alexametrics
24.4 C
Jember
Sunday, 3 July 2022

Kurangnya Kuantitas Dan Kualitas ASN Jember, Ini Langkah Pemerintah Jember

Penataan Birokrasi Masih Jadi PR

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati MB Firjaun Barlaman masih memiliki pekerjaan rumah yang harus segera dilaksanakan. Yakni meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Jember. Hal tersebut mengarah pada dibutuhkannya kualitas aparatur sipil negara (ASN) dalam membangun Kabupaten Jember menjadi daerah yang lebih baik.

Karena itu, pihaknya berupaya untuk melakukan pengembangan SDM yang bakal dilaksanakan mulai 2022 hingga 2024 mendatang. Terlebih, hal tersebut sejurus dengan misi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang juga ingin meningkatkan kualitas SDM di setiap daerah seluruh Indonesia.

Selain menyiapkan beberapa program unggulan, Hendy menerangkan bahwa pihaknya masih memiliki kendala yang harus segara dituntaskan. Salah satunya upaya penataan birokrasi yang baik. Sebab, dia tak ingin ada perpecahan yang malah merugikan masyarakat Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Misi kami adalah membangun tata kelola pemerintahan yang kondusif,” jelasnya. Yakni, antara eksekutif dan legislatif. Selain itu, juga menyasar masyarakat dan komponen pembangunan daerah lain. Dia menegaskan bahwa hal itu bakal menjadi kunci kekuatan SDM di Pemerintah Kabupaten Jember.

Beberapa kendala lain juga disebutkan. Di antaranya, kurangnya kuantitas dan kompetensi SDM di Kabupaten Jember. Selain itu, pihaknya masih belum mandiri untuk menyelenggarakan diklat. Belum lagi, banyak pejabat pelaksana dan fungsional yang belum memiliki kompetensi pendidikan sesuai dengan syarat jabatan. “Banyak juga jabatan kosong akibat keterlambatan kenaikan pangkat, serta belum terpenuhinya pelatihan ASN,” paparnya.

- Advertisement -

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati MB Firjaun Barlaman masih memiliki pekerjaan rumah yang harus segera dilaksanakan. Yakni meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Jember. Hal tersebut mengarah pada dibutuhkannya kualitas aparatur sipil negara (ASN) dalam membangun Kabupaten Jember menjadi daerah yang lebih baik.

Karena itu, pihaknya berupaya untuk melakukan pengembangan SDM yang bakal dilaksanakan mulai 2022 hingga 2024 mendatang. Terlebih, hal tersebut sejurus dengan misi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang juga ingin meningkatkan kualitas SDM di setiap daerah seluruh Indonesia.

Selain menyiapkan beberapa program unggulan, Hendy menerangkan bahwa pihaknya masih memiliki kendala yang harus segara dituntaskan. Salah satunya upaya penataan birokrasi yang baik. Sebab, dia tak ingin ada perpecahan yang malah merugikan masyarakat Jember.

“Misi kami adalah membangun tata kelola pemerintahan yang kondusif,” jelasnya. Yakni, antara eksekutif dan legislatif. Selain itu, juga menyasar masyarakat dan komponen pembangunan daerah lain. Dia menegaskan bahwa hal itu bakal menjadi kunci kekuatan SDM di Pemerintah Kabupaten Jember.

Beberapa kendala lain juga disebutkan. Di antaranya, kurangnya kuantitas dan kompetensi SDM di Kabupaten Jember. Selain itu, pihaknya masih belum mandiri untuk menyelenggarakan diklat. Belum lagi, banyak pejabat pelaksana dan fungsional yang belum memiliki kompetensi pendidikan sesuai dengan syarat jabatan. “Banyak juga jabatan kosong akibat keterlambatan kenaikan pangkat, serta belum terpenuhinya pelatihan ASN,” paparnya.

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati MB Firjaun Barlaman masih memiliki pekerjaan rumah yang harus segera dilaksanakan. Yakni meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Jember. Hal tersebut mengarah pada dibutuhkannya kualitas aparatur sipil negara (ASN) dalam membangun Kabupaten Jember menjadi daerah yang lebih baik.

Karena itu, pihaknya berupaya untuk melakukan pengembangan SDM yang bakal dilaksanakan mulai 2022 hingga 2024 mendatang. Terlebih, hal tersebut sejurus dengan misi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang juga ingin meningkatkan kualitas SDM di setiap daerah seluruh Indonesia.

Selain menyiapkan beberapa program unggulan, Hendy menerangkan bahwa pihaknya masih memiliki kendala yang harus segara dituntaskan. Salah satunya upaya penataan birokrasi yang baik. Sebab, dia tak ingin ada perpecahan yang malah merugikan masyarakat Jember.

“Misi kami adalah membangun tata kelola pemerintahan yang kondusif,” jelasnya. Yakni, antara eksekutif dan legislatif. Selain itu, juga menyasar masyarakat dan komponen pembangunan daerah lain. Dia menegaskan bahwa hal itu bakal menjadi kunci kekuatan SDM di Pemerintah Kabupaten Jember.

Beberapa kendala lain juga disebutkan. Di antaranya, kurangnya kuantitas dan kompetensi SDM di Kabupaten Jember. Selain itu, pihaknya masih belum mandiri untuk menyelenggarakan diklat. Belum lagi, banyak pejabat pelaksana dan fungsional yang belum memiliki kompetensi pendidikan sesuai dengan syarat jabatan. “Banyak juga jabatan kosong akibat keterlambatan kenaikan pangkat, serta belum terpenuhinya pelatihan ASN,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/