai pukul 14.00,” imbuhnya.

Setiap masuk kerja, tetap terdapat jam istirahat, yaitu selama 30 menit. Terhitung pada pukul 12.00 sampai 12.30. “Kecuali hari Jumat, istirahatnya satu jam mulai pukul 11.30 sampai 12.30,” papar Sukowinarno. Pada hari Jumat itu pula, jam pulang kerja mundur 30 menit dari hari yang lain, yaitu hingga pukul 14.30.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni menyampaikan, adanya pengurangan jam kerja pada bulan puasa harus dimaknai sebagai berkah. Kendati begitu, Tabroni meminta agar ASN tetap bekerja dengan baik. “Jangan sampai pengurangan jam kerja tidak diimbangi dengan semangat kerja,” katanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Jember sepertinya bisa tersenyum di bulan Ramadan ini. Salah satunya karena adanya pengurangan jam kerja. Namun, dengan adanya diskon waktu tersebut, mereka tak boleh berleha-leha dan harus tetap semangat bekerja alias tidak malas-malasan.

Adanya pengurangan jam kerja ASN itu disampaikan Plt Kepala BKPSDM Pemkab Jember Sukowinarno, kemarin (12/4). Menurut dia, ketentuan pengurangan jam kerja langsung dari Kemenpan RB. “Surat resminya baru kami terima tadi pagi (kemarin, Red),” katanya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Pengurangan jam kerja ini, menurut dia, dibagi menjadi dua kategori, yakni untuk instansi yang menerapkan lima hari kerja dan enam hari kerja. Sukowinarno mengurai, bagi pegawai yang masuk lima hari, maka jam kerja yang diberlakukan yaitu masuk pada pukul 08.00 sampai 15.00. “Untuk instansi yang masuk enam hari sampai pukul 14.00,” imbuhnya.

Setiap masuk kerja, tetap terdapat jam istirahat, yaitu selama 30 menit. Terhitung pada pukul 12.00 sampai 12.30. “Kecuali hari Jumat, istirahatnya satu jam mulai pukul 11.30 sampai 12.30,” papar Sukowinarno. Pada hari Jumat itu pula, jam pulang kerja mundur 30 menit dari hari yang lain, yaitu hingga pukul 14.30.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni menyampaikan, adanya pengurangan jam kerja pada bulan puasa harus dimaknai sebagai berkah. Kendati begitu, Tabroni meminta agar ASN tetap bekerja dengan baik. “Jangan sampai pengurangan jam kerja tidak diimbangi dengan semangat kerja,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/